Review Novel Sosial Coelho's Circle

Sebagai penikmat novel, saya termasuk pembaca yang agak lambat menyelesaikan bacaan sebuah novel terutama ketika cerita di dalamnya begitu menarik perhatian. Serupa halnya ketika saya membaca novel berjudul Coelho's Circle, untuk selesai membaca novel ini saya membutuhkan waktu yang lama. Kenapa? Saya tipe pembaca yang selalu membayangkan bagaimana ciri khas tokohnya, penggambaran suasana tempat kejadian atau penggambaran rasa yang tersirat di sana.

review-novel-sosial-coelho's-circle

Seperti novel Coelho's Circle yang banyak mengulas tempat terjadinya para pemeran di Thailand. Berhubung saya belum pernah ke Bangkok dan kota lainnya di Thailand, penggambaran keadaan suasana di sana, benar-benar saya bayangkan detil demi detil peristiwanya. Terutama saat latar belakang cerita dalam novel ini menceritakan terjadinya demo besar-besaran di negeri Gajah Putih tersebut. Begitu pula ketika kelima sahabat yang ada di novel ini saling berinteraksi, saya cenderung membayangkan bagaimana persis kejadiannya.

Itulah hal-hal yang membuat saya tidak bisa cepat menyelesaikan sebuah bacaan. Belum lagi ketika menemukan kata-kata yang indah terangkai, saya biasanya akan mengulang beberapa kali. Dalam novel Coelho's Circle ini pun, saya temukan banyak rangkaian kata-kata yang bagus dari penulisnya.

Ribet, begitu kata kakak ipar saya, hehehe! Biarlah, ya, semua orang memiliki cara masing-masing dalam menikmati sebuah bacaan, bukan?

Sebelum mengulas novel ini lebih dalam lagi, saya informasikan dahulu bahwa Novel Coelho's Circle hasil karya Nanang Chalid dan Bety Kristianto ini adalah novel sosial yang mengangkat tema mengenai Covid-19. Dan seluruh hasil penjualan novel ini akan didonasikan untuk penanggulangan dampak Covid-19. Oh iya, novel ini bisa dibeli melalui official store Benih Baik di Tokopedia, tersedia dalam paket normal dan bundling. Untuk paket bundling terdapat 4 pilihan, yakni:

  1. 1-on-1 carrier coaching session yang akan dimentori Nanang Chalid.
  2. Group carrier coaching session, juga akan dimentori langsung oleh Nanang Chalid.
  3. 1-on-1 writing fiction session, oleh Bety Kristianto.
  4. Group writing fiction session, yang juga akan dimentori  langsung oleh Bety Kristianto.

 Well, sekarang kita bahas sekilas tentang novel Coelho's Circle ini ya...

Review Novel Coelho's Circle 

review-novel-sosial-coelho's-circle

Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, novel ini berkisah tentang pandemi atau tepatnya perjuangan seorang pejuang garda depan Covid-19. Di awal novel ini, pembaca langsung dibawa pada kisah seorang dokter muda bernama Cahya Antasena yang berjuang hingga hembusan napas terakhirnya melawan virus corona. 

Mengawali membaca novel bersampul warna hitam ini, perasaan saya ikut terbawa haru. Membayangkan pedih dan hancurnya hati seorang istri ketika harus kehilangan suami, ayah dari anak balitanya, sekaligus sahabat yang telah menyelesaikan maktubnya. Terbayang bagaimana perasaan Diandra yang tidak bisa mendampingi kekasih hati saat menghembuskan napas terakhirnya, berjuang melawan Covid-19 meninggalkannya bersama putri semata wayang mereka.

Setelah menceritakan kepedihan seorang Diandra yang ditinggal pergi selamanya oleh Cahya, suami sekaligus sahabatnya pada awal bab, di bab berikutnya novel ini menceritakan bagaimana kisah pertemuan lima orang sahabat yang sama-sama merantau ke Thailand beserta kekompakan mereka selama di sana. Beragam profesi yang mereka miliki disatukan oleh kesamaan selera. Yup, lima orang yang sama-sama menyukai novel-novel karya Paulo Coelho. Itulah sebabnya persahabatan mereka dinamakan Coelho's Circle.

Sejujurnya saya baru mengenal nama Paulo Coelho, apalagi karya-karyanya, asing bagi saya. Namun dari novel ini saya jadi banyak tahu beberapa novel karya Coelho. Karena hampir sebagian besar kisah di novel ini menceritakan diskusi lima sahabat tentang novel favorit mereka tersebut. Lingkaran pertemanan yang unik, menurut saya. Cahya, Diandra, Agni, Alif dan Nid, lima orang sahabat dipertemukan karena passion yang sama.

Namun setelah kepergian Cahya, lingkaran persahabatan di antara mereka mulai terusik. Terkadang ada letupan-letupan konflik antara Diandra, Alif, Agni dan Nid. Ditambah keterpurukan Diandra usai ditinggal pergi oleh Cahya. Maksud baik seorang sahabat justru ditanggapi kurang baik oleh yang lain membuat persahabatan mereka terancam bubar.

Akankah persahabatan selama 10 tahun itu akan berakhir? Apakah mereka tetap mempertahankan Coelho's Circle yang sudah dianggap sebagai keluarga baru mereka? Penasaran? Lebih baik baca dan beli novelnya aja ya ... ^ ~ ^

Secara keseluruhan saya bisa mengambil banyak hikmah dari cerita yang bertema universal dalam kehidupan manusia, semua tentang kenangan dan harapan. Bahasan tentang persahabatan yang menguat karena kebersamaan, pertentangan dan air mata.

Berawal dari sebuah kehilangan besar dan menjadi ujian bagi keberlangsungan ikatan sebuah persahabatan. Kehilangan yang diakibatkan oleh pandemi, menciptakan banyak kisah dan cerita yang haru. Penulis novel ini mengajak pembacanya untuk bisa memaknai dan menghargai kehadiran orang lain dalam hidup kita.

Data Buku

Judul: Coelho’s Circle

Penulis: Nanang Chalid, Bety Kristianto.

Genre: Novel Sosial

Penerbit: Penerbit Buku Kompas.

Tahun terbit: 2021

ISBN: 978-623-241-887-5

ISBN: 978-623-241-888-2 (PDF) 

Novel ini didedikasikan untuk kemanusiaan. Semua hasil penjualan akan dikelola oleh tim dari benih baik untuk donasi. Jadi bagi yang ingin membaca novel bertema persahabatan ini sekaligus ingin berdonasi, bisa segera mendapatkan novel ini di Tokopedia.

Selamat terhanyut dalam kisah yang sarat dengan nilai kehidupan.

Post a comment

1 Comments

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf, untuk menghindari SPAM, komentarnya dimoderasi dulu, yaa ^~^