Yang terdampak pandemi. Begitulah sebutan saya untuk buku anak Aku Ingin Tahu ini. Naskah buku ini sebenarnya sudah saya tulis jauh sebelum pandemi. Ya, seperti sudah jadi pengetahuan umum, kalau naskah di penerbitan itu harus melalui antrean panjang terutama naskah buku anak.

Buku anak Aku Ingin Tahu

Di saat naskah sedang menjalani masa antrean, tanpa disangka-sangka si corona datang. Alhasil antrean proses terbitnya pun bertambah panjang. Kondisi perekonomian yang gak menentu dan pemberlakuan protokol kesehatan di semua bidang, membuat semua proses di penerbit mengalami hambatan.

Syukurlah di tahun 2021 ini buku anak Aku Ingin Tahu bisa terbit dan semoga bisa bermanfaat untuk anak-anak. Eh, untuk orang tua juga, ding. Soalnya buku ini membantu orang tua saat anak mengajukan banyak pertanyaan. Seperti tagline buku tersebut yaitu Buku Pintar Menjawab Pertanyaan Anak Muslim.

Oke, sebelum membahas buku anak ini lebih lanjut kita kenali dulu bukunya, yuk!

Judul buku: Aku Ingin Tahu

Penulis: Nurul Fitri Fatkhani

Ilustrator: E. Ramdhan

Penerbit: PT Elex Media Komputindo

Jenis buku: Buku Anak

Jumlah halaman: 92 halaman

Seperti buku anak pada umumnya, Buku Aku Ingin Tahu ini dilengkapi dengan gambar yang menarik. Tujuannya supaya anak tertarik untuk membaca dan tidak cepat bosan. 

Di dalam buku ini terdapat 25 cerita menarik seputar pengetahuan untuk anak muslim. Setiap cerita dilengkapi oleh ayat dalam Al-Qur'an yang berhubungan dengan topik. So, semuanya cerita itu, landasannya Al-Qur'an. Bikin mantep, kan? 😊

Selain itu di akhir cerita diberikan mutiara hikmah, berisi kesimpulan dan makna dari setiap cerita yang disajikan. Ada juga fitur Tekadku, yang diharapkan bisa mendorong dan memotivasi anak untuk melakukan hal baik seperti yang ada dalam cerita.

Meskipun terdiri dari 25 judul cerita, kisahnya seperti bersambung, loh! Soalnya tokohnya sama, yaitu Ifa dan Rio. Buku ini menceritakan semua aktivitas kedua anak itu baik di rumah, sekolah atau tempat lainnya. Baik kita bahas sekilas isi bukunya, ya ...

Percaya Kepada Allah

Ayah dan Bunda pernah gak, sih, menghadapi pertanyaan dari anak mengenai Allah dan cara kita berterima kasih kepada-Nya? Kalau anak diterangkan menggunakan ayat Al-Qur'an dan dalil, kira-kira anak bakalan masuk, gak, ya? Apa mereka malah bengong? Hehehe

Bagaimana kalau dijelaskan dengan cerita Rio dan Ifa yang sesuai dengan keseharian mereka? Pastinya lebih pas, bukan?

Mengenal Malaikat Allah

Nah, di bagian ini, anak juga diberi pengetahuan tentang malaikat. Karena sifatnya yang gaib, tentu kita harus cermat dalam memberikan penjelasan. Saya kasih potongan kisahnya untuk cerita ini ya, monggo disimak! 

...... Betul Ifa, malaikat merupakan makhluk gaib, kita tidak bisa melihatnya. Tetapi Allah memberikan bukti keberadaan malaikat," bunda menjelaskan.

Ifa penasaran. "Apa buktinya?"

"Contohnya, turunnya hujan. Di sekitar rumah kita sedang hujan, belum tentu di tempat lain hujan juga. Hujan tidak turun merata di semua daerah. Malaikat Mikail yang mengatur pembagian musim hujan dan musim panas," lanjut bunda dengan tegas.

Ifa mengangguk tanda mengerti. Dia teringat pesan Ustaz Ali, bahwa sebagai hamba Allah Swt., kita harus percaya dengan keberadaan malaikat.

Puasa Itu Sehat, Loh!

Pada umumnya anak akan merasa keberatan apabila diminta berpuasa, bukan? Mereka pikir buat apa berlapar-lapar berpuasa? Nah dengan cerita Ifa dan Rio, anak akan diberikan pemahaman bahwa puasa itu bisa juga menyehatkan. 

Dijelaskan dalam mutiara hikmah bahwa puasa juga bermanfaat untuk kesehatan. Dengan tidak makan dan minum, kita bisa memberikan kesempatan alat pencernaan kita untuk beristirahat.

Anak Saleh Selalu Mendoakan Orang tua.

Orang tua mana yang gak bahagia kalau buah hatinya selalu mendoakannya? Pastinya kita selalu berharap anak-anak mengalirkan doa terbaiknya untuk kita. 

Pada bagian ini dikisahkan Ifa dan Rio yang ditinggalkan orang tuanya tugas keluar kota. Di saat itulah kedua anak itu merasa kehilangan orang tuanya dan berniat mendoakan keduanya. Keinginan tersebut pun dituliskan dalam bagian Tekadku, bahwa mereka akan selalu menghormati orang tua, berkata baik kepada mereka serta selalu mendoakan untuk keduanya.

Itu hanya beberapa kisah saja dari 25 cerita yang ada. Selain itu ada juga cerita berbagi dengan kawan, menjadi anak mandiri, mengajak anak tidak memotong pembicaraan orang lain, menghindari mengejek teman, tidak jajan sembarangan dan kisah menarik lainnya.

Buku Aku Ingin Tahu memberikan contoh yang mudah dipahami oleh anak dan kejadiannya terjadi di kehidupan sehari-harinya. Orang tua pun bisa menjawab pertanyaan anak dengan contoh yang sederhana.

Melalui buku ini pula, anak-anak bisa menemukan sendiri semua jawaban atas pertanyaan mereka. So, menjadi anak saleh/salehah itu gak sulit, kok! Nikmati dan pahami isi ceritanya dengan cara yang menyenangkan.

Well, besar harapan saya supaya buku ini bisa bermanfaat untuk semua anak muslim. Dengan demikian pengetahuan dan keimanan mereka bisa bertambah. Karena saya pun ingin anak-anak kita semua bisa tambah saleh/salehah sehingga benar-benar menjadi penolong kita di akhirat kelak. Aamiin Ya Rabbal'allaamiin.

Salam takzim