Mengunjungi Alam Roh di Kungfu Panda 3

Mengunjungi Alam Roh di Kungfu Panda 3. Mengunjungi alam roh? Siapa yang berkunjung ke sana? Siapa lagi kalau bukan Po, panda sang Ksatria Naga. Kali ini apa yang dilakukan oleh Po, si panda yang lucu dan lugu itu?

http://www.nurulfitri.com/2016/03/mengunjungi-alam-roh-di-kung-fu-panda-3.html
Para Pendekar di Kung Fu Panda 3 (sumber gbr: google)
Seperti Kungfu Panda 2 yang merupakan kelanjutan Kungfu Panda 1, film Kungfu Panda 3 juga merupakan film lanjutan dari Kungfu Panda 2. Keseruan dan kekocakkan yang dilakukan oleh sang Ksatria Naga, masih mendominasi di bagian ketiga ini.

***
Akhir minggu yang lalu, anak-anak kami mengajak orang tuanya untuk nonton film. Karena anak bungsu saya masih dibawah umur, maka kami tidak bisa sembarang menonton film. Pokoknya, harus cari film yang bisa ditonton oleh semua umur! Jadi kami sekeluarga bisa masuk bersama.

Film Kungfu Panda 3, akhirnya menjadi film animasi pilihan kami untuk mengisi liburan kemarin. Tidak hanya anak-anak, saya juga senang dengan film sejenis ini. Seru, kocak dan yang terpenting menghibur. Kami sekeluarga bisa berkali-kali menonton film animasi sejenis ini, loh! Gak ada bosennya. :))

Jika di Kungfu Panda 1, menceritakan asal mula terpilihnya seorang (baca : seekor) ksatria naga, dan pada Kungfu Panda 2 menceritakan masa kecil sang jagoan, di bagian ketiga ini, menceritakan pertemuan Po dengan ayahnya beserta keluarga besarnya.
http://www.nurulfitri.com/2016/03/mengunjungi-alam-roh-di-kung-fu-panda-3.html
Po sang Ksatria Naga dengan keluarga besarnya
(sumber gbr: google)

Bermula dari kisah yang terjadi di alam roh, pertarungan antara Master Oogway dan Jenderak Kai yang sebenarnya merupakan sahabat karib. Karena suatu hal, akhirnya kedua sahabat itu berselisih. Tidak hanya di dunia saja, namun perselisihan itu pun dibawa oleh mereka hingga ke dunia roh

Dalam pertarungan itu, Jenderal Kai akhirnya berhasil mengalahkan Master Oogway, kemudian dia berniat untuk melawan semua pendekar di Tiongkok terutama murid-murid dari Oogway. Tentu saja, kondisi ini sangat meresahkan semua pendekar termasuk Master Shifu.

Kabar tentang kekalahan dan menghilangnya beberapa pendekar, sampai pula ke telinga ayah Po. Hal ini membuat sang ayah menemui anaknya dan mengajak anaknya untuk pulang ke desa panda, yang tempatnya dirahasiakan. Dalam adegan pertemuan antara Po dan ayahnya yang pertama kali ini, sungguh kocak! Keluguan seekor panda terlihat dalam adegan ini, membuat kami yang menontonnya pun tertawa semua. Lucu, deh!

Dari petunjuk yang ada di perguruan mereka, Master Shifu percaya, bahwa yang bisa mengalahkan Jenderal Kai yaitu pendekar yang menguasai ilmu Chi.  Dan hanya Panda yang bisa menguasai ilmu itu. Oleh karenanya, Shifu sangat mengandalkan Po. 

Sementara itu, ayah Po mengatakan jika dirinya bisa mengajarkan Chi, pada anaknya yang telah lama hilang itu. Dan mengajak Po untuk pulang ke desanya untuk belajar Chi sekaligus belajar menjadi the real panda. Seperti kita ketahui, Po selama ini tinggal bersama ayah angkatnya, seekor bebek. Jadi, bagaimana cara hidup seekor panda yang sebenarnya, Po tidak mengetahuinya. 

