Thursday, 30 May 2019

Wisata Edukasi: Taman Sejarah Kota Bandung

Berwisata bagi masyarakat pada umumnya merupakan kegiatan untuk keluar dari kejenuhan aktivitas sehari-hari. Berkunjung ke tempat menarik dengan pemandangan yang eksotis memberikan banyak manfaat seperti keluar dari rutinitas yang menjenuhkan dan melelahkan. Selain itu, berwisata juga bisa membangkitkan motivasi, meningkatkan kebugaran tubuh, dan merangkai momen yang tidak terlupakan dengan keluarga.
wisata edukasi taman sejarah kota bandung

Kini manfaat berwisata berkembang lebih luas lagi. Sebagian orang melakukan perjalanan wisata, selain untuk refreshing juga sekaligus ingin belajar. Apalagi kini sudah banyak tempat wisata edukatif yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Termasuk di Kota Bandung.

Kota Bandung juga banyak menyediakan tempat wisata edukatif, diantaranya Taman Sejarah Bandung. Taman ini berada di pusat kota, di belakang Balai Kota Bandung, tepatnya. Merupakan salah satu taman tematik di kota kembang sekaligus menambah kawasan terbuka hijau di kota yang dikenal sebagai paris van java itu.

wisata edukasi taman sejarah kota bandung

Taman ini disediakan untuk masyarakat yang ingin berlibur sekaligus menambah wawasan serta belajar sejarah. Untuk bisa mengetahui sejarah Kota Bandung, masyarakat tidak dipungut biaya sepeser pun. Cukup menarik untuk dikunjungi, bukan?

Sebagai warga Bandung yang terbilang sudah cukup lama tinggal di ibu kota Provinsi Jawa Barat, rasanya enggak afdol, deh, kalau belum berkunjung ke taman yang akses untuk mencapai ke lokasinya sangat mudah ini. Apalagi di taman tersebut sejarah Kota Bandung disajikan dalam media yang unik. Yup, kita bisa banyak belajar sejarah Bandung melalui coretan mural sekitar 16 gambar, ada juga relief tentang pendiri Kota Bandung dan juga foto para walikota Bandung yang tertera di kaca akrilik.

wisata edukasi taman sejarah kota bandung
Relief yang terdapat di dinding taman seluas 2000 meter persegi itu, menceritakan perjalanan pimpinan Kota Bandung dalam mengelola kota pada masa keluarga Wiranatakusumah.Tertulis semua prestasi dan keberhasilan para bupati dalam mengelola kota pada saat itu.

Seperti pada zaman Raden Adipati (R.A) Wiranatakusumah II/Dalem Kaum di tahun 1794-1829. Beliau memindahkan Ibu Kota Kabupaten Bandung ke Kota Bandung. Melakukan perjalanan bersama 3 orang Kapetengan (pendampingnya) saat itu, yaitu Eyang Dipa, Eyang Jenggot dan Eyang Janalim. Pada waktu itu, Ibukota Kabupaten Dayeuh Kolot sudah dipandang tidak layak karena sering mengalami kebanjiran.

wisata edukasi taman sejarah kota bandung
Pemerintahan selanjutnya yang dipimpin oleh Raden Adipati (R.A) Wiranatakusumah III/ Karang Anyar 1829-1846, berperan meletakkan dasar-dasar kepemimpinan yang modern. Beliau menitikberatkan pendidikan dan ide-ide Keislaman serta tatanan pendidikan dan kesenian dalam kehidupan bermasyarakat. Wiranatakusumah III juga merupakan pendiri Mesjid alun-alun Kota Bandung

Pemerintahan Kota Bandung pada tahun 1846-1874, berada di bawah pimpinan Raden Adipati (R.A) Wiranatakusumah IV/ Dalem Bintang. Beliau saat mengelola Kota Bandung selain berhasil meningkatkan produksi kopi juga berjasa dalam memajukan pertanian dan pembangunan daerah. Peristiwa yang menarik di era pemerintahannya, beliau berhasil melakukan pengembangan Ibukota Kabupaten Bandung menjadi semakin ramai. Penerapan undang-undang agraria dan dampaknya serta Berorganisasi Priangan, dibarengi dengan pemerintahan yang semakin mantap.

Wiranatakusumah IV terkenal sebagai bupati yang progresif. Beliau yang meletakkan dasar MASTERPLAN 1850 Kabupaten Bandung yang dikenal Negorij Bandoeng. Dan di tahun yang sama, Wiranatakusumah IV menyempurnakan pendopo Kabupaten Bandung dan MAsjid Agung. Kemudian pada tahun 1866 memprakarsai pembangunan sekolah Guru (Kweekschool) atau sekolah RAJA dan mendirikan sekolah untuk para menak.

