Monday, 20 April 2020

5 Hikmah Dibalik Pandemi Covid-19 Yang Bisa Diambil Manfaatnya

Seperti kita ketahui, pandemi Covid-19 yang muncul pada akhir tahun 2019 lalu di Wuhan telah memakan banyak korban jiwa. Virus corona ini telah menyebar dengan cepat meliputi 121 negara dan wilayah dunia. Dan pada pertengahan Maret 2020, WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menyatakan bahwa virus  jenis baru ini sudah menjadi pandemi Covid-19 secara global.

Ada yang menanggapi merebaknya wabah virus corona sebagai musibah. Bahkan sebagian orang mengutuk habis-habisan penyebab wabah tersebut. Sesungguhnya jika mau menelaah lebih jauh, kita bisa menghadapi semua ini dengan ikhlas. Yakin jika virus tersebut datang hanya menjalankan tugas Illahi. Berkeyakinan jika semua yang terjadi, pasti ada hikmahnya. Apa saja hikmah yang kita dapatkan dibalik Pandemi Covid-19 yang membuat kita harus banyak diam di rumah aja?

Yaitu) orang-orang yang apabila menimpa kepada mereka suatu musibah, mereka berkata: Sesungguhnya kita ini dari Allah, dan sesungguhnya kepadaNya­lah kita semua akan kembali. (Qs : Al-Baqarah : 156).

Hikmah Dibalik Pandemi Covid-19

Saya yakin dibalik semua peristiwa pasti Allah memberikan maksud tertentu. Tugas kita sendiri yang harus mencari dan wajib mensyukurinya. Setidaknya ada 5 hikmah dibalik wabah corona yang bisa kita dapatkan yaitu:

Mempererat Ikatan Anggota Keluarga

Salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran virus corona  yaitu dengan cara menjaga jarak sosial. Menghindari berkumpul dengan orang banyak dan banyak berdiam diri di rumah. Melakukan aktivitas termasuk bekerja dari rumah. Menghabiskan sebagian besar waktu  di rumah bagi sebagian orang membawa suasana baru. Memang bagi sebagian orang, kondisi seperti ini memerlukan adaptasi yang tidak mudah.

Beberapa kawan bercerita jika anak-anak jadi lebih senang karena orang tua mereka selalu ada bersama mereka di rumah. Terutama bagi pasangan yang sama-sama bekerja di luar rumah. Peran ayah yang biasanya hanya hadir di akhir pekan pun kini berubah. Anak-anak bisa lebih lama berinteraksi dengan kedua orang tua. Sehingga ikatan antara orang tua dan anak pun bisa semakin dekat.

Rumah yang bagi sebagian orang hanya dijadikan tempat untuk beristirahat saja, kini beralih fungsi menjadi tempat yang hangat bagi keluarga. Tempat yang tepat untuk melakukan sesuatu bersama-sama. Orang tua memiliki kesempatan untuk mendampingi anak mengerjakan tugas sekolah. Suami istri bisa saling membantu dalam mengerjakaan pekerjaan rumah. Bukankah begitu indah?

Menghabiskan waktu bersama keluarga merupakan investasi yang bijaksana. Anak-anak yang berada dalam sebuah keluarga yang suka melakukan hal bersama-sama bisa disimpulkan mereka memiliki orang tua yang penuh kasih sayang.

Berada di dalam rumah bersama keluarga bisa menjadi kesempatan yang baik untuk mewujudkan family time yang berkualitas. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari family time. Keluarga yang memiliki family time yang baik akan mendapatkan:
  • Menumbuhkan ikatan emosional yang kuat antara anak dan orang tua
  • Menciptakan komunikasi yang lebih baik antar anggota keluarga
  • Anak-anak yang memiliki banyak kesempatan berkomunikasi dengan orang tuanya cenderung bisa mendapatkan nilai yang baik di sekolah. Mereka menjadi unggul dalam kinerjanya di sekolah.
  • Perilaku anak cenderung baik dan tidak bermasalah. Anak-anak yang biasa menghabiskan waktu berkualitas dengan orang tuanya biasanya memiliki masalah perilaku lebih sedikit.
Setidaknya banyak berdiam diri di rumah selain mencegah penyebaran virus corona juga bisa mendekatkan bonding di antara anggota keluarga, bukan? Ikatan yang kuat antara orang tua dan anak tentunya berdampak juga pada kualitas generasi yang akan datang.

