"Bu, besok hari terakhir transfer pembayaran buat karyawisata ke Bali."
"Loh, jadi ya? Katanya enggak jadi ikut?"
"Iya, Azel jadi ikut ke Bali, Bu. Padahal kemarin bilangnya mau pergi ke Malang bareng keluarganya."
"Jadi kalau Azel ikut, kakak juga jadi ikut?"
"Iya!"
Deuh ini anak, padahal emaknya sudah santai. Soalnya kalau dia enggak ikut karyawisata yang diadakan oleh sekolahnya, biayanya bisa dialokasikan untuk yang lainnya, kan? hihihi  ...

 Persiapan Karyawisata ke Bali

Rencananya anak kelas XI SMAN 8 Bandung mau berwisata ke Bali. Diharapkan semua muridnya mengikuti kegiatan tersebut. Dari data minggu lalu, kelas kakak baru sekitar 10 orang yang mau turut serta. Anak sulung saya termasuk yang masih ragu untuk ikut berwisata. Karena kabarnya sahabatnya tidak akan ikut. Namun, akhirnya dia bersama sahabatnya sepakat untuk ikut berkaryawisata ke Bali.

Jauh hari sebelumnya, sekolah bersama pihak dari travel sudah mengajukan angket moda transportasi keberangkatan karyawisata. Untuk keberangkatan, peserta tour akan menggunakan tansportasi udara. Ada dua pilihan pesawat yang akan mereka gunakan. Rencana pertama, keberangkatan melalui Bandara Husein dan opsi yang kedua menggunakan pesawat dari Bandara Soekarno Hatta. 

Jika keberangkatan menggunakan maskapai Air Asia melalui Bandara Soekarno Hatta, peserta diberikan konpensasi biaya sekitar Rp. 300.000 hingga Rp. 400.000. Penambahan dana ini untuk tambahan biaya perjalanan Bandung-Jakarta.

Menanggapi beberapa opsi yang diajukan, beberapa orang tua sepakat dengan rencana pertama yaitu melalui Bandara Husein. Selain pertimbangan meminimalisir biaya keberangkatan, untuk menuju Jakarta, peserta harus berangkat saat dini hari untuk mengejar jadwal penerbangan di pagi hari.

Untuk biaya karyawisata-nya sendiri memerlukan biaya sebesar Rp. 3.750.000 yang meliputi tiket air asia, biaya sewa bis, akomodasi 3 malam di hotel pilihan, konsumsi 14 kali makan, asuransi, obat-obatan P3K dan oksigen, kaos karyawisata, doorprize, hiburan dan dokumentasi.

Itinerary Karyawisata Ke Bali

Untuk melakukan perjalanan wisata ke Bali, pihak sekolah telah menyerahkan daftar acaranya kepada pihak travel. Karyawisata selama 5 hari tersebut telah terjadwalkan tempat wisata yang akan dijadikan tujuan wisata. Saya cermati tempat mana saja yang akan dikunjungi oleh putri sulung saya itu. Dengan mengetahui tempat wisata yang akan dituju, saya dan si sulung bisa memperkirakan barang apa saja yang akan dibawa ke sana.

Dengan mengetahui destinasi wisatanya, anak perempuan saya bisa mempersiapkan busana yang sesuai. Jangan sampai salah kostum, deh! Bayangkan saja, pergi bermain ke pantai menggunakan busana yang tebal, pasti akan terasa panas, bukan? Ujung-ujungnya nanti tidak bisa menikmati liburan di sana.

Destinasi wisata yang akan dikunjungi oleh anak saya dan rombongan dari Bandung, merupakan tempat wisata yang sudah terkenal dengan keindahannya. Yuk, kita lihat seperti apa daerah wisata yang akan dikunjungi anak-anak SMA tersebut saat berkaryawisata ke Bali!

1. Tanah Lot

Setelah landing di Bandara Ngurah Rai, rombongan akan menaiki bis menuju Tanah Lot. Objek wisata Tanah Lot berada sekitar 13 kilometer di sebelah selatan Kota Tabanan. Di lokasi ini terdapat dua buah pura yang besar. Yang satu berada di atas bongkahan batu dan satunya lagi berada di atas sebuah tebing. Pura tersebut digunakan untuk memuja para dewa penjaga laut. Untuk para pencari pemandangan indah saat matahari terbenam, tempat ini merupakan tempat yang cocok untuk menikmati keindahan lembayung senja.

mempersiapkan karyawisata ke bali
Tanah Lot (source : wikipedia)

2. Bali Zoo

Tempat wisata Bali Zoo merupakan salah satu kebun binatang terbaik di Asia-Pasifik. Area pelestarian satwa yang hampir punah ini terdapat di Gianyar Bali. Tempat ini menampung sekitar 450 jenis satwa yang dilindungi seperti jalak bali, merak, kasuari, elang, harimau Sumatera, singa, rusa, kangguru, dan hewan langka lainnya. 


Bali Zoo menawarkan beberapa wahana menarik seperti Miniapolis Jungle waterplay, Animal encounters, animal show, petting zoo, elephant safari, dan lain-lain.
mempersiapkan karyawisata ke bali
Bali Zoo (source : bali-zoo. com)

3. Kintamani


Dataran tinggi Kintamani merupakan salah satu tempat wisata favorit yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Letaknya yang berada di ketinggian menyediakan pemandangan alam yang begitu mempesona. 

Begitu mengetahui destinasi yang akan dikunjungi berada di ketinggian, putri saya mulai mempersiapkan baju yang agak tebal untuk menghangatkan tubuh dari terjangan udara dingin saat di ketinggian.

