Langkah Antisipasi Ketika Menghadapi Kecelakaan

Siapa apa pun pasti tidak akan mau atau menghindari mengalami kecelakaan di jalan raya. Sebisa mungkin, kita akan berlaku tertib berlalu lintas ketika berkendara di jalan raya. Namun, kadangkala ketika kita telah berhati-hati, bisa saja orang lain yang kurang berhati-hati. Bahkan bisa menyebabkan kecelakaan yang melibatkan kita.
http://www.nurulfitri.com/2016/07/langkah-antisipasi-menghadapi-kecelakaan.html
 
Seperti yang pernah kami alami, ketika hendak melakukan perjalanan ke Jawa Tengah, tepatnya ke Kota Solo. Waktu itu, kami baru saja setengah jam berangkat dari rumah. Melintasi jalan tol di tengah hujan yang cukup deras, membuat pengemudi mobil kami melaju dengan hati-hati.
Sekitar 1 km dari pintu tol, ternyata sudah banyak mobil yang mengantri. Pengemudi mobil yang kami tumpangi, otomatis menghentikan kendaraan, setelah melihat mobil-mobil yang mengantri di depan kami. Cukup medadak berhentinya.

Setelah itu, tiba-tiba, terdengar hantaman yang cukup keras dari arah belakang mobil kami. Ternyata pengemudi mobil di belakang kami, terlambat melihat barisan mobil yang mengantri hendak keluar dari jalan tol. Jalanan yang licin akibat guyuran air hujan, membuat kendaraan yang diberhentikan secara mendadak, tergelincir. Dan akhirnya menabrak bagian belakang mobil yang ditumpangi oleh keluarga saya.

Beruntung, kondisi mobil kami tidak begitu parah. Tetapi mobil yang menabrak kami, mengalami kerusakan yang menyebabkan kap mobilnya penyok dan rusak. Kami sangat kaget, tidak menyangka akan mengalami hal ini, padahal baru beberapa saat, setelah keberangkatan kami.

Meskipun kaget dengan kejadian tersebut, kami berusaha berpikir tenang. Terjadinya kecelakaan tersebut, selain disebabkan karena human error, juga dipengaruhi oleh keadaan jalanan yang licin dan basah karena hujan.

Oleh karena itu, kami mencoba mengatasinya dengan melakukan langkah antisipasi ketika menghadapi kecelakaan. Daripada mengeluarkan emosi kepada penabrak mobil kami, lebih baik kami, melakukan beberapa hal seperti berikut :
http://www.nurulfitri.com/2016/07/langkah-antisipasi-menghadapi-kecelakaan.html
Berusaha tenang dan bernapas dengan teratur.
Setelah mengalami kecelakaan, perasaan kita pastinya akan tidak karuan. Ada perasaan takut, gugup, merasa bersalah, shok atau timbul emosi yang membuat kita menjadi marah. Timbulnya perasaan tersebut, sebenarnya wajar saja. Yang perlu kita lakukan selanjutnya, mencoba lebih tenang dan bernapas dengan teratur. 

Usahakan menarik napas lebih dalam diiringi dengan berhitung sekitar sepuluh hitungan untuk membuat perasaan lebih rileks. Ketika dirasakan sudah agak tenang, kendalikan situasi dan cari tahu kondisi diri atau keadaan mobil. Apakah ada yang cukup serius atau tidak.

Beri tanda darurat
Ketika mengalami kecelakaan yang tidak terlalu parah, lebih baik pindahkan mobil ke tempat yang aman dan tidak mengganggu kendaraan lainnya. Sebaiknya, tempatkan kendaran ke tepi jalan untuk menghindari terjadinya kemacetan.
http://www.nurulfitri.com/2016/07/langkah-antisipasi-menghadapi-kecelakaan.html
Pasang tanda lalu lintas untuk membantu orang lain, agar mengetahui kondisi yang sedang terjadi dan supaya pengemudi lain bisa lebih berhati-hati. Kita bisa memasang tanda-tanda darurat seperti, segitiga oranye, segitiga peringatan dan tanda darurat lainnya. Hal ini juga sebaiknya dilakukan ketika kendaraan tidak bisa dipindahkan karena ada bagian mesin yang mati.

Nyalakan lampu hazard
Tujuan menyalakan lampu hazard adalah agar kendaraan yang telah mengalami kecelakaan bisa mendapatkan bantuan dari pengguna jalanan lainnya. Jika kondisi membuat kita tidak bisa keluar dari dalam mobil, tetap tunggu petugas yang berwenang untuk datang membantu kita.
http://www.nurulfitri.com/2016/07/langkah-antisipasi-menghadapi-kecelakaan.html

Periksa kondisi semua orang yang ada di dalam kendaraan. Lakukan pemeriksaan, untuk memastikan tidak ada seorang pun yang mengalami cidera yang serius. Selanjutnya, menghubungi petugas yang berwenang untuk mendapatkan bantuan.