Lebih Peduli dengan Kebersihan dan Kesehatan

Merebaknya pandemi covid-19 tidak terlepas dari masalah kebersihan dan daya tahan tubuh. Pemerintah dan paramedis menghimbau masyarakat untuk waspada dengan penyebaran virus corona dengan memperhatikan kebersihan dan kesehatan masing-masing, baik kesehatan fisik ataupun kesehatan mental. Sebagian masyarakat yang kurang peduli dengan kebersihan dan kesehatan dirinya, kini semakin memperhatikan kedua hal tersebut.


Mari kita telaah bersama, adakah kebiasaan berikut ini yang jadi sering dilakukan padahal selama ini sering luput dari perhatian? Berikut cara mencegah penyebaran virus Covid-19 :
  1. Sering mencuci tangan. Mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun bisa membunuh kuman, bakteri dan mencegah penyebaran virus, termasuk virus corona. Mengingat 98 persen penyebaran penyakit berasal dari tangan.
  2. Menghindari terlalu sering menyentuh area wajah. Seperti diketahui ketiga bagian wajah seperti mata, hidung dan mulut merupakan jalan masuk virus yang menyerang tubuh.
  3. Memperhatikan etika bersin dan batuk. Untuk mencegah penyebaran, kita dihimbau untuk menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk. Karena virus ini disinyalir menyebar melalui udara atau percikan air liur.
  4. Membersihkan peralatan rumah. Tidak hanya kebersihan tubuh yang perlu mendapatkan perhatian, kebersihan lingkungan pun perlu diperhatikan. Gunakan disinfektan untuk membersihkan peralatan rumah seperti gagang pintu, ponsel, furniture, laptop, dan perabotan lainnya yang sering disentuh.
  5. Lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah. Selain menjaga kebersihan, kita juga harus memperhatikan asupan makanan yang kita konsumsi. Daya tahan tubuh yang baik dipercaya dapat menangkal virus Covid-19
  6. Berjemur. Salah satu cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh selain memperhatikan asupan untuk tubuh juga memperhatikan ketersediaan vitamin D bagi tubuh. Karena tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin D. Dengan berjemur dipercaya dapat mengurangi resiko terpapar virus corona Covid-19, meski hal ini juga masih memerlukan penelitian yang lebih jauh.
  7. Menggunakan masker ketika keluar rumah. Bagi masyarakat Indonesia penggunaan masker untuk sehari-hari belum menjadi kebiasaan seperti halnya masyarakat di luar negeri. Padahal penggunaan masker sangat penting untuk menangkal penyebaran penyakit.
Bagaimana? Adakah diantara beberapa cara pencegahan terjangkitnya virus corona yang selalu diterapkan sehari-hari, sebelum pandemi ini terjadi?

Kepedulian Terhadap Sesama 

Saya bangga menjadi bangsa Indonesia, karena masyarakat kita terkenal dengan kedermawannya. Di setiap kejadian yang tidak menyenangkan seperti musibah atau bencana, masyarakat kita selalu sigap membantu sesama. Kejadian pandemi ini memicu kepedulian terhadap sesama menjadi semakin meningkat.

Kegiatan masyarakat mulai dari pembagian paket sembako untuk kaum dhuafa, penyemprotan disinfektan gratis, menggalang dana untuk penyediaan APD bagi tenaga medis hingga membagikan masker dan hand sanitizer gratis kepada masyarakat. Tidak hanya itu, masyarakat juga semakin peduli dengan kebersihan tangan dan menyediakan sabun cuci tangan di tempat yang strategis. Semua dilakukan secara bergotong royong dengan semangat sukarela.

