Bijak Mengelola Bonus Akhir Tahun

Akhir tahun merupakan waktu yang ditunggu-tunggu bagi pegawai. Karena merupakan waktu untuk mendapatkan uang bonus. Bonus akhir tahun ini kerap dianggap sebagai pendapatan tidak terduga. Dan orang cenderung bersikap lebih reaktif, menggunakan uang bonus tanpa melakukan perencanaan yang matang. Bahkan sering dihabiskan untuk membelanjakan pada hal-hal yang konsumtif. Bonus yang didapat setahun sekali ini juga dianggap sebagai uang yang harus dinikmati. Apakah salah untuk menikmatinya? Tentu saja tidak. Namun alangkah  bijaksananya bila kita bisa menggunakan uang bonus dengan lebih cermat.
Lebih bijaksana bila kita dapat menggunakan uang tersebut setelah sebelumnya mengingat pada kewajiban-kewajiban yang masih harus dibayar. Atau menggunakan uang tersebut untuk sesuatu yang bisa lebih menghasilkan di masa yang akan datang.

Beberapa pilihan untuk menggunakan uang bonus yaitu, pertama digunakan untuk menambah income. Dalam bentuk tabungan atau investasi. Semua itu diharapkan akan mendatangkan manfaat pada waktu yang akan datang dengan jumlah yang lebih besar daripada dinikmati untuk saat ini. Investasi yang dapat digunakan seperti saham, reksadana, obligasi maupun deposito. Atau untuk cara yang lebih tradisional yaitu investasi di emas dan properti. Bagi yang paham dunia bisnis, bisa menginvestasikan uang bonusnya untuk sektor bisnis. Perlu dipahami bagaimana untuk melakukan investasi. Kita harus paham betul mengenai resiko dan besarnya penghasilan yang nanti akan kita dapatkan.

Kedua, mempergunakan uang bonus untuk mengurangi biaya pengeluaran. Dengannya kita bisa melunasi atau mengurangi pengeluaran tiap bulan. Misalnya dengan melunasi atau memperbaharui cicilan rumah atau kendaraan bermotor yang harus kita bayar setiap bulan. Dengan memperbaharui kita juga dapat mengurangi besarnya cicilan atau bunga yang harus kita bayar.

Ketiga, uang bonus dapat kita gunakan untuk memenuhi kebutuhan yang konsumtif. Patut dibedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kita harus tahu pasti apa yang kita butuhkan bukan menghabiskan uang bonus untuk memenuhi keinginan semata. Cermati, apakah barang itu memang benar-benar kita butuhkan.

Penggunaan uang bonus tersebut, tidak harus melalui ketiga cara diatas. Bisa saja dikombinasikan,  disesuaikan kondisi keuangan dan kebutuhan saat ini. Untuk menghindari kesalahan di dalam melakukan investasi atau penggunaan lainnya, kita harus tahu betul di dalam merencanakannya. Lebih lengkap dan jelasnya dapat ditemukan di website perencana keuangan www.rinadl.com . Selamat menikmati uang bonus anda.
Rina Dewi Lina (PT Fokus Finansial)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.comment-content a {display: none;}