Kiat Mengatasi Anak Temper Tantrum

Apakah temper tantrum itu? Temper tantrum adalah ledakan amarah yang terjadi secara tiba-tiba, tanpa perencanaan terlebih dahulu. Seringkali dialami oleh anak-anak untuk mendapatkan perhatian dari orang tuanya. Temper atau marah-marah dilampiaskan dengan berbagai macam cara, seperti menangis keras, berteriak, menendang, memukul-mukul atau mencubit. Siapapun orang tuanya, pasti tidak menyukai jika anak mereka marah-marah tanpa henti terlebih jika sambil merusak barang.

Apa yang perlu dilakukan oleh orang tua jika anak mereka temper tantrum? Jika anak mengamuk di depan orang banyak, sebaiknya orang tua membawa anak tersebut ke tempat yang agak sepi, lalu berikan pelukan yang hangat untuk menenangkannya. Seandainya tantrum terus berlanjut, tidak dianjurkan mengiming-imingkan anak dengan berbagai macam hadiah.  Hindarkan memberi sogokan agar anak berhenti mengamuk. Untuk menjaga anak menjadi ketagihan untuk disogok dan memanfaatkan situasi. Yang perlu diperhatikan jika anak mengalami temper, jangan sampai orang tua menjadi tidak sabar dan membalasnya dengan marah-marah lagi.

Sebenarnya semua itu bisa dihindari dengan cara tidak membawa anak ke tempat umum atau ke tempat ramai ketika anak sedang mengantuk, lelah dan letih. Karena hal ini dapat memicu emosi anak jika mengalami keadaan yang kurang nyaman. Lakukan modifikasi lingkungan. Yang paling dekat dengan anak adalah orang tuanya sendiri. Tingkah laku anak tercermin dari tingkah laku orang tuanya. Bagaimana mau membuat anak tidak temper tantrum jika orang tuanya sendiri sering menunjukkan emosinya ketika sedang ada masalah.

Anak yang berlimpah cinta akan lebih mudah mengendalikan perasaannya. Kasih sayang yang tercurah dari ayah dan ibunya sangat diperlukan. Berikan pelukan dan tatapan yang hangat pada anak. Gunakan terapi positif
dengan selalu memberinya kata-kata yang baik ketika anak dalam keadaan nyaman dan rileks. Memberi nasehat dengan cara bertatap mata untuk anak yang mempunyai tipe belajar visual akan lebih maksimal 

6 comments:

  1. Betul Teh Fitri,,perlu kesabaran ekstra utk hadapai anak-anak yang temper tatrum..:)

    ReplyDelete
  2. bener kalo anak lagi ngantuk, bisa rewel, mending diundur dulu jam keluarnya, nunggu anaknya tidur baru deh bisa jalan-jalan. Memang butuh kesabaran neh kalo ngehadapi anak, apalagi yang tantrum

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul teh...anak gak akan rewel terus kalo udah cukup tidurnya

      Delete
  3. Kadang mereka memang cari perhatian, butuh cinta lebih dari ortu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya mbak...setiap anak nutuh perhatian dari ortu

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.comment-content a {display: none;}