Mereka berjalan menyusuri tebing, bukit dan jalanan yang terjal untuk mencapai desa panda. Perjalanan kedua panda itu, menggambarkan jika desa panda begitu jauh dan terpencil. Sesampainya di sana, Po sangat takjub dengan keindahan di desanya. Dia pun akhirnya bisa bertemu dengan keluarga besarnya, termasuk bertemu sepupunya, Dim dan Sum. *Kayak nama makanan ya... hi..hi..hi

Ternyata sebenarnya, ayah Po tidak menguasai Chi, dia sengaja berbohong agar anak semata wayangnya bisa ikut pulang. Dia tidak ingin kehilangan putranya untuk kedua kali serta tidak ingin putranya terluka oleh Jenderal Kai. Ketika mengetahui hal ini, Po sangat marah karena dibohongi. Dia berpikir, dengan kepergiannya ke desa panda, berpengaruh pada banyaknya pendekar yang dikalahkan oleh Kai, termasuk Master Shifu.

****
Sampai di segmen ini, menurut saya ada yang kurang atau janggal. Ketika Master Shifu dan pendekar lainnya dikalahkan oleh Kai, sebelumnya Shifu memerintahkan Tigress untuk tidak ikut dalam pertempuran dan lebih baik pergi untuk memberitahukan keadaan yang genting, pada Po di desanya. Dan di awal cerita, desa panda sangat terpencil dan dirahasiakan. Tapi.. di sini, Tigress bisa mencapai desa itu dengan mudah, seorang diri tanpa bantuan siapa pun. Bahkan mendahului Jenderal Kai yang hebat dan telah mengalahkan semua pendekar di Tiongkok

Well, untungnya kejanggalan ini tertutupi oleh keseruan Po mempersiapkan semua warga desanya untuk menghadapi Jenderal Kai, loh ^U^ Kocaak..!

**** 
Mengetahui dirinya hendak diburu oleh Jenderal Kai dan khawatir akan  keselamatan warga desanya, Po memutuskan untuk membentuk Geng Panda. Melibatkan semua panda yang ada di desa itu, untuk bekerja sama menghadapi Kai. Po tidak mengajarkan semua panda untuk bisa kung fu seperti kemampuannya. Tapi dia lebih memilih mengoptilmalkan kemampuan masing-masing panda.

Ada saudaranya yang gemar memeluk sesama panda dengan erat, dilatih memeluk kayu dan batu dengan kuat, bahkan sampai hancur. Bagi yang senang berguling-guling dari atas bukit, Po juga memanfaatkannya untuk bisa menghalau pasukan yang di bawa oleh Kai. Ada juga seekor panda perempuan yang senang menari pita, kemampuannya itu dimanfaatkan untuk membelit musuh dengan pitanya.

Hobi dan kemampuan dari setiap panda yang berbeda-beda itu, tidak ada yang sia-sia. Semua dilatih oleh Po untuk melawan Jenderal Kai. Dan singkat cerita, pasukan Kai pun bisa dikalahkan oleh Geng Panda yang dilatih oleh Po. Apakah pertempuran itu, sudah berakhir? Tentu saja, belum!

Pertandingan satu lawan satu antara Jenderal Kai dan Po di hadapan semua keluarga panda, hampir membuat ksatria naga itu, kalah. Namun dengan cerdiknya, Po membawa Kai kembali ke alam roh. Di alam roh, pertandingan mereka semakin seru. Karena Po, akhirnya menemukan jurus Chi yang selama ini ingin dia pelajari. 

*animasi di bagian ini, bagus sekali. Anak sulung saya sampai berkomentar : " animasinya bagus sekali, ide penulis ceritanya keren!" :))

Seperti biasanya, film ini berakhir happy ending :). Ksatria Naga Po berhasil mengalahkan Jenderal Kai dengan jurus Chi-nya. Oh, ya, ketika di alam roh, Po diceritakan bertemu dengan Master Oogway yang telah lama meninggal, pula. Seru, bukan?

Rasanya, pengen nonton lagiii, deh! Bagaimana dengan teman-teman? Sudah nonton film animasi ini?

4 comments:

  1. Belum nonto yang ketiga, DVDya dah beredar blm ya mbak? :)

    ReplyDelete
  2. aku selalu suka film-film kartun keluaran Disney selalu lucu menghibur dan ada pesan moralnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, selalu ada pesan moralnya. Dan lucu menghibur.

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.comment-content a {display: none;}