Oh iya, saya juga memiliki pilihan sabun cuci tangan yang bisa digunakan untuk sehari-hari. Pilihannya bisa dilihat di tulisan 7 Produk Sabun Cuci Tangan Yang Bisa Menjaga Tangan Tetap Bersih, Higienis dan Segar

Tentunya kita semua berharap, sikap peduli terhadap sesama tidak hanya ketika ada pandemi atau musibah saja. Semoga kebiasaan baik ini bisa selalu dilakukan oleh masyarakat kita, ya ...

Bumi menjadi Lebih Bersih

Berkurangnya aktivitas di luar rumah yang dilakukan sebagian besar penduduk bumi ini membuat lingkungan menjadi lebih bersih. Polusi yang biasanya dihasilkan oleh kendaraan bermotor dan kegiatan produksi industri menjadi berkurang dan membuat langit menjadi bersih. Kita bisa melihat langit biru yang bersih tanpa terselimuti oleh debu atau polusi udara.


Tingkat populasi pun langsung menurun. Berdasarkan informasi, di beberapa negara seperti Barcelona dan Madrid, tingkat populasi turun hinggan 50%. Perairan yang ada di bumi ini juga semakin sehat. Airnya menjadi jernih dan populasi ikan yang hidup di dalamnya semakin meningkat. Semua hal tersebut terjadi karena anjuran membatasi segala akivitas yang biasanya menimbulkan polusi.

Lebih Fokus Beribadah

Pemerintah selain menghimbau masyarakat untuk diam #dirumahaja, juga menutup beberapa tempat ibadah demi mencegah penyebaran virus corona. Kondisi seperti itu membuat kita bisa lebih banyak waktu untuk beribadah bersama. Melakukan sholat berjamaah dan membaca kitab suci bersama-sama dengan keluarga tercinta. Mungkin bagi sebagian orang jarang dilakukan karena keterbatasan waktu untuk bersama.


Di tengah pandemi Covid-19 juga membuat kita banyak merenung. Betapa tidak berartinya diri kita. Betapa kita tidak berdaya saat dihadapi oleh makhluk kecil seperti virus. menjadi sadar dengan kekuasaan Allah Yang Maha Berkehendak. Sejatinya Allah menegur kita dan sudah seharusnya kita banyak beribadah kepada-Nya. Mari kita telaah, ternyata banyak hikmah dari semua kejadian ini.

Akibat pandemi yang membuat seluruh penduduk bumi kelimpungan, menumbuhkan kesadaran jika hidup di dunia ini hanya sementara. Jadi sebaiknya tidak saling menyalahkan. Justru ujian ini bisa membuat kita naik level. Mari bersama-sama bersatupadu menghadapi wabah ini dan semoga pandemi Covid -19 bisa segera berakhir. Aamiin.

                Salam takzim

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa virus corona jenis baru penyebab Covid-19 telah menjadi pandemi global.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Timeline Wabah Virus Corona, Terdeteksi pada Desember 2019 hingga Jadi Pandemi Global", https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/12/113008565/timeline-wabah-virus-corona-terdeteksi-pada-desember-2019-hingga-jadi?page=all.
Penulis : Mela Arnani
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa virus corona jenis baru penyebab Covid-19 telah menjadi pandemi global.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Timeline Wabah Virus Corona, Terdeteksi pada Desember 2019 hingga Jadi Pandemi Global", https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/12/113008565/timeline-wabah-virus-corona-terdeteksi-pada-desember-2019-hingga-jadi?page=all.
Penulis : Mela Arnani
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa virus corona jenis baru penyebab Covid-19 telah menjadi pandemi global.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Timeline Wabah Virus Corona, Terdeteksi pada Desember 2019 hingga Jadi Pandemi Global", https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/12/113008565/timeline-wabah-virus-corona-terdeteksi-pada-desember-2019-hingga-jadi?page=all.
Penulis : Mela Arnani
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

29 comments:

  1. yups bener mbak, selalu ada hikmah dari segala kejadian.

