Khasiat Tanaman Lidah Buaya

Tanaman Lidah Buaya

Sejak jaman dahulu kala, pengobatan secara tradisional telah diperkenalkan secara turun temurun oleh nenek moyang bangsa kita.  Pemerintah pun ikut memberdayakan masyarakatnya agar bisa mandiri dalam hal kesehatan keluarga. Pemerintah menganjurkan masyarakatnya memiliki Toga (tanaman obat keluarga) di pekarangan atau halaman rumah untuk di manfaatkan.
Begitu pula dengan saya, yang memang memiliki hobi bertanam. Saya memilih menanam tanaman obat keluarga yang memiliki khasiat, seperti daun lidah buaya. Tanaman ini bisa digunakan sebagai obat, perawatan tubuh bahkan dapat dikonsumsi. Lidah buaya dapat digunakan untuk mengobati luka bakar yang sering terjadi di dapur, seperti terciprat oleh minyak goreng, tersiram air panas atau terkena alat menyetrika yang panas. Saya lebih menyukai menggunakan daun lidah buaya untuk mengobati luka tersebut. Karena dapat meredam rasa panas yang dirasakan. Selain itu, dengan olesan daun lidah buaya, luka  tidak akan berbekas.
Selain untuk mengobati luka bakar, daun lidah buaya juga dapat digunakan untuk perawatan rambut yang rontok. Dengan cara dioleskan pada akar rambut, lidah buaya dipercaya dapat menyuburkan rambut.
Menurut Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma, daun lidah buaya juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai macam penyakit seperti :
1.    Mengatasi sakit kepala. Caranya dengan mengupas 60 gr daun lidah buaya + 10 gram jahe + gula merah secukupnya direbus dengan 400 cc hingga tersisa 200 cc. Saring air rebusan, kemudian diminum ketika masih hangat. Lakukan secara teratur sehari 2 kali.
2.    Mengatasi radang tenggorokan. 90 gram daun lidah buaya dan 50 gram kaktus gepeng yang telah dikupas kulitnya, dihaluskan. Setelah menyerupai jus, kemudian direbus hingga mendidih. Minum air rebusan dalam keadaan hangat dan dilakukan dua kali sehari.
3.    Obat untuk radang lambung. Kupas daun lidah buaya sebanyak 75 gram + 10 gram adas (tanaman obat) + 5 butir bunga lawang kemudian direbus dengan 500 cc air. Ketika telah tersisa 200 cc, air rebusan itu disaring dan diminum hangat-hangat.
4.    Mencegah dan mengatasi keputihan. Haluskan 90 gram daun lidah buaya yang telah dikupas kulitnya. Tambahkan 60 gram sambiloto segar kemudian direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Air saringannya diminum hangat-hangat. Lakukan sehari 2 kali secara teratur.
Selain untuk mengatasi berbagai macam penyakit, daun lidah buaya juga berguna untuk mengatasi keriput serta menunda penuaan pada kulit wajah. Untuk mengatasi keriput di dahi, jus daun lidah buaya dicampur dengan putih telur ayam secukupnya. Kemudian dioleskan ke dahi, seperti menggunakan masker. Setelah kering, dibilas dengan air hangat hingga bersih. Lakukan perawatan ini secara teratur.
Untuk kerutan yang ada di ujung mata, jus daun lidah buaya ditambah kuning telur secukupnya. Oleskan campuran tersebut pada ujung mata untuk massage. Lakukan secara teratur maka kerutan akan hilang.
Beruntung, saya memiliki tanaman lidah buaya ini. Ternyata khasiatnya begitu banyak. Bagaimana dengan teman-teman? Ada tanaman berkhasiat di halaman rumah?

12 comments:

  1. wah saya jadi pengen nanem lidah buaya nih mbak nurul hehe mantap euy....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo nanem Ki..banyak manfaatnya loh.. he..he..

      Delete
  2. Di depan rumah sudah ada tanaman lidah buaya ini, hanya masih kecil-kecil. Namun saya belum pernah memakan tanaman ini. Bisa ya dimakan langsung. Masih takut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa di makan. Tapi sebelum diolah, harus dicuci sampai bersih dulu.

      Delete
  3. baru tahu kalau khasiat tanaman lidah buaya bisa mengobati sakit kepala..
    jdi pngn nyoba makanan olahan dari lidah buaya..tak hanya enak namun bermanfaat :D

    ReplyDelete
  4. Aku pernah bikin setup lidah buaya rasanya seger.

    ReplyDelete
  5. wahh dirumah ku nanam lidah buaya buat kesuburan rambut kak fitri, banyak juga ya manfaat nya kak fitri.

    ReplyDelete
  6. Tipsnya ok mbak, salam kenal ya jika berkenan berkunjung ke blog saya http://tizara42.blogspo.com

    ReplyDelete
  7. Kalau jaman SD dulu, tahunya hanya sebagai pengganti minyak rambut. :)

    Makanya pas dikasih oleh2 dr Pontianak utk konsumsi, g bs ngebayangin masak enak klo dimakan.

    ReplyDelete
  8. Bisa buat wajah juga ternyata ya..nice info :)

    ReplyDelete
  9. Ternyata bisa untuk wajah juga yaa.. siip :)

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.comment-content a {display: none;}