Penangkaran Buaya Blanakan

Penangkaran buaya Blanakan (dokumen pribadi)
Sekilas melihat buaya yang begitu besar dan banyak di dalam sebuah kandang membuat bulu kuduk saya merinding. Satu ekor buaya saja, bisa menghabiskan beberapa ekor ayam/bebek, apalagi dalam jumlah buaya yang lebih dari 10 itu...hiii...!!
Termpat penangkaran buaya ini saya kunjungi, ketika berkunjung ke rumah salah seorang teman di Blanakan. Letaknya kurang lebih 60 menit dari Kota Subang. Berada di jalur pantura. Bagi pemudik dari arah barat Pulau Jawa yang akan pergi ke timur, daerah Blanakan pastinya sudah tidak asing lagi. Dari Jakarta menuju Blanakan dapat ditempuh selama 3 jam via jalur Pantura.
Penangkaran ini dibuat dengan tujuan mengembangbiakan dan melestarikan makhluk melata ini. Buaya yang ada di penangkaran Blanakan Subang  merupakan jenis buaya rawa.
Saya melihat banyak kandang-kandang yang diisi buaya berdasarkan umurnya. Pengunjung yang bertandang ke sana sekitar jam 11 siang , dapat melihat ketika petugas memberi makan buaya berjenis kelamin jantan dan betina yang berjumlah sekitar 200 ekor ini. Jenis makanannya berbeda-beda. Untuk yang masih bayi, buaya diberi makan udang, bagi yang umurnya lebih besar diberi makan ikan. Sedangkan buaya yang telah dewasa, diberi makan ayam/bebek. Semua makanan itu diberikan dalam keadaan hidup. Duuh...terlihat sedikit sadis bagi saya. Ketika ayam yang masih hidup dilempar ke tengah kerumunan buaya, secara naluriah si ayam akan berlari menyelamatkan diri. Tapi di tengah-tengah kawanan buaya yang sebanyak itu....rasanya sedikit sekali kemungkinan dia selamat..(apaan siih..he..he)
Setelah melihat kesadisan itu (heeh..!) saya pun berkeliling melihat ke sekitar penangkaran. Ternyata di luar penangkaran buaya, saya dapat menikmati keindahan pantai yang dikelilingi hutan mangrove. Daunnya yang rindang, sangat menyegarkan udara di sekitarnya. Burung  kuntul berwarna putih berterbangan dari satu pohon ke pohon yang lainnya.
Lelah berjalan-jalan menyusuri hutan mangrove, untuk mengisi perut yang keroncongan, tempat wisata ini juga menyediakan beberapa makanan khas pantainya. Seperti Ikan bakar Etong, Cumi atau Kepiting yang disediakan di warung-warung di bawah pohon-pohon rindang. Dengan harga yang terjangkau, seluruh keluarga dapat menikmati wisata di penangkaran buaya ini.
Hutan Mangrove (sumber : www.subang.go.id)

2 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.comment-content a {display: none;}