Pada Hari Selasa, 13 Februari 2018, PayTren meluncurkan fitur barunya untuk mendukung kolaborasi bisnis PayTren dengan mitra bisnisnya. Saya beserta teman-teman blogger Bandung, berkesempatan meliput acara yang dihadiri oleh Ustadz Yusuf Mansur sebagai owner PayTren, Bapak Hari Prabowo selaku direktur PayTren, Bapak Ongki Kurniawan dari Grab dan Kaesang Pangarep selaku founder Madhang.id. 

https://www.nurulfitri.com/2018/02/kolaborasi-paytren-dengan-grab-dan-madhang.html
Para tamu undangan, sekaligus mitra bisnis PayTren
Acara peresmian kolaborasi bisnis tersebut di mulai tepat jam 9 pagi. Peserta acara tidak perlu menunggu lama, karena para tamu undangan datang tepat waktu. Dengan menaiki Grab bike, para tamu undangan itu memasuki lokasi acara setelah sebelumnya disambut oleh sekelompok marching band. 

Sebelum acara di mulai, Ustadz Yusuf Mansur selaku pemilik sekaligus pembina anggota PayTren mengajak semua hadirin membaca Surat Ar-Rahman. Sebagai pembuka acara, dengan harapan acara akan berlangsung lancar dan sukses, tanpa mendapat kendala yang berarti. Undangan yang hadir, memenuhi area depan kantor pusat PayTren Bandung. Teriknya sinar matahari di pagi itu, tidak mengurangi antusias tamu yang hadir untuk melihat dari dekat para tamu undangan.

Dalam sesi ini, Ustad Yusuf Mansur berulangkali mengingatkan anggotanya untuk selalu berintropeksi. Semua diingatkan, jika segala sesuatu itu di mulai dengan niat. Seandainya ada sesuatu yang dirasakan salah, maka kita harus melihat lagi niat awalnya. Apakah ada yang harus kita koreksi? Kalau niat sudah benar, Insya Allah akan dibukakan jalannya dan menyempurnakan ikhtiar yang sudah kita rintis. 

https://www.nurulfitri.com/2018/02/kolaborasi-paytren-dengan-grab-dan-madhang.html
Membaca Surat Ar-Rahman dipandu oleh Ustadz Yusuf Mansur
"Kalau kita memudahkan urusan orang lain, urusan kita juga akan dimudahkan." (Ustadz Yusuf Mansur)

PayTren merupakan perusahaan milik Ustadz Yusuf Mansur yang berdiri sejak tahun 2013 dan telah memiliki jaringan mitra ke semua propinsi di Indonesia bahkan di beberapa negara lainnya yang tersebar di 4 benua.

PT. Veritra Sentosa Internasional atau PayTren, memiliki kantor pusat di Kota Bandung, dipimpin oleh seorang Direktur Utama bernama Hari Prabowo, SE. Beliau juga sekaligus merupakan tangan kanan atau pengemban amanah dari Ustadz Yusuf Mansur.
http://www.nurulfitri.com/2018/02/kolaborasi-paytren-dengan-grab-dan-madhang.html
PayTren 5.0 Connecting Your Life
Melalui pemberdayaan masyarakat dengan konsep berjejaring yang disesuaikan dengan perkembangan zaman dan sesuai kebutuhan masyarakat, PayTren menjadi perusahaan penyedia layanan teknologi perantara transaksi, dalam skala tingkat nasional.

Sejalan dengan program pemerintah untuk membentuk masyarakat non tunai (tanpa uang tunai), baik dalam lingkup nasional maupun internasional, PayTren mendorong pengguna gawai khususnya smartphone berbasis IOS dan Android untuk memanfaatkan aplikasi yang ada. Meningkatkan fungsinya untuk bertransaksi dengan manfaat dan keuntungan yang tidak bisa didapatkan dengan cara bertransaksi yang biasa.

Kolaborasi PayTren dengan Grab
Kerjasama strategis dengan berbagai pihak dilakukan untuk melengkapi layanan bagi pengguna PayTren yang sudah mencapai 2 juta pengguna. Salah satu kolaborasi dengan mitra bisnisnya yaitu layanan transportasi on-demand dan pembayaran mobile terdepan di Asia Tenggara adalah, Grab.

