Kunci Berkomunikasi Yang Positif

Kunci berkomunikasi yang positif. Pernah mengalami situasi seperti ini? Bersama dengan orang yang merokok di dalam angkutan, menghadapi anak yang merajuk minta dibelikan mainan baru, menunggu dalam antrian bersama dengan orang yang terus menerus menggoyangkan kakinya? Nah, apa yang sebaiknya dilakukan?
http://www.nurulfitri.com/2016/09/kunci-berkomunikasi-yang-positif.html

Bukan Mengemis, Hanya Sekedar Mengumpulkan Donasi

Yup, bukan mengemis, hanya sekedar mengumpulkan donasi, kok! Sebenarnya, saya agak maju mundur untuk menulis tentang ini. Tapi entah kenapa, kok rasanya pengen mencurahkan perasaan heran ini. Boleh, ya...?

Bermula dari kegiatan Pak Su dengan komunitasnya. Seperti kita ketahui, akhir-akhir ini beberapa daerah di negeri kita sedang dilanda musibah. Banyak saudara kita yang kehilangan tempat tinggalnya, bahkan kehilangan anggota keluarganya. Sudah wajar, jika kita ikut berduka, bukan?

Menghindari Masalah dengan Penggunaan Yang Tepat

Menghindari Masalah dengan Penggunaan Yang Tepat. Hai..hai... sudah mau akhir minggu lagi, nih! Kegiatan apa saja, yang biasa dilakukan di penghujung minggu? Bersiap-siap untuk pergi liburan bersama keluarga? Atau bersantai di rumah saja?

Kalau saya, mendekati akhir minggu lebih sering memperhatikan rak sepatu. Loh, kok, rak sepatu? Iya, karena saatnya mencuci sepatu sekolah, bersama anak-anak. Selain itu, juga memeriksa sepatu yang mungkin akan digunakan untuk mengisi liburan nanti.

Mengambil Manfaat dari Sebuah Tontonan

Memiliki hobi menonton film? Jika ada pertanyaan semacam itu, tentu ada beragam tanggapan yang disesuaikan dengan minatnya masing-masing.

Terlepas dari itu, sebenarnya kita bisa mengambil manfaat dari kegiatan menonton. Ada yang memanfaatkan kegiatan ini untuk melepas penat setelah melakukan aktivitas sehari-hari, ada yang bertujuan ingin melihat akting aktor/aktris kesayangannya atau ada juga yang menonton untuk mengambil inspirasi dari film tersebut.
http://www.nurulfitri.com/2016/09/mengambil-manfaat-dari-sebuah-tontonan.html

Belajar dengan Metode Active Learning

Belajar dengan Metode Active Learning. Beragam cara yang akan dilakukan oleh orang tua untuk mendampingi pendidikan anak-anaknya. Bagi saya dan suami, kami lebih senang mendidik anak saya dengan menggunakan active learning. Yang dimaksud metode active learning adalah cara belajar yang mengutamakan praktek dibandingkan hanya sekedar teori saja.

Bagaimana caranya? Saya bimbing anak, agar bisa menemukan dan mempelajari hal-hal yang baru. Dimanapun kami berada, apa saja yang dilihat oleh anak, bisa memperluas cakrawala belajar anak. Saya berusaha untuk memberi kesempatan pada anak, untuk melakukan sesuatu yang baru agar bertambah pengetahuannya.

Tak Perlu Menunggu Menjadi Kaya

Tak Perlu Menunggu Menjadi Kaya Untuk Bersedekah, barangkali itu yang terlintas di pikiran saya, ketika melihat tukang bubur kacang hijau yang sering  lewat di perumahan. Ada apa dengan tukang bubur kacang hijau tersebut?
http://www.nurulfitri.com/2016/09/tak-perlu-menunggu-menjadi-kaya.html
Setiap pagi, ada seorang tukang bubur kacang hijau yang lewat di perumahan kami. Lelaki paruh baya, yang selalu menggunakan topi berwarna hitam. Perawakannya sangat sederhana. Jika di pagi hari, dia mencari nafkah dengan berjualan bubur kacang hijau, di sore hari dia mengajar di TPA yang berada di sebelah mesjid At-Taubah.

