Siapa yang tidak senang tinggal di kota yang memiliki banyak tujuan wisata? Kota dengan banyak destinasi wisata seperti Kota Bandung? Saya termasuk yang senang dan bangga bisa tinggal di Kota Bandung yang memiliki banyak tempat bagus untuk menikmati keindahan alamnya. Buktinya setelah merantau ke kota nanas selama 18 tahun, akhirnya saya kembali lagi ke tempat kelahiran dan kota tempat saya menuntut ilmu hingga perguruan tinggi.

Di kala tubuh terasa penat, ingin keluar dari rutinitas yang terkadang membosankan, saya tinggal melipir ke bagian utara dan selatan kota yang terkenal dengan keindahan alamnya. Atau sekedar hang out bersama teman dan keluarga di tengah kota mengunjungi tempat wisata edukatif di kota kembang.


Begitu banyak keindahan alam dan tempat wisata menarik di Bandung hingga rasanya enggak bosan menjelajahinya, deh! Eh, tapi adakah keinginan untuk berwisata ke tempat lain? Melihat suasana lain selain bumi parahyangan? Bukankah wilayah Indonesia begitu luas dengan keindahan alam yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Yakin enggak mau melihat daerah lain?

Ya, pastinya ingin bisa berkunjung ke daerah lain, dong! Pergi ke tempat yang jauh juga menimbulkan sensasi keasyikan sendiri saat berada di perjalanan. Saya dan keluarga termasuk yang senang melakukan perjalanan jauh. Biasanya kami mendapatkan banyak pengalaman dan cerita selama di perjalanan. Bahkan saya dan suami bisa mendapatkan bonding dengan anak-anak saat dalam perjalanan. Saling bercerita dan sesekali saya dan suami memberikan nasehat dengan santai, jauh dari kesan menggurui.

Oleh karena itu, fasilitas transportasinya harus baik dan mendukung kami dalam perjalanan, bukan?

Nah, destinasi wisata mana lagi yang keluarga saya sukai selain Bandung dan sekitarnya? Banyaak! Sebut saja yang masih di Pulau Jawa, ada Kota Jogjakarta, Semarang, Solo, Malang dan Surabaya. Semua kota besar itu memiliki banyak tempat asyik yang bisa dinikmati bersama keluarga. Selain tempat wisatanya, kami juga senang dengan berbagai macam kuliner yang sangat menggugah selera.

Namun sekarang tidak hanya kota besar saja yang banyak memiliki sektor pariwisata yang indah. Kota-kota lain di sekitarnya kini juga banyak memiliki destinasi wisata yang menarik. Sebut saja kota seperti Brebes, Klaten, Jepara, Kendal, Rembang dan kota lainnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang sedang giat-giatnya mengembangkan sektor wisata di daerahnya. Saya lihat kota-kota di Pulau Jawa tengah menggiatkan sektor pariwisata daerah.

Hmm ... mengapa sekarang banyak kota yang mengembangkan daerah wisata di daerahnya?

Pariwisata menjadi salah satu sektor prioritas yang memiliki peran penting untuk perekonomian suatu negara. Sektor pariwisata disebut-sebut memiliki peran penting melebihi sektor migas dan industri lainnya jika dikelola dengan baik.

Dalam perkembangannya, pariwisata di Indonesia memiliki tujuan seperti yang tertuang dalam Undang-undang No. 10 Tahun 2009 Pasal 4 yaitu:
  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi
  • Meningkatkan kesejahteraan rakyat
  • Menghapus kemiskinan
  • Mengatasi pengangguran
  • Melestarikan alam, lingkungan dan sumber daya
  • Memajukan kebudayaan
  • Mengangkat citra bangsa
  • Memupuk rasa cinta tanah air
  • Memperkukuh jati diri dan kesatuan bangsa
  • Mempererat persahabatan antar bangsa
Wah, wajar saja jika sektor wisata di berbagai daerah kini sedang digalakkan ya, penting sekali untuk kesejahteraan negara dan bangsa.
 
