Hobi Yang Dibayar Itu, Pekerjaan Yang Asyik

Pekerjaan paling menyenangkan di dunia adalah hobi yang dibayar. Saya langsung mengiyakan tanda setuju, ketika pertama kali saya mengetahui selogan itu. Mengapa, tidak? Apapun hobi kita, jika ditekuni dengan sungguh-sungguh, pasti bisa menghasilkan. Bahkan ada yang bisa membangun sebuah bisnis, berawal dari hobi yang dimilikinya.
http://www.nurulfitri.com/2016/08/hobi-yang-dibayar-itu-pekerjaan-yang-asyik.html

Lantas, saya pun mulai mencari-cari, apa sebenarnya hobi saya. Eh, iya, sebelum berbicara tentang hobi saya, kita flash back dulu ya, mengapa saya setuju dengan slogan tersebut.

Ceritanya di awal tahun 2009, saya memutuskan untuk resign dari pekerjaan saya. Bukannya enggak betah bekerja, bukan! Tapi saat itu, mencari pengasuh untuk anak saya, susahnya bukan main. Kalau tidak ada pengasuh, anak saya nanti dengan siapa, jika saya bekerja? Karena kami tidak mempunyai sanak keluarga yang dekat.

Beberapa tahun sebelumnya, saya tinggal di sebuah kecamatan kecil. Di daerah yang masih mudah untuk mencari pengasuh anak. Tetapi ketika saya pindah ke pusat kota, orang yang mau bekerja sebagai pengasuh, agak susah di dapat. Mereka lebih senang bekerja di pabrik. Apalagi saat itu, banyak pabrik yang baru didirikan dan membutuhkan banyak pekerja wanita.

Atas permintaan suami juga, akhirnya saya memutuskan untuk keluar dari tempat bekerja. Dan akhirnya, saya pun fokus mengurus anak-anak di rumah, deh! Tidak terasa waktu terus berlalu, hingga anak-anak pun sudah semakin besar. Kini mereka sudah bersekolah, jadi ketika siang hari waktu  mereka lebih lama berada di sana.

Otomatis, kesibukan saya jadi berkurang, dong! Setelah pekerjaan rumah selesai, saya hanya menonton tv, membaca majalah atau tidur siang he...he...he... Lama-lama saya bosan juga. Saya juga ingin terus berkarya. Dan syukur-syukur bisa berpenghasilan meskipun dari rumah.

Dan ketika saya melihat slogan dari orang nomor satu di Kota Bandung, "Hobi yang dibayar itu adalah pekerjaan yang menyenangkan", saya pun mulai mengingat-ingat apa yang membuat saya asyik ketika menjalani sesuatu.

Contoh orang yang berhasil dengan menekuni hobinya yaitu, Farah Quinn. Dengan hobi memasaknya, bisa membuat perempuan berparas cantik itu mempunyai pekerjaan dengan bayaran yang tidak sedikit. 

Atau yang memiliki hobi nge-doodle seperti, Mak Tanti Amelia. Salah satu admin di Kumpulan Emak-emak Blogger ini, bisa mengoptimalkan hobinya dan bisa menghasilkan pundi-pundi uang. Tidak hanya itu, blogger yang menyukai warna-warna tegas ini, juga bisa mempunyai kesempatan jalan-jalan gratis ke Malaysia berkat hobinya itu, loh!

Sedangkan saya, apa yang saya sukai? Saya coba untuk mengingat kembali, kegiatan apa yang tidak membuat saya bosan dan ingin mengulangnya terus. Apa aktivitas yang sampai saat ini terus dikerjakan hingga saya lupa waktu? 

Akhirnya saya ingat. Ketika SMA, saya suka membuat cerpen. Tapi tulisan-tulisan saya itu hanya berakhir di lembaran kertas, dan teronggok di sudut kamar. Lalu muncul tanya dalam kepala ini, kenapa tidak saya tekuni lagi saja hobi itu? Maka saya pun mengukuhkan niat untuk mengasah kembali hobi menulis saya, *halagh

Hingga suatu ketika, saya pun menemukan sebuah komunitas yang didalamnya berkumpul perempuan-perempuan yang senang menulis.