Fokus kerjasama ini, tidak hanya pada keuntungan bisnis semata, namun bertujuan mendukung pemerintah mendorong pembangunan ekonomi yang berbasis partisipasi masyarakat luas sebagai pelaku usaha dan percepatan persebaran lapangan usaha digital di tanah air sebagai dampak kemajuan digital.

http://www.nurulfitri.com/2018/02/kolaborasi-paytren-dengan-grab-dan-madhang.html
Peresmian Kolaborasi Bisnis PayTren dengan Grab dan Madhang

Peluncuran fitur baru dalam aplikasi PayTren pada tanggal 13 Februari 2018, merupakan tindak lanjut perjanjian yang telah dilakukan oleh PayTren dan Grab pada tanggal 13 Desember 2017 yang lalu, di Jakarta.

Dalam aplikasi tersebut, mitra PayTren dapat melakukan rekrutmen pengemudi Grab melalui fitur yang tersedia di Aplikasi PayTren 5.0, sehingga memberikan benefit lebih bagi mitra PayTren.

Lalu bagaimana dengan mitra pengemudi yang telah direkrut oleh PayTren? Seluruh mitra pengemudi yang telah direkrut oleh Mitra PayTren tetap akan didaftarkan ke Grab dan harus memiliki badan hukum seperti koperasi sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku saat ini.

Program ini, juga diharapkan dapat bersinergi dengan program pemerintah untuk meningkatkan peluang kerja baru bagi masyarakat pada umumnya selain pemberdayaan kurang lebih 3 juta pengusaha mikro pada tahun 2018 (2 juta mitra PayTren dan 1 juta mitra Grab). Selain itu, kolaborasi bisnis ini bertujuan bersama-sama membangun semangat jiwa kewirausahaan sekaligus pemerataan kesejahteraan masyarakat.

"Agar siapapun yang bekerja dan berbisnis di Indonesia, mengembalikan lagi untuk kebaikan di Indonesia. Pada gilirannya, karena didorong bersedekah oleh sistem, maka sesuai dengan sifat sedekah, pengemudi dan penumpang akan jauh lebih banyak lagi dan lebih berkah lagi rizkinya, Insya Allah," ungkap Ustad Yusuf Mansur menanggapi kolaborasi dengan mitra bisnisnya.

Senada dengan pernyataan pemilik PayTren, Managing Director, Grab Indonesia yaitu Bapak Ridzki Kramadibrata pun menyampaikan, bahwa melalui kemitraan dengan PayTren, Grab menjalankan komitmen yang sama untuk membawa peluang ekonomi digital kepada kelas ekonomi menengah baik perkotaan maupun pedesaan di Indonesia. Grab membantu masyarakat untuk bergabung sebagai mitra pengemudi di lebih dari 100 kota dan agen di 500 kota. Dengan menambah kekuatan dan kehadiran PayTren di daerah-daerah pedesaan, maka percepatan ekspansi Grab di seluruh Indonesia bisa terwujud.

http://www.nurulfitri.com/2018/02/kolaborasi-paytren-dengan-grab-dan-madhang.html
Pers conference bersama media dan blogger

Kerjasama PayTren dengan Madhang
Madhang merupakan usaha Kaesang Pangarep, di bidang pemesanan dan pengantaran makanan. Putra Presiden Joko Widodo ini meluncurkan aplikasi jual beli masakan khas rumahan bekerja sama dengan aplikasi pembayaran dan transaksi PayTren dan aplikasi pelayanan transportasi Grab. 

Tujuan Kaesang melahirkan aplikasi Madhang.id yaitu untuk memenuhi pelanggannya menikmati pesan antar makanan melalui Grab. Anak muda yang terlihat santai ketika memperkenalkan bisnisnya ini, melihat banyaknya kalangan ibu rumah tangga yang menggunakan teknologi di telepon genggamnya. Hadirnya aplikasi Madhang.id membuka peluang bagi para ibu untuk berjualan aneka masakan rumahan dengan cara menjadi "tenant" yang bisa diakses oleh konsumen. 

Menurut Kaesang yang juga bertugas sebagai kepala pemasaran Madhang.id, kolaborasi dengan Grab dan PayTren bisa memudahkan Madhang memperoleh banyak manfaat dalam pembuatan dan pengaktifan penanda lokasi digital untuk setiap pengguna aplikasinya.

Melalui kerjasama dengan PayTren dan Grab, diharapkan Madhang bisa membuat ibu rumah tangga yang ada di Indonesia, bisa memiliki penghasilan dari rumah dengan menggunakan fasilitas yang ada di telepon genggam mereka.

Semoga percepatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia bisa semakin meningkat melalui adanya kolaborasi bisnis PayTren dengan Grab dan Madhang. Karena kolaborasi 3 mitra usaha ini, mengintegrasikan keungggulan bisnis mereka masing-masing, terkait infrastruktur digital, infrastruktur teknologi dan infrastruktur layan antar makanan.

Majulah bisnis anak bangsa, wujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera dan makmur.