Mengingat pentingnya sektor pariwisata bagi perekonomian negara, pemerintah berupaya agar sektor tersebut bisa tumbuh dan berkembang. Dalam mengembangkan destinasi pariwisata di dalam negeri, pemerintah perlu melakukan koordinasi lintas sektoral. Dan menurut Middleton dalam Marketing Tourism and Travel (2001:11) sektor yang bisa mendukung pariwisata yaitu:
  • Jasa penginapan
  • Daya tarik wisata
  • Sektor penyelenggara perjalanan (travel)
  • Pengelolaan tempat tujuan wisata
  • Transportasi
Nah, dari kelima sektor yang mendukung perkembangan pariwisata tersebut, transportasi digadang sebagai faktor penting dalam kemajuan pariwisata di dalam negeri.

Transportasi dianggap penting di bidang pariwisata karena memegang peran penting membawa wisatawan dari tempat asalnya menuju tempat wisata, dan membawa kembali wisatawan ke tempat dia berasal. Aktivitas wisatawan tersebut secara langsung maupun tidak langsung juga berpengaruh pada sektor ekonomi masyarakat yang ada di sekitarnya. Hal tersebut menjadi alasan mengapa pengembangan sarana dan prasana transportasi menjadi perhatian penting dari pemerintah. 

Seperti yang kita ketahui letak destinasi pariwisata Indonesia menyebar di lintas pulau dan untuk mencapai tempat wisata, para pengunjung menggunakan moda transportasi beragam. Pemerintah hendak memfasilitasi kebutuhan para pelancong dengan melakukan pembangunan infrastruktur transportasi sekaligus membuka ruang ekonomi baru di sekitar lokasi wisata.

"Karena pariwisata berkaitan erat dengan sektor ekonomi kreatif dan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah, Presiden menginginkan bahwa segala kegiatan Perhubungan pada dasarnya harus memberikan suatu ruang ekonomi baru atau potensi baru," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Salah satu contoh peranan pemerintah dalam memprioritaskan moda transporasi dengan membuat lima Bali super prioritas yaitu Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado. Di kelima tempat tersebut pemerintah yang diwakilkan oleh Depatemen Perhubungan memperhatikan pembangunan dan pengembangan sarana serta prasarana transportasi seperti bandara, pelabuhan, kereta api, jalan dan alat transportasi lainnya.

Sumber : Instagram Kemenhub

Selain Borobudur yang sudah pernah kami kunjungi, saya dan keluarga tentu saja ingin bisa melihat keelokan Pulau Bali, keindahan Danau Toba, berwisata ke Mandalika, menikmati keindahan alam Labuan Bajo serta Manado. Semua tempat wisata tersebut jauh dari tempat tinggal saya. Rasanya akan terasa sulit jika tidak ada transportasi yang memadai untuk menuju tempat wisata tersebut.

Hal ini tentu saja juga menjadi perhatian pemerintah yang menyadari jika transportasi penting untuk promo wisata dan pengembangan tempat wisata. Sehingga perlu dilakukan pemeliharaan jalan yang sudah ada, pembangunan bandara lokal, jalur kereta api, dan penyempurnaan transportasi laut di seluruh Indonesia.

Lalu, sejauh mana peran transportasi untuk mendukung kemajuan sektor ekonomi dan pariwisata di Indonesia?

Menurut Menteri Perhubungan, dalam 5 tahun terakhir, pemerintah telah melakukan pembangunan infrastruktur transportasi melalui pendekatan Indonesia Sentris. Pendekatan ini bertujuan untuk membuka keterisolasian yaitu dengan memberikan dukungan aksesibilitas terhadap Daerah terluar, terdepan, tertinggal dan perbatasan.

Sumber : Instagram Kemenhub

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan yaitu menyediakan prasarana 18 rute tol laut yang bertujuan untuk menekan disparitas harga di Indonesia Timur, 891 trayek angkutan perintis seperti angkutan jalan, SDP, KA. laut, udara dan pembangunan serta pengembangan 131 bandara di daerah rawan bencana, perbatasan dan terisolir.

Kita bisa melihat, jika sarana dan prasarana transportasi sangat penting bagi perkembangan sektor ekonomi dan pariwisata. Itulah sebabnya pemerintah fokus di bidang transportasi. Selama 5 tahun terakhir, pemerintah sudah membuktikan keunggulannya. Berikut ini pencapaian yang telah diraih oleh Kabinet Kerja di bidang transportasi darat, laut, udara dan kereta api.