4. Water Blow Nusa Dua


Setelah mengunjungi tempat wisata yang ada di ketinggian, rombongan pun rencananya akan menuju Water Blow Nusa Dua. Tempat wisata yang berada di pinggir pantai. 

Namun sebenarnya Water Blow Nusa Dua bukan pantai. Di tempat ini terdapat tebing yang selalu dihantam oleh ombak Samudra Hindia Selatan. Wisatawan datang ke tempat ini, menyaksikan ombak yang menerjang tebing terjal dan terhempas ke atas.
mempersiapkan karyawisata ke bali
Water Blow Nusa Dua (source: rentalmobil bali. net)

5. Tanjung Benoa Watersport


Bagi pecinta water sport, barangkali nama Tanjung Benoa bukanlah hal yang asing lagi. Tempat ini berada di Bali bagian selatan. Wisata air yang disediakan di sana meliputi banana boat, parasailing, seawalker, parasailing adventure, scuna diving dan 8 wahana air lainnya.

Selain menikmati keindahan dan bermain di wahana water sport, pengunjung juga bisa menikmati hutan mangrove (bakau). 

6. Pantai Pandawa


Pantai ini memiliki pasir putih yang terkenal di Bali. Banyak dikunjungi oleh wisatawan manca negara. Pantai Pandawa terletak di Desa Kutuh, Kabupaten Badung.
mempersiapkan karyawisata ke bali
Pantai Pandawa (souce: water-sport-bali. com)

7. Garuda Wisnu Kencana


Di sebelah selatan pulau Bali terdapat Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK). Tempat wisata ini terletak di Desa Ungasan, Kuta Selatan.  Di tempat ini terdapat patung berukuran raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi garuda setinggi 120 meter.

Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter dari atas permukaan tanah atau sekitar 263 meter di atas permukaan laut.

Jika dilihat dari beberapa destinasi yang akan dikunjungi oleh anak saya merupakan tempat wisata pantai, sepertinya yang banyak dipersiapkan adalah alat pelindung dari sinar matahari, seperti topi, kaca mata dan tentu saja krim pelindung sinar matahari. 

Selain itu, anak saya juga lebih memilih menggunakan pakaian yang simple dan nyaman digunakan. Untuk mempersiapkan kunjungan ke dataran tinggi, dia memilih membawa jaket atau sweater. Sesekali anak saya meminta pendapat kepada ibunya ketika membuat list barang yang akan dia bawa. Saya sarankan untuk membawa barang yang benar-benar akan digunakan saja. Jangan sampai terlalu banyak membawa bawaan. Karena jika terlalu berat bisa dikenakan biaya bagasi, bukan?

Tidak hanya pakaian dan perlengkapannya, saya juga menyarankan anak perempuan itu untuk membawa obat-obat pribadinya. Untuk berjaga-jaga saja, kalau keinginan saya, sih, dia sehat-sehat saja hingga kembali ke Bandung

Mendampingi anak mempersiapkan karyawisata menjadi kegiatan yang mengasyikkan menurut saya. Selain bisa saling bertukar pikiran, kami juga bisa memperbincangkan keindahan tempat wisata yang akan dituju.

Dan ternyata, terbersit keinginan untuk bisa ke sana juga, dong! Hehehe. Keindahan alam Pulau Dewata memang sangat mempesona. Wajar saja jika para wisatawan yang berkunjung bisa membuat Bali maju di sektor wisatanya. 
Anak bungsu saya pun tertarik melihat gambar-gambar yang melukiskan keindahan alam di Pulau Bali. Dan dia mengajak ayah dan ibunya untuk pergi berlibur juga ke sana.

Untuk tempat wisata yang akan dikunjungi sebenarnya sudah terbayang. Begitu pula dengan perlengkapan yang perlu dibawa. Yang masih perlu dipikirkan adalah transportasi menuju ke Bali. Pertama yang kami lakukan yaitu mencari data tiket air asia. Maskapai yang satu ini menjadi salah satu moda transportasi yang kami pilih, terutama ketika ada tiket promo air asia.

Seperti pada umumnya, lebih mudah mencari tiket pesawat di situs online terpercaya seperti pegi-pegi.com. Tidak hanya tiket pesawat, di situs online tersebut juga tersedia tiket kereta api dan booking hotel. Situs pegi-pegi sangat cocok untuk keluarga saya. Karena kami jika ke mana-mana selalu berempat, maka harus mencari tiket yang murah dan sesuai dengan budget. 

Cara memesan tiketnya pun cukup mudah. Kita hanya tinggal memasukkan tanggal pemberangkatan dan jumlah tiket yang akan dipesan, lalu akan terpampang berbagai kisaran harga yang dapat dipilih. Cukup memudahkan.

Sekarang tinggal menentukan kapan waktu yang tepat untuk liburan bersama sekeluarga. Untuk saat ini kami lebih fokus pada acara karyawisata si kakak. Nanti setelah kakak pulang, kami akan mendiskusikan waktu yang tepat untuk berlibur. Hal ini memang menjadi kebiasaan di keluarga kami. Selalu membicarakan terlebih dahulu kapan waktu akan pergi liburan dan tempat wisata mana saja yang akan kami kunjungi. 

Serupa saat kami liburan ke Museum Kapal Samudra Raksa di kawasan Candi Borobudur, berpetualang memacu adrenalin di Lava Tour Gunung Merapi atau pergi ke tempat yang dekat seperti berwisata di Ciater Highland

Nah, bagaimana dengan teman-teman? Liburan sekolah nanti, mau pergi berlibur kemana?