Kota Bandung selalu diidentikkan dengan kota wisata yang banyak mengundang wisatawan baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Banyak tempat menarik yang bisa dinikmati dan berbagi keceriaan bersama keluarga, teman dan kerabat untuk mengisi waktu liburan. Kota Bandung sejak berada di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil mempercantik diri dengan membangun banyak taman tematik yang asri dan indah. Taman yang bisa dinikmati oleh siapa pun secara gratis, tanpa dipungut biaya lagi.


Berbicara tentang taman kota di Bandung, salah satu taman yang paling saya sukai yaitu Taman Balai Kota. Taman kota ini bisa dijadikan tempat multifungsi. Saya lihat di Taman Balai Kota, masyarakat selain bisa menikmati kesegaran udara dan keindahan taman, banyak juga aktivitas warga di sana. Taman itu dijadikan tempat berkumpulnya beberapa komunitas, tempat belajar bersama, spot untuk latihan menari dan bernyanyi bahkan ada juga sekumpulan ibu-ibu yang makan bersama.


Selain tamannya indah dan asri, di tempat itu saya juga memiliki kenangan menarik yang tidak akan pernah saya lupakan. Yup, di taman yang berada di samping gedung pemerintahan Kota Bandung itu saya bersama teman komunitas pecinta gunung pernah berbagi keceriaan bersama adik-adik jalanan yang ada di sudut Kota Bandung.


Tergabung dalam komunitas pendaki gunung tidak membatasi kegiatan kami hanya untuk berpetualang di gunung saja. Kami mencoba juga untuk peduli dengan keadaan yang ada di jalanan kota kembang. Tidak sedikit anak jalanan yang berkeliaran di perempatan jalan yang menjadi perhatian kami. Bahkan saat menjelang tengah malam anak yang hidup di jalanan itu masih sering terlihat beraktivitas di bawah lampu merah.

Sekedar ingin berbagi dengan adik-adik itu, kami pun mengumpulkan mereka untuk bisa berbagi keceriaan.Saat itu, bertempat di Taman Balai Kota Bandung kami ingin berbagi sedikit makanan berupa es krim untuk mereka santap sekaligus bermain bersama mereka. Barangkali teman-teman ingin tahu bagaimana cara mengumpulkan anak-anak itu? Semudah itukah anak-anak jalanan tersebut, bisa kami kumpulkan di Taman Balai Kota?

Tidak semudah itu, Ferguso! 😅

Untuk bisa merengkuh anak-anak yang berusia antara 5 tahun hingga 12 tahun itu, kami tidak sendiri. Salah seorang anggota komunitas gunung memiliki pertemanan dengan kakak pendamping yang menjadi sukarelawan di rumah singgah yang ada di Bandung Barat. Dari kawan tersebutlah kami memiliki akses untuk bisa berinteraksi lebih dekat dengan anak-anak itu. Tanpa kawan yang menjadi sukarelawan di rumah singgah tersebut, niat kami untuk bisa berbagi dengan anak jalanan tidak akan bisa berjalan mulus.

Alhamdulillah, di hari yang sudah disepakati akhirnya kami bisa bertemu dan bermain bersama adik-adik yang sebagian besar waktunya dihabiskan di jalan. Sumbangsih kami tidaklah seberapa. Kami hanya membagikan sepotong es krim dan panganan kecil pada setiap adik-adik itu. Kebahagiaan dan rasa haru melihat anak-anak itu menikmati sepotong es krim yang belum tentu sering mereka nikmati.

Kegiatan bersama anak-anak jalanan

Tidak hanya berbagi es krim dan makanan kecil, kami juga mengajak anak-anak itu menggambar dengan cat warna, bermain cat warna dan membuat cap tangan di atas kain panjang, bermain ular-ularan serta bermain memecahkan balon. Kami mengajak anak-anak itu bermain dengan riang gembira hingga mereka bisa melupakan sejenak kegiatan sehari-hari di jalanan. Tidak ada harga yang bisa menggantikan rasa bahagia saat anak-anak itu tertawa lepas menikmati permainan yang kami adakan.