    ReplyDelete
  2. Lebih fokus beribadah, beneran nih. Jadi pengingat, biasanya kan ntar-sok-ntar-sok. Engga bisa kemana-mana, yawda mengkaji lagi pelan-pelan. Apalagi sebentar lagi Ramadhan...

    ReplyDelete
  3. Bersama kesulitan ada kemudahan ya, itu yang musti kita yakini... Biar pikiran juga fokus menemukan hal-hal baik.. Sekarang memang banyak juga yg upload langit biru, alhamdulillah ya selalu ada kebaikan di setiap hal.

    ReplyDelete
  4. Sepakat dengan semua poin di atas. Memang sih, tak ada satupun kejadian di muka bumi ini yang terjadi tanpa ada hikmah di baliknya. Tinggal kita aja, bisa atau tidak melihat dan becermin dari semua kejadian tersebut.

    ReplyDelete
  5. Betul mbak, semoga kita dijadikan ummat yang khusnudhan pada apa setiap peristiwa sehingga kita bisa mengambil hikmah. Bukan rasa kecewa atau marah akan kodarullah. Aamiin

    ReplyDelete
  6. Anak kedua ku mungkin yang paling awal memetik hikmah dari kondisi saat ini dibanding kakaknya. Dia bahagia nggak ada kewajiban ke sekolah setiap hari dan tetap semangat dg tugas harian yang diberikan,katanya lebih nyaman sekolah kaya gini. Memang ya, segala sesuatu pasti ada baik buruknya, tinggal kita mau memilih yang mana.

    ReplyDelete
  7. Setuju teh, Dewi dan keluarga sellu berdoa dan bersyukur. Apa yang sudah pernah kita rasakan kmrn benar-benar hal yang patut kita syukuri ya teh. Saat skrg kita perbanyak dzikir dan menguatkan satu sm lain dari rumah baik utk keluarga dan saudar di luar dengan daring....

    ReplyDelete
  8. Bener banget mba dibalik wabah pandemi corona ini ada hikmah yang kita dapatkan. Yg mb sebut oke semua. Seperti lbh bnyk waktu ketemu keluarga ini. O ya mba...juga bs beribadah lbh intens. Ini yg penting apalagi ramadhan sdh dkt. Smg pandemi segera berakhir ya...Aamiin

    ReplyDelete
  9. Yah. Sudah seharusnya kita menemukan hikmah dari setiap kejadian. Sekali pun kejadian yang nggak kita senangi.

    Kalau nggak gitu, kita bakal malas-malasan cuci tangan. Kita juga kadang nggak perduli sama kesehatan.

    Coba aja bayangin. Banyak yang lebih suka makan junk food ketimbang sayur dan buah.

    Nggak sah jauh-jauh lah. Yuni sih begitu. Tapi sekarang nggak lagi dong. Sayur itu kudu wajib ada. Sumber protein juga nggak boleh absen.

    Pokoknya mah sekarang jadi melek sama kesehatan dan kebersihan.

    Bismillah saja. Yang penting ikhtiar kita maksimal untuk menghindari virus. Selanjutnya Allah yang akan berkehendak.
    😊

    ReplyDelete
  10. Bener kok, pandemi ini tuh membawa hikmah yang sangat besar meskipun juga derita yang gak ringan. tapi insyaallah kalau kita lulus dari musibah ini kita terlahir kembali menjadi insan yang lebih baik. Apalagi nanti setelah melalui Ramadan. Amiin

    ReplyDelete
  11. Memang benar Mbak, semua peritiwa pasti ada hikmahnya. Seperti pandemi corona ini. Semoga wabah ini segera berlalu, dan kita masih tetap bisa menjalankan kebiasaan baik selama masa di rumah saja.

    ReplyDelete
  12. Segala sesuatu yang terjadi bisa kita ambil hikmahnya ya, Mbak. Sekalipun dalam kondisi wabah begini. Semoga setelah wabah ini usai, kebiasaan baik tidak ikutan pergi, ya.