Relief berwarna keemasaan yang lainnya, mencatatkan sejarah pemerintahan R.A. Kusumadilaga yang memimpin Bandung pada tahun 1874-1893. Pada masa pemerintahan Kusumadilaga, kehidupan ekonomi rakyat mengalami kemajuan melalui sistem koperasi. Beliau juga menginisiasi pembentukan Badan Amil Zakat dan cikal bakal koperasi dengan menggerakkan Rowis (setingkat RW saat ini).

Tidak hanya Badan Amil Zakat, Kusumadilaga juga memprakarsai pembangunan di kawasan Braga dan membangun jalur kereta api dari Bandung ke Surabaya serta menghidupkan perekonomian dengan membangun cikal bakal perdagangan yang sekarang dikenal dengan kawasan PASAR BARU. Ramainya jalur kereta api Bandung - Surabaya mendukung pengembangan kawasan itu, karena stasiun kereta api Bandung berakhir di wilayah Pasar Baru.


Menyambung pemerintahan Kusumadilaga, pada tahun 1893-1918 Bandung berada di bawah pemerintahan Raden Adipati Aria Martanagara. Beliau juga memiliki prestasi dalam meningkatkan produksi kopi, memproduksi genteng untuk atap rumah penduduk, membangun sejumlah irigasi dan jembatan penghubung, mengadakan gerakan penanaman ketela pohon dan membuka serta memperluas daerah persawahan.

Atas keberhasilannya, R.A. Aria Martanagara memperoleh penghargaan berupa Bintang Mas (Besluit 27 Agustus 1900 No. 2) dan gelar Adipati (Besluit 29 Agustus 1906). Dia juga menerima Songsong Kuning dan menerima tanda kehormatan Officer Kroon Orde van Siam. Bupati Aria juga dikenal sebagai bupati pujangga dengan karya yang terkenal seperti Babad Sumedang, Wawacan Batara Rama, Wawacan Angling Darma dan Babad Raden Adipati Aria Martanagra (otobiografi).


wisata edukasi taman sejarah kota bandung

Pemerintahan Bandung selanjutnya dipimpin oleh R.A.A.H Wiranatakusumah V/Dalem Haji. Beliau merupakan anak dari Raden Adipati Kusumadilaga. Di usia 24 tahun, beliau sudah dapat menjalankan pemerintahan Kabupaten Bandung, Kemampuan beliau yang mendalam tentang Keislaman membuatnya dibanggakan. Karena sangat jarang pejabat yang menguasai kebudayaan Suda sekaligus  paham di bidang keagamaan. 


Wiranatakusumah V setelah menjabat sebagai Bupati Kabupaten Bandung juga menjabat sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), anggota PPKI (sebelum dan setelah kemerdekaan, beliau yang mengumpulkan mandat raja-raja di Nusantara, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Raja-raja Nusantara untuk bergabung dalam NKRI.

Tidak hanya itu, Wiranatakusumah juga pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri 1945 dan Ketua Dewan Pertimbangan Agung.

Tahun 1947-1956 Bandung berada di bawah kepemimpinan Raden Tumenggung Male Wiranatakusumah VI. Pada masanya, Bandung terjaga keamanan dan ketertibannya. Dari mulai memberantas Gerombolan DI/TII hingga mengadakan Gerakan Anti DI/TII. Saat itu, beliau mengerahkan kurang lebih 35.000 rakyat di Kawadanaan Cililin mengadakan "Gerakan Sisir" dengan tentara. Hasilnya bisa membuat 80 orang gerombolan tersebut menyerah.



Pengunjung Taman Sejarah Bandung tidak hanya bisa mengenal keberhasilan pemerintahan masa pemerintahan Wiranatakusumah saja. Di bagian lain dari taman ini, juga terdapat jejeran akrilik kaca yang memuat para walikota Bandung beserta prestasinya.

