Pawai Memperingati Hari Jadi Subang ke 67

Hari Kamis 2 April kemarin, alun-alun Kota Subang dipenuhi oleh masyarakat dan kendaraan-kendaraan hias untuk menyambut hari jadi kota ini. Ya.. Kota Subang kini tengah bersuka cita menyambut hari jadinya yang ke 67.
Acara ini dimulai pada pukul 7 pagi dan dibuka oleh Bupati Subang. Kemudian pawai pun dimulai, bergerak dari depan alun-alun menuju jalan protokol yaitu Jalan Otto Iskandardinata.

Sebagai hasil bumi yang menjadi ciri khas Kota Subang, buah nanas banyak dijadikan hiasan di acara ini.  Pawai ini dikuti oleh berbagai dinas di pemerintahan Kota Subang. Turut juga, perwakilan dari intansi terkait, perwakilan desa dan sekolah.
Buah Nanas dan replikanya di pawai HUT Subang
Selain buah nanas, aneka hasil bumi daerah Subang juga ikut menjadi pelengkap di mobil hias. Ada buah-buahan seperti rambutan, manggis, pepaya serta kelapa. Sayuran pun ikut dijadikan hiasan, seperti terong, petai, kacang panjang dan lain sebagainya. Tidak ketinggalan tanaman padi sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia turut ambil bagian. 
 
Aneka sayur dan buah menjadi hiasan di pawai HUT Subang ke 67
 
Mobil Hias dari BP4KKP Kab Subang dengan lumbung padinya
Tidak hanya buah dan sayur, aneka bunga beraneka warna tampak ikut menghiasi mobil dalam pawai kemarin. Semua peserta menampilkan keunikannya masing-masing sesuai dengan instansi mereka . Seperti Dinas Peternakan yang turut menampilkan patung sapi selain hasil bumi Kota Subang.
Dinas Pekerjaan Umum menampilkan nanas berwarna kuning yang serasi dengan warna mobilnya
Patung sapi turut serta di pawai HUT Subang
Mobil hias ini penuh dengan buah nanas dan tanaman buah lainnya
Ada penampilan yang berbeda dari pada yang lainnya. Jika pada umumnya peserta menggunakan mobil untuk berpawai, ada peserta yang  berjalan ke sana ke mari menyerupai naga, tapi uniknya memiliki kepala singa. Sempat mengundang pertanyaan juga, kenapa ada singa dengan tubuh sepanjang itu..? He..he.. barangkali itu hanya  kreatifitas mereka saja ya.. :)
Kepala singa dengan tubuhnya yang panjang seperti naga
Penonton pawai juga dihibur dengan penampilan sebuah instansi yang mengenakan pakaian seperti buah nanas. Sungguh unik! Mereka menari-nari dan berputar di sepanjang pawai. Kreatif bukan? Saya kira, proses pembuatan kostumnya cukup memakan waktu yang tidak sebentar.
Berpakaian seperti buah nanas menjadi kreatifitas yang unik
Selain instansi pemerintah, beberapa sekolah pun turut meramaikan pawai hari jadi Kota Subang. Mereka menampilkan marching band dan ada juga yang mengenakan pakaian tradisional khas parahyangan sambil memainkan alat musik.
 
Marching Band dari sekolah yang ada di Kabupaten Subang
Mengenakan pakaian tradional sambil memainkan alat musik khas parahyangan
Pawai ini menyusuri Jalan Otto Iskandardinata dan melewati sebuah panggung yang sengaja dibuat sebagai tempat duduk Bapak Bupati beserta jajarannya. Para peserta terlihat berhenti sejenak di depan panggung untuk memberi hormat, kemudian melanjutkan pawai hingga ujung jalan. 
Yang menggembirakan penonton pawai ini adalah, ketika di ujung jalan tempat pawai berakhir, berbagai hasil bumi itu dibagikan pada penonton. Jadi, jika ada orang-orang yang menjinjing buah nanas atau rambutan, dapat dipastikan mereka mendapatkannya dari mobil hias.
Seorang teman bercerita pada saya, jika ada Dinas Pemerintahan yang melakukan sawer di ujung jalan. Layaknya sawer pada acara pernikahan, mereka membagikan uang dan beras pada penonton. Hmm..sayang, saya tidak menonton di ujung jalan..hi..hi.. Mungkin tahun depan, saya akan berada di tempat strategis itu ..wkwkwk..

10 comments:

  1. Pawainya seru ya mak..apalagi pulangnya dpet oleh2 jg...sukses bwt subang :D

    ReplyDelete
  2. wooow, Subang masih muda ya mba.. semoga makin maju.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba.. ternyata masih muda ya..? :)

      Delete
  3. moment pawai atau karnaval emang bner2 mnghibur y mbk n yg pling sya suka jelas marching bandnya keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mbak.. saya juga seneng liat pertunjukan musik dengan atraksinya itu.

      Delete
  4. Meriah yaa pawainya, Subang termasuk unyu ya usianya, ungaran dah 400 tahun glek...

    ReplyDelete
  5. Meriah banget ya, Mbak.. Kok ada banyak nanas? Ciri khasnya kah? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak, ciri khas Kota Subang, sebagai penghasil nanas :D

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.comment-content a {display: none;}