Teman-teman, gak terasa kita udah memasuki minggu keempat di tahun 2020 ini. Apa resolusi untuk tahun ini? Masih sama dengan tahun kemarin? Eh, atau gak buat resolusi? Untuk tahun ini, saya gak buat resolusi. Soalnya kayaknya sama dengan resolusi tahun kemarin, deh! Jadi tinggal lihat, apa saja yang menjadi bagian resolusi tahun lalu hihihi (tidak untuk ditiruu!!). Intinya sih, impian dan targetnya sama dan yang pasti tetap seputar  menerapkan pola hidup sehat dan bebas dari kondisi kritis.
perlindungan kondisi kritis dari prudential

Berbagai upaya mesti dilakukan untuk menjaga hidup tetap sehat seperti menjaga asupan makanan, olah raga teratur, istirahat yang cukup, dan rutin melakukan medical check up. Sayangnya masyarakat kita kurang telaten untuk melakukan medical check up. Termasuk saya (tutup muka pake bantal). Padahal lebih baik melakukan persiapan dan pencegahan daripada mengobati, bukan?

Diakui atau tidak biaya pengobatan itu lebih mahal jika dibandingkan dengan mencegah datangnya penyakit. Apalagi kini penyakit kritis semakin berkembang. Sekarang ini kita sering mendengar betapa bahayanya penyakit kritis yaitu kanker yang sering melanda kaum perempuan seperti kanker serviks, penyakit jantung, asam lambung Gerd dan penyakit kritis lainnya.

Seperti yang dipaparkan oleh dr. Laura Anasthasya, Sp. PD dari RS Premier Jatinegara, Jakarta di acara Prudential yang diadakan di Harris Hotel Festival Citylink.
Saya bersama teman-teman dari Blogger Bandung disadarkan oleh fakta yang dikemukakan oleh WHO yang mengatakan bahwa:

Terdapat lebih dari 68 ribu jenis penyakit dan 6172 penyakit langka unik serta terus bermunculan penyakit baru termasuk penyakit kritis.

Misalnya di wilayah Jawa Barat, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan berbagai jenis penyakit mempunyai prevelansi yang melebihi rata-rata nasional. Data kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) menunjukkan penyakit jantung diderita oleh 1,6% masyarakat, hipertensi sebanyak 9,67%, stroke sebanyak 11,4% hingga gagal ginjal kronis sebanyak 0,48%.

Penyakit yang semakin berkembang di masyarakat kini tidak terlepas dari berbagai banyak faktor, seperti lifestyle, globalisasi, perubahan iklim hingga kejadian bencana. Bahkan menurut para ahli, diperkirakan lima penyakit baru pada manusia muncul setiap tahun, tiga diantaranya bersumber dari binatang. Duh ...kan sereeem!

perlindungan kondisi kritis dari prudential
dr. Laura Anasthasya, Sp. PD dari RS Premier Jatinegara, Jakarta

Dr. Laura memberikan contoh penyakit yang bersumber dari binatang seperti kejadian banjir yang melanda Jabodetabek yang lalu. Kejadian banjir kemarin membawa air yang mengandung kencing tikus dan menimbulkan penyakit leptospirosis yang berbahaya.

Masyarakat yang terkena dampak banjir tentunya tidak akan mengira jika ada anggota keluarga mereka yang terkena penyakit yang berasal dari kencing tikus tersebut. Selain biaya pengobatan yang harus dikeluarkan juga mesti mempersiapkan dana bagi keluarga yang menjaganya. Seperti yang dikatakan dr. Laura:

"Penyakit kritis dapat menyerang siapa saja, kapan saja sehingga semestinya masyarakat tidak terpaku hanya menghindari penyakit tertentu saja. Berbagai penyakit bisa timbul akibat banyak faktor, seperti gaya hidup, globalisasi dan perubahan iklim. Penyakit kritis ini dapat berimplikasi pada aspek psikologis, sosial hingga finansial yang bisa mengganggu stabilitas ekonomi dan masa depan keluarga."

