Friday, 22 November 2019

Inilah Tips Memilih Nama Domain Untuk Blog



Bagi pengguna blog, baik yang baru ataupun yang sudah lama berkecimpung di dunia blogging, memiliki nama domain adalah hal yang penting. Yang dimaksud nama domain sendiri yaitu nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasikan nama server komputer. Misalnya web server, email server yang ada di jaringan komputer atau internet.



Penggunaan nama domain berfungsi untuk mempermudah siapa pun yang menggunakan internet pada waktu melakukan akses ke server. Selama ini pengguna internet untuk masuk ke server harus menghafal deretan angka yang rumit atau yang kita kenal sebagai alamat IP. Dengan nama domain kita bisa mudah masuk ke server tanpa harus mengingat deretan angka.

Selama ini nama domain dikenal sebagai istilah URL atau alamat website.

Agar kita mudah masuk ke jaringan internet dan memudahkan kita saat mempromosikan blog milik kita, ada beberapa tips untuk memilih nama domain pada saat pertama kali membuat blog.


1. Hindari menggunakan domain gratis

Mengapa kita harus menggunakan domain berbayar? Domain gratis biasanya digunakan oleh blog-blog spam yang bisa merugikan dan suatu saat bisa kena banned oleh Google. Selain itu performa blog jadi terlihat kurang bagus dan terlihat tidak profesional.


2. Pilih nama domain yang unik

Sebaiknya kita gunakan nama domain yang seunik mungkin. Usahakan tidak meniru nama domain yang sudah terdaftar. Misalnya blog kita membahas tentang kisah perjalanan atau travelling, maka sebaiknya tidak menggunakan kata “travel” pada nama domain kita. Karena biasanya nama tersebut sudah banyak yang memakainya.

3. Pastikan nama domain mudah diucapkan dan diingat serta ditulis

Ada hal yang tidak kalah penting yaitu nama domain harus mudah diucapkan, diingat serta mudah untuk ditulis. Hal tersebut penting untuk memudahkan kita saat melakukan promosi blog, khususnya saat promosi offline. Jadi misalnya bisa ada rekan, kerabat atau tetangga menanyakan nama blog kita, kita tidak perlu bingung memberitahukannya.

4. Hindari pemilihan nama berdasarkan trend

Untuk hal berikutnya yang tidak kalah penting ini sebenarnya tergantung dari topik blog kita. Tidak masalah jika blog kita memang secara khusus membahas satu topik yang lagi nge-trend, saat memilih nama domain yang disesuaikan dengan trend.

Contohnya saja pada saat manfaat kulit manggis sedang nge-trend, kita boleh saja menggunakan nama domain seperti infokulitmanggis.com, jika memang topik blognya hanya khusus membahas mengenai kulit manggis. Namun bila dalam domain tersebut nantinya akan membahas manfaat buah lainnya dan akan dikelola dalam jangka waktu yang panjang, sebaiknya tidak menggunakan nama kulit manggis di nama domain.


5. Menggunakan ekstensi yang popular di internet

Dalam memilih nama domain, sebaiknya mencari domain dengan ekstensi dot com. Mengapa? Karena ekstensi dot com merupakan ekstensi yang paling popular di internet. Namun jika tidak menemukan nama domain dengan ekstensi dot com yang cocok, bisa menggunakan ekstensi dot net. Ekstensi dot com merupakan domain paling popular kedua.





6. Membeli domain di tempat terpercaya

Memilih tempat mendaftarkan domain tidak kalah penting dari memilih nama domain sendiri. Hindari mendaftarkan nama domain di tempat yang tidak jelas hanya karena ada promo murah atau diskon besar-besaran. Pilihlah tempat untuk beli domain yang terpercaya seperti Qwords.


Siapa pun tidak mau jika suatu saat nanti kehilangan akses domain milik kita karena penyedia nama domainnya menghilang tanpa jejak, bukan? Apapun alasannya, entah penyedia domainnya bangkrut atau mengalami kendala lainnya.


Oleh karena itu, selidiki terlebih dahulu tempat penyedia nama domain yang akan kita pilih. Berapa lama tempat penyedia domain itu berdiri? Apakah banyak yang sudah menggunakan jasa penyedia domain tersebut? Apakah harga yang ditawarkan cukup masuk akal? Apakah tempat tersebut sudah terakreditasi oleh ICANN?


7. Hindarkan penggunaan domain bekas

Domain bekas? Iya, sebaiknya tidak menggunakan nama domain yang sudah pernah terdaftar dengan nama orang lain. Kadang kala ada domain atas nama orang lain yang sudah expired, didaftarkan lagi.

Sebenarnya boleh saja kita menggunaka domain yang sudah pernah didaftarkan oleh orang lain. Hanya kadang-kadang domain tersebut sebelumnya merupakan web spam, web yang ditutup karena ada konten a susila, web dengan virus atau terdapat konten buruk lain di dalamnya.


Tidak hanya itu, banyak juga domain bekas yang sudah pernah di-banned oleh mesin pencari Google. Jika sudah di-banned Google atau oleh Google AdSense, maka domain tersebut tidak akan bisa muncul di mesin pencari serta tidak bisa dimonetisasi.


Nah, jika suatu saat mencari nama domain lalu menemukan nama domain keren yang belum didaftarkan, sebaiknya segera diperiksa. Karena kemungkinan besar domain tersebut adalah domain bekas.

Nah itulah 7 tips untuk memilih nama domain. Bagaimana menurut teman-teman, adakah tips lainnya untuk memilih nama domain? Sharing, yuk!



             Salam takzim



8 comments:

  1. Aku juga baru tahu nih, ada domain bekas yg diperjualbelikan. Iya bener, takutnya pernah kena banned yah. TFS Teh...

    ReplyDelete
  2. Saya termasuk gaptek masalah beginian Mbak. Setelah ikut training buat blog, selanjutnya dibantu adik yang memang sudah paham seluk beluk dunia digital sejak lama. Baca artikel ini, jadi tahu deh manfaat memilih domain yang baik. Makasih ilmunya Mbak.

    ReplyDelete
  3. Aku dulu pas mau bikin blog TLD sempet bingung loh Teh. Mau beli di mana, gimana caranya dan lain-lain. Untungnya gabung di komunitas jadi banyak temen yang bisa dimintain info. Dan menurut aku tipsnya teteh ini bener banget. Biar domain kita aman, rejeki pun lancar.

    ReplyDelete
  4. Waaah, sebagai newbie aku baru tau info tentang ini. Makasih mbak infonya. Kayaknya aku salah bikin nama kali ya?

    ReplyDelete
  5. Tipsnya oke banget nih mbak...
    Cara mengecek domain bekas pakai itu gimana yaa tapinya? kalo gak ada bedanya dengan domain baru kan jadi gak tahu mana yg bekas mana yang baru

    ReplyDelete
  6. Terima kasih pembelajaran ttg domainnya Mba, tp saya terus terang belum memgerti bagaimana pakai domain berbayar itu.

    ReplyDelete
  7. Nah, cara ngeceknya domain itu adalah domain bekas, gimana caranya Mbak Nurul? Duh, yuni kudu ngecek penyedia domain yuni yang blogspot nih. Dulu yuni memilih nama domain tanpa pemikiran apapun sih. Sesuai kesukaan saja kayak yunibintsaniro(dot)com dan filiasukanulis(dot)com

    Hehehe

    ReplyDelete
  8. Nah ini, baru tadi saya nyimak obrolan soal domain bekas ini di grup. DA dan PV bisa berbanding terbalik katanya.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf, untuk menghindari SPAM, komentarnya dimoderasi dulu, yaa ^~^