Doa Menyembelih Ayam Lengkap Dengan Syarat Dan Tata Caranya Sesuai Syariat Islam

Dalam Islam, terdapat aturan tersendiri tentang tata cara penyembelihan hewan ternak. Hal tersebut bertujuan agar daging hewan yang didapatkan tersebut halal untuk dikonsumsi. Selain itu, tata cara penyembelihan tersebut juga dilakukan agar hewan tak tersakiti ketika disembelih.

Allah SWT berfirman dalam surat Al Maidah ayat 3, yang artinya : “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, daging hewan yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.”
Ayam adalah salah satu hewan ternak yang banyak dikonsumsi oleh manusia. Bahkan di Indonesia sendiri, daging ayam banyak dijadikan lauk pauk untuk makanan sehari-hari. Lantas, bagaimana tata cara menyembelih ayam yang benar sesuai syariat? Dan adakah doa menyembelih ayam?

Tata Cara Menyembelih Ayam

 
Agar proses penyembelihan hewan yang dilakukan sah sehingga daging sembelihan berkah dan halal dikonsumsi menurut syariat Islam, maka penyembelihan harus memenuhi empat persyaratan di bawah ini :
 
Syarat pertama bagi penyembelih. Penyembelihan hewan harus dilakukan oleh orang Islam atau ahli kitab dengan menyebut nama Allah SWT.

Syarat kedua adalah hewan yang disembelih harus yang halal dikonsumsi. Dalam hal ini, ayam termasuk hewan ternak yang halal dikonsumsi. Adapun contoh hewan yang haram dikonsumsi meski disembelih sesuai dengan syariat Islam adalah babi.
 
Syarat yang ketiga adalah alat yang digunakan harus tajam sehingga dapat mempercepat proses penyembelihan dan tidak menyiksa hewan yang disembelih. Alat penyembelih yang digunakan bisa terbuat dari besi, logam, batu, atau kayu yang memiliki sisi tajam dan tidak boleh menggunakan alat yang terbuat dari gigi, kuku, atau tulang.

Syarat terakhir adalah anggota tubuh hewan yang disembelih tidak boleh sembarangan. Caranya adalah dengan menyembelih bagian leher, memotong urat saluran pernapasan, dan urat saluran makanan.

Untuk hewan ternak yang tidak bisa disembelih di bagian lehernya karena liar atau jatuh ke dalam lubang, maka boleh disembelih di semua bagian tubuhnya, asalkan hewan tersebut mati karena cara penyembelihannya tersebut.

Adapun tata cara menyembelih hewan ternak termasuk juga ayam yang sesuai dengan syariat Islam secara lengkap adalah sebagai berikut : 
  1. Syarat penyembelih harus beragama Islam, dewasa (baligh), serta berakal sehat. 
  2. Harus memastikan ayam yang akan disembelih dalam keadaan masih hidup, sehat, dan juga bersih.
  3. Disunnahkan untuk menghadapkan ayam ke arah kiblat.
  4. Penyembelih harus melafazkan “Bismillahi Allahu Akbar” atau “Bismillahirrahmanirahiim.”
  5. Proses penyembelihan dilakukan pada bagian pangkal leher ayam dengan memutuskan saluran pernafasan, saluran makan, dan juga dua urat lehernya (pembuluh darah di kanan dan kiri leher) dengan hanya sekali sayatan tanpa mengangkat pisau. 
  6. Penyembelihan ayam dilakukan mulai dari bagian leher dan tidak memutuskan tulang leher. 
  7. Pastikan pisau yang digunakan harus setajam mungkin dan bersih. 
  8. Pastikan bahwa matinya ayam disebabkan oleh proses penyembelihan tersebut.
  9. Biarkan darah ayam keluar minimal 3 menit sebelum melakukan proses selanjutnya. Posisi ayam boleh digantung untuk memaksimalkan pengeluaran darah. 
  10. Proses penanganan berikutnya dilakukan dengan kondisi bersih agar ayam tidak terkontaminasi bakteri, najis, atau barang haram.

Ketika menyembelih ayam, setelah mengucapkan “Bismillahirrahmanirahiim”, penyembelih bisa melanjutkannya dengan membaca doa menyembelih hewan ternak di bawah ini : 

“Allâhumma hâdzihī minka wa ilaika, fataqabbal minnī yâ karīm.”

Artinya : “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub-ku.”

 Semoga bermanfaat
Salam takzim



Post a Comment

1 Comments

  1. Hemm, ini penting banget lho buat siapapun apalagi dalam hal menyembelih membutuhkan pengetahuan yang mendalam.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf, untuk menghindari SPAM, komentarnya dimoderasi dulu, yaa ^~^