Kenangan indah bersama anak jalanan itu masih teringat hingga kini. Saat kami mengunjungi kembali Taman Balai Kota untuk kesekian kalinya. Di belakang patung badak putih yang ada di dekat kandang burung, kami semua tertawa bersama dan duduk sama rendah untuk menikmati hidangan nasi box sambil menikmati kesegaran pohon yang ada di taman.


"Kalian masih ingat waktu kita duduk dengan adik-adik di dekat patung badak itu?" kata saya pada anak-anak.
Sulung saya mengangguk, "Ya, Bu. Seru, ya! Senang sekali lihat adik-adik itu berlarian main ular-ularan. Terus kita makan es krim dan kue bareng."
"Ehm, tapi mereka sempat berantem, tuh! Rebutan kue," ujar anak lelaki saya menimpali.
"Nah, kalian harusnya banyak bersyukur. Adik-adik itu jarang sekali makan kue seperti yang kita bawa kemarin itu. Jadi mereka rebutan. Bersyukurlah kalian bisa lebih sering makan kue-kue itu," kata saya lagi.
Kedua anak saya terlihat mengangguk-anggukkan kepala mereka.
"Kapan kita bisa ajak mereka main dan makan bersama lagi, ya, Bu?" tanya si sulung.
"Bisa kita agendakan lagi, tinggal kontak kakak pendampingnya aja. Kayaknya seru kalau kita bisa berbagi lagi. Tapi sebaiknya kegiatannya jangan sama dengan yang kemarin ya," jawab saya.
"Kita bisa buat acara di tempat lain dengan permainan edukasi yang berbeda," timpal anak sulung saya.
"Iya, kegiatan apa, ya?" tanya saya kembali.
"Cari ide aja di internet, dong!" kali ini si bungsu ikut bicara.
Saya menatap kedua anak yang duduk di pinggir kolam ikan, "Iyaa ... cari di mana?"
"Traveloka Xperience aja!" kata kedua anak itu dengan kompak.

Plak! Saya tepuk jidat sambil menyadari sesuatu. Betul juga, bukankah selama ini kami seringkali mencari tempat untuk liburan di Traveloka Xperience? Kenapa saya tidak cari ide di sana saja? Karena kini Traveloka meluncurkan fitur terbarunya, Traveloka Xperience sejak awal tahun 2019 lalu. Fitur ini merupakan rebranding aktifitas dan rekreasi di fitur yang lama. Traveloka Xperience hadir untuk memenuhi kebutuhan setiap orang akan hiburan dan rekreasi dengan cepat, mudah dengan harga yang terjangkau. Asyik sekali, kan?

Kita kini bisa merasa lebih tenang, karena terdapat 12 jenis #XperienceSeru yang bisa kita manfaatkan seperti atraksi, hiburan, olahraga, perjalanan, spa dan kecantikan, event, bioskop, makanan dan minuman, transportasi, taman bermain, kursus dan workshop serta pelengkap perjalanan. Semua fasilitas tersebut didukung dengan metode pembayaran beragam, proses pemesanan cepat dan praktis serta layanan customer service selama 24 jam. Oh iya, layanan ini juga tersedia dalam 6 pilihan bahasa, loh! Memudahkan, yak!



Yes ...! Berkat fitur Traveloka Xperience kini saya bisa mendapatkan ide untuk bisa berbagi kebahagiaan kembali untuk adik-adik yang sehari-harinya beraktivitas di jalan. Saya tinggal mencari fitur yang cocok untuk dilakukan bersama mereka. Banyak alternatif kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak-anak jalanan itu. Kegiatan yang tidak sekedar menyenangkan tetapi juga bisa mengedukasi mereka dengan pengalaman yang didapatkan.