1. Sektor Perhubungan Darat

Hal yang sudah dicapai oleh pemerintah di sektor transportasi darat, laut, udara dan kereta api, yaitu pembangunan BRT, Rehabilitas Terminal, Pembangunan Pelabuhan Penyebrangan dan Pembangun Kapal. Pencapaian tersebut sudah bisa dirasakan oleh masyarakat yang kemarin mudik lebaran. Pemudik bisa melakukan perjalanan menuju kampung halaman dalam waktu yang lebih singkat dari sebelumnya.

Selain itu, pemerintah juga melakukan pengembangan transportasi perkotaan melalui pengembangan angkutan massal. Dampak yang bisa terlihat dari pengembangan transportasi perkotaan tersebut  terlihat dari pindahnya sebagian pengguna kendaraan pribadi pindah menggunakan angkutan umum.

Di kota tempat tinggal saya, pengembangan transportasi perkotaan sudah terlihat nyata. Masyarakat kini memilih menggunakan Trans Bandung untuk mobilitas di dalam kota dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi. Wajar saja jika masyarakat mulai beralih dengan transportasi massal karena, saya lihat fasilitas transportasi umum sudah lebih baik lagi.

Bus kota yang ada di Bandung kini terasa lebih nyaman dengan AC yang tersedia di dalamnya. Kondisi di dalam bus pun terlihat bersih. Bangku dan tempat pegangan untuk penumpang yang berdiri juga dalam kondisi yang baik.

2. Sektor Perhubungan Laut

Sektor Perhubungan Lautyaitu Pembangunan Pelabuhan Non Komersial sebanyak 118 lokasi dan pengembangan pelabuhan diantaranya pengembangan Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Kuala Tanjung dan proyek tol laut.

Untuk meningkatkan bidang logistik, Kementerian Perhubungan juga akan menjadikan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan hubungan internasional. Hal tersebut dilihat dari arus bongkar muat (troughput) peti kemas di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok tahun 2018 yang mencapai 7,5 juta TEUs dan diharapkan dapat terus bertambah menjadi 8 hingga 12 juta TEUs di tahun 2019. Sehingga ke depannya perdagangan ke luar negeri dari Indonesia dapat ditangani oleh Pelabuhan Tanjung Priok.

Menurut Menhub, Perhubungan Laut kita sudah menyelesaikan sebanyak 118 pelabuhan. Di antaranya Kuala Tanjung yang sedang kita finalisasi. Yang juga membahagiakan bahwa Tanjung Priok semakin hari semakin baik karena mencapai jumlah logistik yang lebih banyak

3. Sektor Perhubungan Udara

Capaian pemerintah dalam 5 tahun terakhir di bidang transportasi yaitu Pembangunan Bandara Baru di 15 lokasi untuk peningkatan konektifitas antar wilayah dan peningkatan pariwisata 5 Bali Baru Indonesia.

4. Sektor Perkeretaapian

Selama 5 tahun terakhir, pemerintah sudah melakukan Pembangunan proyek Double-double Track, Reaktiviasi jalur KA, Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung dan Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya.

Sumber : Instagram Kemenhub

Pencapaian sektor transportasi yang telah dicapai oleh pemerintah dalam 5 tahun terakhir ini membuktikan kepedulian pemerintah dalam mendukung peningkatan sektor ekonomi dan pariwisata Indonesia. Dengan sistem transportasi yang tertata dengan baik dalam penyediaan akses dari tempat wisata dan menuju kawasan wisata, baik sarana maupun prasarana pendukung akan berdampak pada kemajuan sektor pariwisata. Perkembangan sektor pariwisata yang baik tentu saja dapat mendukung sektor ekonomi masyarakat sehingga menunjang kemajuan bangsa dan negara secara keseluruhan.

Kemajuan sarana dan prasarana transportasi yang mumpuni tentu saja sangat diharapkan oleh keluarga saya. Melalui transportasi yang maju dan dikelola dengan baik akan memudahkan kami berwisata ke tempat-tempat indah dan menarik di seluruh Indonesia. Mau berwisata ke tempat yang lebih jauh pun dengan sistem transportasi yang baik tidak jadi masalah, bukan?

Bagaimana dengan teman-teman, punya pengalaman menarik dengan transportasi yang ada di tempat asal teman-teman?
Website kemenhub:
http://dephub.go.id


Sosial media:
Twitter: https://twitter.com/kemenhub151
Facebook: https://www.facebook.com/kemenhub151
Instagram:
https://instagram.com/kemenhub151

 Salam takzim