http://www.nurulfitri.com/2016/06/terkecoh-karena-penampilan.html

"Jangan menilai sesuatu hanya berdasarkan tampilan luarnya saja. "
Barangkali pribahasa tersebut, sesuai dengan peristiwa yang terjadi dalam sebuah mesjid. Yang berada sebuah kawasan wisata dan banyak dikunjungi oleh orang dari luar kota.

Teman saya, bekerja menjadi supir pribadi dari pemilik mesjid itu. Selain mengantar saat bepergian, teman saya juga mendampingi majikannya jika hendak salat di mesjid. Meski harus duduk di atas kursi roda, beliau tetap rajin salat di mesjidnya.


Penampilan bapak berambut putih itu, sangat sederhana. Bahkan saya pun tidak menyangka, jika beliau adalah pemilik mesjid yang megah dengan karpet tebal di dalamnya.


Hingga suatu ketika, ketika selesai salat berjamaah, tiba-tiba seorang pria memberi uang kepada bapak itu. Teman saya tertegun, tak percaya. Ternyata, orang yang memiliki banyak karyawan, mendapat sedekah dari orang lain. Lalu dengan bijak, bapak tua itu hanya tersenyum dan mengucapkan terima kasih.


Perlakuan pria itu tentu saja tidak salah. Niatnya pasti baik. Ingin berbagi dengan sesama. Apalagi melihat orang tua di atas kursi roda, pasti hatinya terenyuh dan ingin berbagi dengan ikhlas. Sedangkan pemilik mesjid itu pun, menjalani perannya sebagai pribadi yang rendah hati.


Kedua pria yang berakhlak mulia. Yang satu dermawan dan yang lainnya sederhana serta rendah hati. Peristiwa ini, bisa dijadikan bahan renungan, hindari menilai sesuatu hanya berdasarkan penampilan luarnya saja.

word count : 207 kata


“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis : 1001 Kisah Masjid”