Selama ini, ketika tinggal di rumah singgah mereka juga sering mendapat pembinaan dari kakak pendamping. Anak-anak itu dilatih keterampilannya agar bisa produktif dan tidak mencari uang di jalanan. Saya ingin juga, nih, ikut serta memberikan pembinaan pada mereka. Tujuannya supaya anak-anak itu bisa lebih mandiri dan tidak berkeliaran di jalan raya. Demi keselamatan dan kesehatan anak jalanan itu serta semua masyarakat juga, bukan?


Lalu, kenapa sih, saya memilih Traveloka Xperience? Ya iyalah, saya pilih fitur tersebut karena banyak kelebihan yang bisa saya dapatkan, diantaranya:

🚀Cepat dan mudah
Kita bisa memilih semua aktivitas dengan proses yang cepat dan mudah. Seperti ketika memesan aktraksi atau hiburan yang kita pilih, bisa dilakukan kapan saja dan dari mana saja. Kita tidak perlu antri memesan tiket, tinggal pesan saja. Praktis dan mudah, deh!

🚀 Bebas memilih metode pembayaran
Di Traveloka Xperience kita bisa memilih jenis pembayaran yang kita inginkan. Kita bisa menggunakan TravelokaPay untuk melakukan pemesanan dan bebas memilih metode pembayarannya kemudian. Pembayaran bisa kita lakukan dengan kartu debit, kartu kredit, m- bangking, melalui minimarket atau paylater Traveloka

🚀Ribuan pilihan seru yang bisa dipilih
Kita bisa menikmati berbagai aktivitas untuk menambah pengalaman dari ribuan macam pilihan yang tersedia. Berbagai macam atraksi dan hiburan yang bisa kita pilih seperti melakukan perjalanan, olahraga, atraksi, menikmati makanan dan minuman serta kegiatan bermanfaat lainnya.

🚀Tidak perlu cemas
Kita tidak perlu cemas saat memesan di Traveloka Xperience. Cemas saat tiba di lokasi wisata yang kita pilih, bakalan dapat tiket atu tidak, atau kekhawatiran lainnya karena customer service di sana melayani kita selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.

Bagaimana? Sudah jelas bukan, mengapa saya memilih Traveloka Xperience untuk mencari ide dalam kegiatan berbagi dengan anak-anak jalanan? Sekarang, saya mau cerita pengalaman seru menggunakan Traveloka Xperience, deh!

Sesuai saran anak-anak, akhirnya saya mencari alternatif kegiatan yang akan kami lakukan bersama adik-adik jalanan. Jika sebelumnya mereka kami ajak untuk berkreasi dengan cat air dan bermain di tengah Taman Balai Kota, kini saya ingin mengajak adik-adik itu untuk berkreasi dengan bahan lain.

Hal pertama yang saya lakukan yaitu masuk ke website Traveloka. Untuk lebih praktisnya kita bisa mengunduh aplikasinya di ponsel. Nah, setelah masuk ke situsnya, maka kita akan melihat tampilan seperti berikut ini: 

Langkah kedua, memilih fitur Xperience dengan ikon berwarna merah muda. Dalam fitur tersebut kita bisa memilih berbagai kegiatan yang akan dipilih. Anak sulung saya menyarankan agar membuka fitur kursus & workshop untuk mencari pelatihan atau kegiatan yang bisa mengedukasi anak-anak jalanan.


Alhamdulillah di Traveloka Xperience saya menemukan Rumah Tanah Liat di daerah Bandung. Kebetulan sekali, bukan? Anak-anak bisa diasah ketrampilan motoriknya, berkreasi dengan tanah liat. Di tempat itu, anak-anak akan mempelajari cara membuat dan menggambar di atas keramik. Dan hasil karya seni tersebut nantinya bisa dibawa pulang oleh mereka. Wah ... terbayang senangnya anak-anak itu saat pulang membawa hasil karya mereka lalu ditunjukkan pada orang tuannya. 


