Seleksi pekerja yang digelar berbagai perusahaan saat ini begitu ketat dan terdiri dari beberapa tahapan. Mulai dari seleksi curriculum vitae (CV), menjawab soal tes psikologi, tahap interview, dan baru ke tahap terakhir yakni penawaran gaji. Tes psikologi menjadi tahap yang cukup sulit, karena menjawab soal tes psikologi membutuhkan pemahaman khusus. Berikut akan kami jabarkan informasi seputar soal tes psikologi yang paling sering mucul, yakni tes aritmatika dan tes koran.

 Apa Itu Soal Tes Psikologi?


Soal tes psikologi adalah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan untuk mengetahui dasar-dasar karakter, sifat, dan intelejensi seseorang. Dalam soal tes psikologi yang ada pada seleksi penerimaan karyawan, jenis pertanyaan yang diajukan beragam. Mulai dari pertanyaan tentang sifat dasar calon karyawan, soal menggambar, berhitung, maupun analisa gambar.

Tujuan Diberikannya Soal Tes Psikologi

Saat proses seleksi penerimaan karyawan, soal tes psikologi dibagikan agar tim HRD mengetahui dasar karakter dan intelenjensi calon karyawan baru. Di antaranya pengenalan terhadap emosi, imajinasi, intelektual, tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja yang anda miliki.


Contoh Soal Tes Psikologi Aritmatika dan Tes Koran

Salah satu soal tes psikologi yang sering ditemui adalah soal tes psikologi aritmatika dan tes koran atau yang sebenarnya bernama tes kraepelin. Berikut penjelasan, contoh, serta cara menjawabnya:

Soal Tes Psikologi Aritmatika


Soal tes psikologi aritmatika terdiri dari soal hitungan matematika dan logika dasar matematika. Soal-soal ini sebenarnya adalah pelajaran yang kita dapatkan di bangku SMA. Tujuan dari tes ini adalah untuk mengetahui seberapa baik logika berpikir calon karyawan. contoh soal tes psikologi aritmatika adalah sebagai berikut.

#1: Soal deret angka

3, 6, 9, 15, ... , ... , 63, 102

Dari soal di atas, maka jawabannya adalah 24 dan 39. Karena ini merupakan deret angka hasil pertambahan dari angka sebelumnya.

#2: Soal perbandingan umur

Umur Budi 6 tahun lebih tua dari Adi dan Doni 2 tahun lebih tua dari Budi. Jika jumlah umur mereka bertiga 86 tahun, berapakah umur Adi?

Cara menjawab: buat lah permisalan dengan mengibaratkan umur Adi sebagai A, umur Budi B, dan umur Doni C.

Jadi, A + B + C = 86.

Maka A + (A+6) + (B+2) = 86, sama saja dengan 2A + B + 8 = 86

Lalu, 2A + B = 86 - 8

2A + B = 78

2A + (A + 6) = 78

3A = 78 - 6

A = 72 : 3 = 24 tahun

Jadi, umur Adi adalah 24 tahun.

Soal Tes Psikologi Kraepelin atau Tes Koran


Dalam tes koran, kita akan dihadapkan dengan puluhan kolom angka di sebuah lembaran kertas berukuran besar. Kita harus menjumlahkan setiap dua angka yang berdekatan. Dilihat Seperti contohnya berikut ini:

6 3

2 9

5 8

8 6

3 2

5 4

9 7

Cara mengerjakan soal kraepelin ini adalah, jumlahkan setiap dua angka yang berdekatan dengan cara melihat vertikal (dari atas ke bawah). Jadi, jumlahkan di kolom pertama yakni 6 dan 2, 2 dan 5, 5 dan 8, dan seterusnya. Jika hasil jumlah kedua angka itu lebih dari 9, maka tulis angka belakangnya saja. Misalnya 5 dan 9 hasilnya 14, maka tulis saja 4. Tulis jawabannya di samping kolom angka, tepatnya di sela antara dua angka tersebut.

Soal tes psikologi digunakan untuk menilai ketahanan kerja dan konsistensi seseorang dalam mengerjakan sesuatu atau menghadapi penyelesaian masalah. Pastikan kita berkonsentrasi penuh dan konsisten mengerjakannya. Dianjurkan untuk makan dan istirahat yang cukup sebelum mengerjakan soal tes psikologi ini.

Selain aritmatika dan kraepelin, ada pula soal tes psikologi yang sering muncul saat proses seleksi kerja. Teman-teman bisa membaca info lengkapnya di artikel dengan link di bawah ini:

https://www.cekaja.com/info/soal-test-psikologi-hrd