Beruntung saya bisa bergabung dalam Komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN). Karena di dalamnya, selalu ada suntikan semangat untuk terus menulisSalah satu pelatihan yang diadakan yaitu kompetisi One Day One Artikel (ODOA). Peserta wajib menulis satu artikel setiap hari di blognya  masing-masing. 

Karena tertarik untuk mengikutinya, maka saya pun membuat blog pribadi. Inilah awal pertama saya memiliki blog. Di bulan pertama kompetisi, saya memenangkan review terbaik dari sebuah rumah makan. Hadiahnya lumayan, mendapatkan voucher makan. Alhamdulillah.

http://www.nurulfitri.com/2016/08/hobi-yang-dibayar-itu-pekerjaan-yang-asyik.html
Hadiah itu membuat semangat saya untuk menulis semakin bertambah. Pada bulan berikutnya, saya pun lebih banyak menulis artikel dibandingkan bulan sebelumnya. Dan alhamdulillah, akhirnya saya bisa memenangkan juara pertama di Bulan Agustus 2014.

http://www.nurulfitri.com/2016/08/hobi-yang-dibayar-itu-pekerjaan-yang-asyik.html
Lalu, apakah saya berhenti sampai di situ? Tentu saja, tidak! Saya jadi semakin serius menekuni hobi yang satu ini. Karena ternyata, saya bisa menghasilkan dari kegiatan menulis di blog.

Dan pada bulan-bulan berikutnya, tawaran kerja sama pun mulai berdatangan. Tawaran untuk mereview para pebisnis, produk kesehatan hingga situs-situs online pun berdatangan hingga saat ini.

Penghasilan saya dari blog, bisa saya tabungkan untuk keperluan yang mendadak atau diluar dugaan. Atau untuk dihabiskan untuk shopping hihihi...ups, tidak untuk ditiru ya... ^_^
 
Oh iya, tidak hanya tawaran kerja sama untuk menulis artikel di blog. Dengan mengikuti berbagai lomba pun kita bisa menghasilkan pundi-pundi, loh! 
Ini salah satu perlombaan yang bisa saya menangkan dan berhadiah uang tunai. Lumayan, kan?
http://www.nurulfitri.com/2016/08/hobi-yang-dibayar-itu-pekerjaan-yang-asyik.html
Yipiii....akhirnya bisa menghasilkan juga, dari hobi saya..he.he..he

Pekerjaan yang berasal dari hobi, akan dilakukan dengan rasa cinta dan ketekunan. Dan jika kita mencintai sebuah pekerjaan, maka dapat menimbulkan rasa puas dan keinginan untuk lebih meningkatkan kualitas pekerjaan.

Selain itu, pekerjaan berdasarkan hobi akan membuat kita merasa rileks dan nyaman dengan diri sendiri. Nah, terbukti juga jika hobi yang dibayar itu, merupakan pekerjaan yang asyik, bukan?

Bagaimana dengan teman-teman, memiliki hobi yang bisa menghasilkan juga?

*Tulisan ini dibuat sebagai tanggapan dari artikel Tanti Amalia, yang berjudul Mengubah Hobi Menjadi Rejeki dalam event KEB Collaborative Blogging

42 comments:

  1. juara memang Mbak Nurul Fitri.. selain itu menulis juga bisa menjadikan terapi tersendiri ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Mbak, menulis bisa dijadikan terapi.

      Delete
    2. selain bs jd terapi skrg bs jadi penghasilan asalkan ditekuni dgn sepenuh hati ya mbak :)

      Delete
  2. Saya kepingin juga bisa kayak gini, Mbak. Hobi nulisnya menghadilkan sesuatu yang bermanfaat.