Saya lihat untuk biaya perorangnya cukup terjangkau. Asyiknya ternyata ada potongan harga, tiket yang harganya Rp. 50.000 didiskon menjadi Rp. 40.000 saja. Nah, dengan Rp. 40.000 kami bisa mengajak sekitar 20 anak jalanan untuk mengikuti Kelas Menggambar Keramik. Ada juga Kelas Membuat Keramik dengan harga Rp. 52.000, sedangkan Kelas Membuat Batik biayanya Rp. 56.000.  Lalu, biayanya dari mana? Selama ini dana didapatkan dari donasi para anggota komunitas pendaki gunung wilayah Jawa Barat saja. Dan jika suatu waktu membutuhkan dana yang lebih besar lagi, kami biasanya mengadakan penggalangan dana ke komunitas pendaki gunung dari daerah lainnya.

Hal ketiga yang saya lakukan yaitu memilih hari dan tanggal yang tepat untuk mengajak anak-anak mengunjungi Rumah Tanah Liat Bandung. Selanjutnya menentukan banyaknya orang yang akan berkunjung dan belajar di sana. Setelah selesai menentukan jumlah pengunjung barulah saya melakukan pemesanan tiket.


Tahap keempat, kita akan diminta data untuk melengkapi voucher Traveloka yang nantinya akan ditunjukkan pada saat hendak memasuki lokasi Rumah Tanah Liat. Jadi saat tiba di lokasi kita hanya tinggal menunjukkan atau memindai voucher Traveloka di ponsel kita di kantor tiket untuk menerima tiket fisik.

Itu merupakan pilihan pertama untuk berbagi bersama Xperience Seru. Ada juga usulan dari anak bungsu saya untuk mengajak teman-temannya yang berprofesi sebagai penjual tisu, pengamen dan pembersih mobil yang sering ada di perempatan jalan itu untuk bermain ke tempat bermain di ruangan tertutup. Dia mengusulkan Joy N Fun yang ada di Festival City Link.

Berdasarkan usulan si putra bungsu, saya melihat fitur Taman Bermain di Traveloka Xperience. Dan ternyata memang ada pilihan tempat main di Festival City Link Mall. Saya lihat harga tiketnya sebesar Rp. 71.250 per orang. Cukup terjangkau juga.


Saya setuju saja dengan usulan dari si bungsu. Permainan di sana memang keliatan seru dan bisa melatih motorik anak-anak. Berbagai permainan seru seperti kolam bola, bermain pasir dan wahana lainnya bisa melatih ketangkasan anak. 

Sebelum mengajak teman-temannya bermain di Joy N Fun, anak-anak saya sudah terlebih dahulu menikmati keseruan permainan di sana. Bersama sepupu yang masih kecil, ketiga saudara itu berpetualang di arena bermain yang ada di Mall Festival City Link. Lihat saja keceriaan mereka.

Eh, bagaimana dengan tiket masuknya? Proses pemesanannya sama kok, dengan saat memesan tiket untuk berlatih di Rumah Tanah Liat tadi.

Well, untuk menikmati keseruan bersama Traveloka Xperience sangat mudah  dan praktis, bukan?

Nah ... langkah selanjutnya saya beserta keluarga akan menghubungi kakak pendamping anak-anak jalanan untuk mengungkapkan rencana kami berbagi keceriaan bersama anak-anak jalanan lagi. Mudah-mudahan bisa melaksanakan pilihan pertama ke Rumah Tanah Liat atau pilihan kedua yaitu bermain ke Joy N Fun. Atau kalau bisa, mengajak anak-anak itu ke dua tempat itu, yes ..!
Semoga rencana kami bisa berjalan mulus dan tanpa rintangan ya ... mohon doanya teman-teman 😊

Bagaimana dengan teman-teman? Sudahkah menikmati fasilitas yang disediakan oleh Traveloka untuk menikmati keseruan bersama keluarga, kerabat dan teman-teman?

                    Salam takzim