Salah satu walikota yang terkenal seperti H. Ateng Wahyudi masa pemerintahan tahun 1983-1993. Bandung berhasil mendapatkan Piala Adipura saat berada di bawah pemerintahan beliau yang terkenal perhatian pada kebersihan kota. H. Ateng Wahyudi juga merupakan pembuka tradisi Walikota Bandung secara tidak langsung menjadi Ketua Umum Persib. 
Banyak pihak yang menyebut Ateng Wahyudi sebagai sosok pembina bertangan dingin. Buktinya belum genap setahun beliau sudah mengantarkan Persib menjadi Juara Kompetisi Divisi Utama tahun 1986.
 
wisata edukasi taman sejarah kota bandung

Di kaca akrilik yang lain, tercatat pula pemerintahan Kota Bandung di masa pemerintahan H. Dada Rosada (2003-2013). Di kala itu terselenggara event internasional  momentum peringatan 50 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) 2005, yang menjadikan kota dengan julukan Paris van Java ini, memiliki akses dan infrastruktur yang lebih berkualitas. Di mulai dengan pembangunan flyover Pasupati, Tol Cipularang, perluasan bandara hingga rehabilitasi lingkungan.

H. Dada Rosada juga dikenal sebagai ikon perubahan kota kembang. Masyarakat kini bisa melihat kota seluas 16.729, 50 Ha berkembang menjadi kota metropolitan yang tetap mempertahankan karakteristik sebagai kota sejarah yang melestarikan keindahan, modern, aman dan nyaman.

wisata edukasi taman sejarah kota bandung

Saya bersyukur bisa menjadi bagian masyarakat Kota Bandung yang bisa menikmati keberhasilan para pejabat dalam mengelola kota kembang. Kehadiran taman-taman kota, tempat wisata edukasi dan berbagai fasilitas umum yang tertata baik, dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanergara.

Seperti Taman Sejarah Kota Bandung, yang menjadi tempat wisata murah meriah di Kota Bandung. Masyarakat bisa belajar sejarah Kota Bandung sambil menghirup sejuknya udara di bawah pohon besar yang rindang, serta menikmati dinginnya air yang berada di kolam kota.

Nah, tidak ada lagi alasan untuk tidak berkunjung ke Kota Bandung, bukan? Tata kota dan infrastruktur yang baik, ditambah banyaknya taman kota yang asri, tempat wisata menarik serta aneka kuliner enak yang tersedia di kota kembang, sayang sekali untuk dilewatkan, loh! Ditunggu, ya ... :))
         Salam takzim

 

29 comments:

  1. Wah keren banget ini wisata sejarah di Bandung. Jadi tahu kehebatan Raden Wiranatakusumah, Kusumadilaga, sampai H. Ateng. Kapan2 pengen ah main ke Bandung

    ReplyDelete
  2. Jadi, apa yang menjadi cerita awal Bandung dapat julukan Paris van java dalam konferensi Asia Afrika tahun 2005 mba? Ku kepo heheh

    ReplyDelete
  3. Whoaaa, Akuuu pengin banget bisa main ke sini.
    Ajak bocils juga biar nambah wawasan sekaligus menghirup udara BDG nan segar :D
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  4. Saya suka banget kalau tiap daerah dibangun wisata edukasi kayak gini. Anak-anak dan kita pun jadi melek sejarah. Kaca akrilik itu keren bangeeet.
    Noted untuk ke Bandung, dimasukkin di list nih. Tfs mak. ^^

    ReplyDelete
  5. Ya ampuun, aku sering ke bandung, ke PVJ juga, tapi kenapa gak ngeh ada taman ini yaaa..
    Nanti aku mau coba kesini ahh, pas lebaran pas bgt mau ke bandung jugaaa :)

    ReplyDelete
  6. Wah menarik banget nih. Berharap di Solo juga ada taman sejarah seperti ini. Jadi anak2 juga bisa belajar sejarah daerahnya sendiri dengan cara yang menyenangkan. Kerena ya Bandung.

    ReplyDelete
  7. Kokta Bandung memang layak jadi destinasi wisata dan belajar sejarah di sana. Detail banget mbak informasinya, pulang2 bergizi dengan mendapat banyak pengetahuan di Taman Sejarah Bandung ini ya hehehe
    Terima kasih

    ReplyDelete
  8. wah keren ini tempatnya, dan gratis pula untuk masuk ke sana.
    Suatu saat kalau ke Bandung harus disempatkan main-main ke sini.
    Awal bulan kemarin, ke Bandung mainnya ke jaya plaza sama BEC aja hehe...

    ReplyDelete
  9. Ke Bandung tuh banyak banget pilihan kunjugan tempat wisatanya mba. Aku sampe binggung mau kemana. Hahha. Tapi tempat wisata sejarah seperti ini aku suka mba. Jaid bahan pelajaran juga bagi anak anak :)

    ReplyDelete
  10. Saya dan suami seneng ke tempat-tempat bersejarah seperti ini. Apalagi kalau suasananya adem. Bisa buat jalan-jalan santai. Catat ah nanti klo ke Bandung mampir.