    ReplyDelete
  13. Setuju, ujian ini membuat kita akan naik level...hikmah di balik musibah ini banyak dan harapannya membuat kita lebih baik lagi nanti. Aamiin

    ReplyDelete
  14. Bener banget Teh, aku sendiri jg merasakan family bonding jadi lebih erat, yang dulu biasanya ibadah dan doa sendiri-sendiri, sekarang jadi bisa barengan. Yang dulu suka kelayapan, sekarang jadi suka kruntelan di kasur rame-rame hahaha. Semoga di tengah kesusahan ini kita bisa senantiasa bersyukur ya Teh. Dan semoga pandemi ini segera berakhir. Amin amin

    ReplyDelete
  15. Yup, kalo kita fokus ke arah yang postif, banyak hikmah dari wabah ini. Hubungan dengan keluarga menjadi lebih baik, lebih peduli dengan sekitarnya, dan yang pasti lebih mendekatkan diri pada sang pencipta.

    ReplyDelete
  16. Dengan tulisan ini jadi berubah: indahnya corona 😄😍

    ReplyDelete
  17. iya mba betul, lebih sering interospeksi diri juga dengan musibah ini, apa yang Alloh ingin sampaikan dan berikan pelajaran untuk kita semua

    ReplyDelete
  18. Alhamdulillah banyak hikmah yang bisa diambil dari cobaan ini ya, Mbak. Meskipun gak berharap akan ada pandemi lagi. Tetapi, saya juga berharap semua kebiasaan baik saat selama pandemi tidak hilang

    ReplyDelete
  19. setuju mbak, selalu ada sis positifnya yang bisa di ambil dari semua kejadian ya :) salah satunya adalah jadi pada aware dengan kesehatan dan kebersihan

    ReplyDelete
  20. Dibalik semua musibah pasti ada hikmahnya. Hikmah pandemi memang luar biasa mbak terlebih menyadarkan dan ada sentilan ya.

    ReplyDelete
  21. Betul sekali Mbak, sedih itu pasti..tapi harus pandai mencari hikmah dibaliknya...terimakasih mba sudah mengingatkan

    ReplyDelete
  22. MasyaAllah betul mbak.... sesungguhnya ada banyak hikmah dibalik pandemi ini. Kita harus bersyukur dengan adanya pandemi ini kita makin dekat kepada Allah, beribadah seraya memohon ampun atas dosa-dosa yang telah kita perbuat. Terimakasih sharingnya mbak.

    ReplyDelete
  23. Sepakat, mba. Banyak hikmah yang dapat diambil dari setiap kejadian. Tentunya bagi yang mau berpikir. Setelah pandemi ini usai, seharusnya manusia dan bumi jadi jauh lebih bersahabat ya.

    ReplyDelete
  24. pandemic yang lagi dialami saat ini sebenernya banyak banget hikmah yang bisa diambil yaaa, semoga kondisi ini bisa segera berlalu

    ReplyDelete
  25. aku jadi lebih telaten dalam membersihkan rumah,dulu-dulu mana perna serajin ini mbaaa

    ReplyDelete
  26. setuju... banyak banget sebenernya hikmah yang bisa kita ambil..
    aku tambahin lagi hikmahnya juga jadi lebih hemat, apalagi selama ramadhan ga ada agenda bukber, nge-mall, dan nongkrong-nongkrong syantiek.. hehe

    ReplyDelete
  27. iya bun alhamdulillah banget, ternyata emang setiap musibah itu selalu ada hikmah dibaliknya, terlebih saat covid ini, karena di rumah aja jadi banyak hal baru yang bisa aku coba dan tentunya makin deket sama keluarga hihi

    ReplyDelete
  28. Yang paling terasa adalah berkumpul dengan keluarga tercintaaa mba. Alhamdulillah bangeet untukku

    ReplyDelete
  29. Poin-poinnya sudah diwakili sama mba Nurul dan semuanya benar. Ngrasain banget new normal yg asyik dengan sama2 kerja dari rumah selama pandemi ini. Jadi khawatir kl nanti sudah kembali ke rutinitas, justru harus beradaptasi lagi.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf, untuk menghindari SPAM, komentarnya dimoderasi dulu, yaa ^~^