Sekitar beberapa minggu yang lalu, saya menghadiri acara pertemuan antara sekolah dan orang tua murid. Tujuan diadakan pertemuan tersebut yaitu untuk mensosialisasikan program pendidikan dan mengenalkan kurikulum terbaru yang akan dipakai dalam mendidik para siswa. Orang tua siswa diperkenalkan metode yang menitikberatkan pada pentingnya pendidikan karakter bagi anak-anak.

http://www.nurulfitri.com/2017/10/pentingnya-pendidikan-karakter-bagi-anak.html

Saya termasuk orang tua yang lumayan sering mengikuti acara pertemuan antara sekolah dengan orang tua wali murid. Karena saya yakin, untuk mendidik anak, perlu ada kerjasama yang baik antara orang tua dan guru-guru di sekolah. Orang tua mendidik di lingkungan rumah, sedangkan guru-guru mendidik siswa di sekolah. 

Baca juga : Mendidik Anak Agar Berprestasi

Pendidikan di lingkungan sekolah dan mendidik di rumah tidak bisa dipisahkan. Kedua lingkungan tersebut, merupakan tempat terbaik untuk merevolusi mental anak agar menjadi sumber daya manusia yang terbaik. 

Yang harus termasuk dalam mengimplementasikan pendidikan bagi anak diantaranya, pemenuhan target ilmu pengetahuan (knowledge), target kemampuan (skill) dan pengalaman (experience). Ketiga unsur tersebut merupakan elemen penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Baca juga : Menciptakan Generasi Platinum Melalui Stimulasi Kecerdasan Anak 

http://www.nurulfitri.com/2017/10/pentingnya-pendidikan-karakter-bagi-anak.html

Pihak sekolah mengedukasi para orang tua untuk turut serta melakukan pembiasaan aktivitas yang baik di lingkungan rumah. Karena untuk bisa melahirkan pribadi yang berkarakter baik, perlu pembiasaan. BISA KARENA BIASA.

Di sekolah, telah berlangsung pembiasaan tingkah laku baik yang harus dilakukan oleh siswa. Di sekolah anak saya, setiap satu bulan sekali, diadakan program Buffet Day. Anak-anak diajarkan untuk mandiri dalam melakukan kegiatan makan bersama. Makanan yang disediakan harus dimakan oleh siswa. Anak dibiasakan untuk tidak memilih-milih makanan. Apapun yang disediakan oleh sekolah, anak harus mau memakannya.

Selain itu, siswa juga dididik untuk mengantri saat mengambil makanan yang disediakan secara prasmanan. Ketika makan bersama anak juga dilatih untuk tetap menjaga kebersihan. Jika ada yang tumpah atau tercecer, anak-anak diajak untuk membersihkannya dengan menggunakan alat kebersihan yang telah tersedia.
Setiap selesai makan, siswa wajib mencuci peralatan makan mereka masing-masing. Dan membereskan ruangan yang telah selesai digunakan. 

Semua kegiatan tersebut, diharapkan dapat membentuk kebiasaan baik pada anak.

Selain program Buffet Day, sekolah juga mengadakan Hari Pendikar (pendidikan karakter). Program kegiatan yang dibiasakan yaitu, internalisasi dan afiliasi ilmu pengetahuan dan agama. Anak dibiasakan selalu mengucapkan salam pada orang lain, dibiasakan memungut sampah yang tercecer di lingkungan sekolah, turut dalam gerakan peduli lingkungan, pembiasaan disiplin waktu dan selalu menjaga kebersihan serta kerapihan diri.


Semua kegiatan tersebut bertujuan agar anak menjadi anak yang di selamat akidahnya, terbiasa beribadah dengan benar, memiliki akhlak yang baik dan kokoh, kuat jasmaninya, intelek dalam berpikir dan mampu mengendalikan emosi mereka.

Baca juga : 4 Cara Menyikapi Anak Kinestetik

Sebagai orang tua, saya sangat menyambut baik program yang akan diadakan telah diadakan oleh sekolah. Dan tugas orang tua ikut serta mendukung anak melakukan pembiasaan yang baik di rumah. Jadi  pendidikan akan berjalan secara berkesinambungan.

Kesimpulannya, untuk menjadikan anak sebagai sumber daya manusia yang berkualitas baik, perlu dilakukan pembiasaan yang baik. Mereka bisa berkarakter baik jika ada pembiasaan. Untuk itu, orang tua dan pihak sekolah mesti bekerja sama mengingat pentingnya pendidikan karakter bagi anak kita semua.

Salam takzim