Dan kini, melihat fakta yang ada, Prudential berkeinginan untuk terus melindungi nasabahnya dari berbagai penyakit kritis. Jumlah penyakit kritis yang di-cover oleh Prudential pun semakin bertambah. Dari mulai 18 penyakit kritis. Saat ini sudah ada 112 penyakit yang bisa di-cover.

Di awal tahun 2020 ini, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) melahirkan terobosan baru dengan produk inovatif yaitu PRUTotal Critical Protection (PRUTop) dan PRUTotal Critical Protection Syariah (PRUTopSyariah). Produk ini merupakan produk pelengkap auransi tambahan inovatif pertama di industri dalam memastikan kita sebagai masyarakat Indonesia dapat terlindungi secara total, tanpa ada batasan jumlah maupun jenis penyakit kritis.


Saya dan teman-teman blogger serta media yang hadir di Funky Room, Hotel Harris Festival Citylink juga mendapat penjelasan dari Bapak Rusli Chan selaku Chief Agency Officer Prudential Indonesia. Beliau mengatakan, "Melalui kehadiran panjang selama 25 tahun, Prudential Indonesia senantiasa meingkatkan komitmennya untuk menjadikan masyarakat Indonesia hidup lebih sehat dan lebih lama melalui beragam solusi perlindungan kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang. Prudential menyadari kebutuhan masyarakat Indonesia pada perlindungan yang dinamis. Oleh karenanya dengan semangat penuh optimis meluncurkan produk PRUTop dan PRUTopSyariah, produk rangkaian sebagai solusi asuransi yang melindungi masyarakat dari kondisi kritis secara total.

perlindungan kondisi kritis dari prudential

Sejalan dengan itu, Bapak Himawan Purnama, Head of Product Development Prudential Indonesia mengatakan jika asuransi kondisi kritis saat ini terbatas pada diagnosis jenis penyakit. PRUTop dan PRUTopSyariah sebagai produk inovatif dari Prudential menawarkan konsep baru perlindungan kondisi kritis yang fokus pada perawatan, tindakan atau ketidakmampuan permanen yang terjadi akibat kondisi kritis.

Hal tersebut yang menjadikan PRUTop dam PRUTopSyariah lebih unggul di kelasnya, karena kedua produk tersebut bisa melindungi kesehatan dan finansial masyarakat Indonesia secara menyeluruh dan memastikan mereka hidup lebih tenang.

Selain itu, dengan mengusung tagline "hidup tenang dengan perlindungan total", PRUTop dan PRUTopSyariah  memberikan beberapa keunggulan utama, yaitu:
  • Perlindungan atas kondisi kritis yang lebih luas, tidak terbatas pada jumlah penyalit kritis yang dilindungi
  • Maksimal uang pertanggungan yang diberikan sebesar Rp. 5 miliar
  • PRUTop dan PRUTopSyariah yang dibeli bersamaan dengan PRUEarly Stage Crisis Cover Plus (konvensional dan syariah) merupakan perlindungan kondisi kritis yang komplit
  • Tidak ada ketentuan masa bertahan hidup (survival period)
  • Perlindungan atas penyakit kiris yang belum ditemukan (future-proof)


Lalu, siapa saja yang bisa menikmati perlindungan ganda jangka panjang tersebut? Sebagai asuransi tambahan pelengkap, siapa saja yang berusia 6 sampai 65 tahun dapat menikmati perlindungan ganda jangka panjang secara total hanya dengan menambahkan atau membeli paket PRUTop dan PRUTop Syariah.

perlindungan kondisi kritis dari prudential
Blogger Bandung bersama MC di acara Prudential
Well ... akhirnya masyarakat bisa bernapas lega. Berkat produk inovasi dari Prudential, kini masyarakat bisa hidup lebih tenang, karena memiliki proteksi untuk menghadapi kondisi yang kritis.

               Salam takzim