Menembus Kelembapan Tebing Lumut

Wana Wisata Lintas Hutan Indah (LHI) Jayagiri merupakan tempat wisata dengan nuansa alam yang berada di Lembang, Bandung. Tempat wisata LHI Jayagiri merupakan area hutan alami yang asri, memiliki udara yang masih segar, penuh dengan oksigen yang dapat kita hirup sepuasnya. Aaaah....segeer....
Sebagian besar area ini, merupakan hutan pinus dengan luas mencapai 7 hektar dan memiliki ketinggian 1. 450 meter di atas permukaan laut.

http://www.nurulfitri.com/2016/09/menembus-kelembapan-tebing-lumut.html
Gerbang Wana Wisata LHI Jayagiri

Tempat ini, berada di kaki Gunung Tangkuban Parahu, dengan suhu 18-29 derajat selsius, membuat daerah ini sangat cocok untuk membuat pikiran kita menjadi lebih fresh. Oh, ya, tiket masuk yang berlaku di tempat wisata ini, yaitu Rp 15.000/ orang dan harga tersebut, sudah termasuk asuransi kecelakaan diri selama pengunjung berada di dalam lokasi.

Tahap Pengasuhan Anak Yang Positif

Tahap Pengasuhan Anak Yang Positif. Di dalam proses mengasuh anak, ada tiga bekal yang perlu kita miliki dalam mengasuh anak. Apa sajakah bekal itu? Pertama, rasa takut akan masa depan anak-anak kita. Kita perlu mempersiapkan mereka agar lebih tangguh dan tidak menjadi generasi yang lemah. Dengan memiliki rasa takut ini, kita akan bersungguh-sungguh agar anak kita siap dan mampu menghadapi kehidupannya kelak.
http://www.nurulfitri.com/2016/09/tahap-pengasuhan-anak-yang-positif.html

Kedua, takwa kepada Allah SWT. Apabila kita tidak mempunyai bekal yang cukup untuk mengasuh buah hati, maka dengan takwa kita juga bisa mengendalikan pola asuh kita. Ketakwaan yang kita miliki dapat membendung kita ketika kesal. Berbekal ketakwaan, ucapan dan tindakan kita akan lebih terkendali. 

Meraih Cita-cita Bersama Bekal Masa Depan Chil-Go!

Dalam menghadapi perkembangan ekonomi di tahun 2016 ini, Indonesia sangat optimis sekaligus tetap waspada. Kondisi ekonomi global yang rentan krisis, disebabkan banyaknya perubahan yang terjadi.
"Kondisi ekonomi global saat ini rentan dengan krisis karena mudah berubah-ubah. Intinya, kita harus tetap menjaga fundamental ekonomi kita baik makro, moneter maupun fiskal." -Mentri keuangan Bambang PS Brodjonegoro-
Perkembangan ekonomi yang tidak stabil ini, turut berpengaruh pada penetapan harga pokok seperti bahan bakar, beras, listrik dan tidak terkecuali dengan biaya pendidikan. Wah, biaya pendidikan juga, ya?

Mengapa Harus Sempurna?

Mengapa harus sempurna? Ya, pikiran itu yang berulang kali datang dalam pikiran saya. Karena pada kenyataannya, kesempurnaan itu hanya milik Tuhan semata. Banyak terlihat orang di sekitar, yang cenderung untuk bisa menjadi manusia sempurna atau menuntut orang lain untuk sempurna.
http://www.nurulfitri.com/2016/09/mengapa-harus-sempurna.html
Contohnya saja bagi yang muda, ingin tampil sempurna untuk lawan jenis sekaligus mencari pasangan yang sempurna. Bagi pasangan yang telah menikah, menginginkan pasangan yang bisa sempurna mengisi hidupnya dan berusaha menjadi sempurna untuk suami/istri tercinta. Ada pula keinginan seorang ibu untuk bisa menjadi sempurna bagi anak-anaknya.

.comment-content a {display: none;}