    ReplyDelete
  11. Di Bandung banyak banget tamannya, ini yang taman sejarah Bandung menarik juga. Ada kolamnya itu asik ya, bisa bermain air jadi seger abis jalan-jalan trus nyemplung di situ

    ReplyDelete
  12. Ulasannya komplit banget tentang Adipati-adipati Bandung jaman dulu. Memang ya, Bandung dari dulu keren. Pemimpinnya pun luar biasa. Pantas sampai saat ini Bandung itu tetap bagus dan berkembang, karena sudah sejak dulu luar biasa. 😍😍

    ReplyDelete
  13. Ternyata banyak juga nih tempat wisata yang harus dikunjungi saat nanti berlibur ke Bandung. Lihat beberapa ulasan teman-teman mengenai tempat wisata di Bandung langsung aku masukkan dalam list destinasi liburan Bandung.

    ReplyDelete
  14. Kalau saya ke Bandung lagi, pasti bakal mampir ke sini. Sebagai penyuka sejarah, taman ini menarik sekali. Ada kisah di relief dan pengenalan tokoh2 sejarah di kaca akrilik 

    ReplyDelete
  15. Nah, tugas selanjutnya adalah merawat Taman Sejarah secara kesinambungan!

    ... karena aku pernah melihat fakta taman di sekitar perumahanku, taman yang awalnya terlihat keren dan asri, namun lama-lama tak dirawat, membuat miris hati.

    Semoga ini tidak terjadi di Bandung ya, mba...

    ReplyDelete
  16. Di Bandung memang banyak wisata taman yang free salah satunga balkot yang bersejarah.. makanya gak bs mobe on dari Bandung hihi

    ReplyDelete
  17. Semoga libur lebaran nanti bisa sempet keliling Bandung ya

    ReplyDelete
  18. Semoga libur lebaran nanti bisa sempet keliling Bandung ya

    ReplyDelete
  19. Yes, banyak alasan berkunjung nih ke Bandung, salah satunya ya untuk mengunjungi Taman Sejarah Bandung ini. Bagus banget ya penyajian sejarah Bandung, ada yang menggunakan media akrilik juga. Tampilannya jadi beda dan menarik.

    ReplyDelete
  20. Taman wisata sejarah jadinya ya mak. Dah lama ga ke bandung. Nanti nunggu anak gedean ah bisa jalan-jalan lagi ngeBandung😍😍😍😍

    ReplyDelete
  21. Blum bnyk nih tempat yg hrs di explore klo k Bandung mau juga sesekali ngunjungin ini ajak anak2 sekalian ada edukasinya

    ReplyDelete
  22. AKu juga pengen bangeet mampir ke museum di Bandung.. learn more about the history of the city

    ReplyDelete
  23. Ini tempatnya asyik banget ya, musim liburan begini perlu ajak anak ke Bandung nih.

    ReplyDelete
  24. Mbaaak ini mah bukan sekedar taman kayak biasa aku berkunjung ke taman dekat rumah. Ini sih lebih mirip apa ya, museum atau apa gitu. Sejarahnya komplit. Klo berkunjung ke Bandung, mau banget mampir. Pengin nyeburin kaki di kolam taman. Bening ituuuh.

    ReplyDelete
  25. Setujuu...
    Main ke Bandung mah...bahagia banget.
    Dari mulai ruang publiknya banyak, kulinernya enak, suasananya pun ramah.

    Btw,
    Sejarah Bandungnya mantep banget, teteh..
    Aku jadi tahu kalau Masjid Agung Bandung itu sudah tua yaa..
    Uda melewati tahap renov belum, teh?

    ReplyDelete
  26. Wah seru kalau bis aberkunjung ke tempat2 yg mbk sebut itu. Aku nih blm pernah bener2 jelajah Bandung. Ternyata banyak tempat yg menawarkan wisata edukatif khususnya buat belajar sejarah yaaa tfs

    ReplyDelete
  27. Bandung emang top deh untuk urusan taman tematik gini.. jadi alternatif sarana liburan murah di bandung ya

    ReplyDelete
  28. Ya Allah Bandung. Baru berkunjung sekali doang aku. Di seputaran alun2 dan asia afrika. Pengen juga ke sini mba Nurul ajakin mauuu

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf, untuk menghindari SPAM, komentarnya dimoderasi dulu, yaa ^~^