Sebaiknya beritahukan kondisi yang telah terjadi. Ceritakan  dari awal hingga akhir dan jawablah pertanyaan petugas dengan jujur lalu ikuti arahan dari petugas selanjutnya.

Hubungi pihak terkait
Apabila memiliki asuransi kecelakaan, hubungi pihak perusahan untuk mendapatkan klaim. Beruntunglah kita yang memiliki asuransi mobil terbaik (sponsored post, refers to disclosure). Karena dengan begitu, pihak asuransi dapat menyelesaikan masalah yang kita hadapi. 
http://www.nurulfitri.com/2016/07/langkah-antisipasi-menghadapi-kecelakaan.html

Asuransi kecelakaan akan memberikan biaya perawatan kepada kliennya, termasuk biaya perawatan untuk cidera ringan sekali. Selain itu, santunan kematian juga akan diberikan apabila telah terjadi korban jiwa ketika mengalami kecelakaan. Itulah mengapa, lebih baik kita memiliki asuransi mobil terbaik yang dapat membantu ketika menghadapi situasi sulit.

http://www.nurulfitri.com/2016/07/langkah-antisipasi-menghadapi-kecelakaan.html
Dengan menjalankan langkah antisipasi ketika menghadapi kecelakaan, diharapkan masalah antara pengendara bisa diselesaikan secara baik. Teman-teman, berhati-hatilah di jalan, kemudikan kendaraan dengan santun. Sayangi diri kita serta lindungilah keluarga dengan asuransi.
 

24 comments:

  1. Baru tau ada lampu hazard. Sama atau bedakah dengan lampu sen (sign) mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beda Mbak, Kalo lampu sen itu, pertanda untuk belok.

      Delete
  2. waah makasih sharingnya mba...penting bgt nih anstisaipatif gini. btw aku baru bs buka dan mampir di blogmu nih. kmrn2 ga tahu knp gak bisa2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh...kenapa ya Mbak? lagi ada gangguan sepertinya. :)

      Delete
  3. Alhamdulillah ya mb kecelakaannya tak berakibat fatal.. setuju hal utama itu jangan panik.. klo udah panik mau ngapa2in aja biasanua jadi tambah runyam..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak, kalo panik, takutnya gak terkontrol

      Delete
  4. Thanks banget tips nya ya ... berguna bgt, terutama buat paksu yang sering bol bal jkt bdg...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga suaminya Mbak Riri, dilindungi dari segala macam bahaya ya Mbak :)

      Delete
  5. Aku pernah juga tabrakan mobil pas liputan dulu sampai kap mobil penyok dan mobil depannya rontok kacanya. Kuncinya sih ya cuma satu yaitu tenang. Kalo kita tenanh, yg ditabrak atau penabrak juga nggak akan emosi banget. Yang serem malah kalau dua-duanya emosi bisa malah nggak selesai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh, Mbak...tapi semua baik-baik aja, kan? Semoga gak ada yang terluka ya...

      Delete
  6. Betul sekali, kita sudah hati-hati, orang yang tidak hati-hati. Pendeknya, kecelakaan bisa terjadi kapan saja kepada siapa saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul...kecelakaan bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja.

      Delete
  7. Alhamdulillah nggak apa2 ya mbak, kaget pasti saat ditabrak gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, kaget sekali. Suaranya keras. Apalagi kebetulan saya yang duduk di belakang :(

      Delete
  8. Beri tanda darurat dan lampu hazard bukan hanya bisa di lakukan dalam langkah antisipasi menghadapi kecelakaan aja ya mba tetapi bisa juga dilakukan apabila kita kehabisan bensin di perjalanan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Mas Effendi, sudah menambahkan manfaat lampu hazard :)

      Delete
  9. Asuransi kadang diperlukan ya mbak apalagi jika terjadi kecelakaan begini :)

    ReplyDelete
  10. ya Allah, aku dlm setiap perjalanan darat liat mobil yang nyalip, kebut-kebutan, pasti jantung kuat banget berdetaknya :'( Semoga kita selalu dalam lindungan Allah ya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin..semoga kita semua senantiasa ada dalam lindungan-Nya

      Delete
  11. aku pernah ngalamamin juga baik itu mobil or motor , dan traumanya itu loh saMpe sekarang, ampoooon !!

    ReplyDelete
  12. waah penting banget nih tipsnya mba.
    aku alhamdulillah belum pernah sih ngalamin kecelakaan. alhamdulillah..
    tapi mencegah memang lebih baik daripada celaka duluan ya mba..
    makasih yaa sudah share :)

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.comment-content a {display: none;}