    Tapi masih pesimis sih. Tulisan saya belum sebaik itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh...semua bisa Mbak! Ayo semangaat...terus berlatih.

      Delete
  3. Kereeeeen!!! Saya juga menyukai dunia tulis menulis, tapi masih berproses, belum sekece mba nurul. Mudah2an bisa segera menyusul ^_^

    ReplyDelete
  4. Kereen teh, penghargaannya luar biasa ya teh...

    I feel you teh, saat hobi kita dibayar, senengnya kayak apa 😄
    Semoga lebih berkibar teeh 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya...senengnya kalo hobi kita dibayar he he
      Aamiin, kita saling mendoakan ya...

      Delete
  5. iya mbak bener banget, hobby yang dibayar itu menyenangkan :D

    ReplyDelete
  6. sikk kuinget2 lagi... apa yak hobiku yg menghasikan?
    duhh sejauh ini masih blum ada progres.. xixixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo Mbak, diinget-inget lagi... Semoga ada kemajuan ya..

      Delete
  7. Semoga nanti gue juga bisa jadi makin baik kayak Ibu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin...aamin...kita saling mendoakan ya...

      Delete
  8. Samaan mba, tulisan pertama saya yang menang, hadiahnya juga berupa voucher makan hihihi.
    Dan semenjak Mei kemarin saya resign ,hobi menulis ini pun saya tekuni :)

    Insya allah berkah ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, iya mbak, Insya Allah berkah...aamiin :)

      Delete
  9. Emang menyenangkan kalau kerjaan tu kyk hobi ya mbak? Jd nglakuinnya total :D
    Alhamdulillah aku jg nglakuin hobi yg dibayar :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena hobi, jadi ngerjainnya total ya Mbak...

      Delete
  10. Hihi... hobi yg dibayar memang asik, ngeblog contohnya ya mba, awalnya hanya suka2. Eh skrg menghasilkan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Suka-suka yang ditekuni ternyata menghasilkan ya...

      Delete
  11. Keren nih... Toss dulu
    Aku suka ngebuat cerpen.. Teruz tho, bisa dapat uang dr nulis... Rasanya nyesss bangetttt

    ReplyDelete
  12. Setuju banget dengan quote pak wali kota. Aku pun udah ngalami, dari hobi nulis bisa menangguk rezeki, alahamdulillah banget :) moga makin sukses ya Nurul

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah ya... Sama-sama Mbak, sukses juga buat Mbak Hidayah :)

      Delete
  13. kereeennnn mak nuruuullll
    alhmdulillh bgd y mak, hobi jd pundi2, :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Mbak.... dari hobi bisa menghasilkan hihihi

      Delete
  14. Alhamdulillah ya mba kalau punya hobi yang menghasilkan uang mba. Rejeki banget. Bekerjanya pun jadi senang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Alida, jadi senang ngejalaninnya :)

      Delete
  15. Tapi, kadang hobi itu berbenturan sama duit yang didapat mbak, huhuhu

    ReplyDelete
  16. Barakallah Mba.. keren!

    setuju banget, karena kalau sudah passion pasti bekerja dengan hati :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bila ada kendala pun, biasanya gak mudah menyerah ya...

      Delete
  17. Hobi itu tentu hal yang menyenangkan, dibayar lagi, tentu ini hal yang alhamdulillaah... banget ya, Mbak :)

    ReplyDelete
  18. Wih.. keren Mak.. baru bikin blog sudah bisa menang lomba. Semoga job review nya makin lancar ya, Mak..

    ReplyDelete
  19. meyelam sambil minum air ya kak

    ReplyDelete
  20. Tahun berapa mulai aktif ngeblog, Mak?

    ReplyDelete
  21. Saya lagi proses menuju tanah itu mba Nurul, semoga bisa jadi manusia yang bermanfaat untuk orang lain melalui tulisan dan bonusnya dapat penghasilan rutin tiap bulan aamiin...

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.comment-content a {display: none;}