Sumpah Pemuda 86 Tahun Yang Lalu

sumber : lihat disini
Dahulu, Indonesia disebut sebagai Nusantara. Karena Indonesia merupakan daerah yang memiliki banyak nusa atau pulau. Penduduk yang ada di pulau-pulau tersebut meliputi berbagai suku bangsa dengan bahasa yang berbeda-beda. Namun rasa saling memiliki dan rasa persaudaraan yang tinggi, semua dapat bersatu dan bekerja sama dengan yang lainnya. Kala itu, mereka jarang bersaing atau berperang.
Ketika para penjajah datang dan yang ingin menguasai bumi persada ini, ikatan kekerabatan semua penduduk yang tersebar di berbagai pulau semakin erat. Saling bekerja sama dan tolong menolong untuk mengusir penjajah dan terus berjuang untuk mewujudkan kemerdekaan.

 
Seiring waktu, mulai bermunculan organisasi pemuda pada masa pergerakan nasional. Pada awalnya organisasi pemuda kala itu bersifat kedaerahan. Dan beranggotakan hanya dari daerah tertentu. Contohnya organisasi pemuda Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Jong Minahasa dan Jong Celebes asal Sulawesi. Dari berbagai organisasi pemuda itu, kemudian timbul keinginan para pemuda dari berbagai penjuru Nusantara hendak mengikrarkan rasa persatuan dan kesatuan  yang mereka miliki.
Untuk mewujudkan cita-cita terbentuknya persatuan dan kesatuan bangsa, pada tanggal 28 Oktober 1928 diadakan Kongres Pemuda II. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari Kongres Pemuda I pada Bulan November 1925. Pada Kongres Pemuda II, rapat pun mengambil keputusan penting yang kemudian dirumuskan menjadi Sumpah Pemuda. Rumusan yang disusun oleh Muhammad Yamin ini resmi diikrarkan.

Isi Sumpah Pemuda :
Pertama   : Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, Tanah Air Indonesia.
Kedua      : Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku berbangsa satu, Bangsa Indonesia
Ketiga      : Kami Putra dan Putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia

Sejak saat itulah cita-cita untuk membentuk satu bangsa dan satu negara mulai tertanam. Yang kemudian diwujudkan pada Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.
Belajar dari sejarah lahirnya Sumpah Pemuda, sudah selayakanya para pemuda pada masa kini bisa meneruskan apa yang telah dicita-citakan oleh para pendahulunya. Tetap memegang teguh persatuan dan kesatuan bangsa. Kita sudah terlahir menjadi bangsa yang berbeda suku, berbeda bahasa namun itu tidak perlu dijadikan sebagai suatu alasan untuk saling bertengkar atau saling menyakiti satu dengan yang lain. 
Berbeda pendapat boleh, berbeda pandangan tidak ada yang melarang. Tapi tetap junjung tinggi persatuan bangsa ini, dengan tidak selalu menyudutkan pihak yang berseberangan dengan kita. Mari kita bekerja sama untuk membangun Indonesia untuk lebih maju lagi, seperti pesan Presiden kita Bapak Jokowi. Bekerja..bekerja..dan terus bekerja sama, saling tolong menolong untuk melanjutkan cita-cita para pahlawan kita.
Referensi : Aktif  Belajar IPS Kelas V SD
                  Pendidikan kewarganegaraan Kelas V SD

9 comments:

  1. semangat,,mari kita isi kemerdekaan dengan berkarya positif :)

    ReplyDelete
  2. pemuda yang merdeka itu yang mengisi masa hidupnya dengan hal-hal yang positif, tidak terintimidasi pihak-pihak yang mengadu domba perbedaan, dan menerima segala perbedaan latar belakang budaya,suku,bahasa dan warna kulit sebgai investasi untuk semakin maju ke depan. hidup pemuda Indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul..harus terus waspada, jangan sampai terpancing oleh pihak yang sering mengadu domba bangsa kita

      Delete
  3. sekarang mah asa beda semangatnya yah teh

    ReplyDelete
  4. Meskipun sudah beda jauh, semangatnya harus tetap sama!

    ReplyDelete

.comment-content a {display: none;}