Dari Ibnu Abbas r.a. berkata, Rasulullah Saw bersabda:
"Manfaatkan lima keadaan sebelum datang: masa mudamu sebelum masa tuamu, masa sehatmu sebelum masa sakitmu, masa sempatmu sebelum masa sempitmu, masa kayamu sebelum datangnya fakirmu, dan masa hidupmu sebelum datangnya matimu." (HR. Al Hakim dan Al Baihaki)

Sesuai dengan sabda Rosul, sebaiknya kita memanfaatkan waktu dengan lebih baik. Jangan sampai ada waktu yang terbuang percuma. Saya sendiri berusaha untuk bisa berbuat sesuatu yang berguna agar waktu tidak berlalu tanpa ada manfaatnya.

Demi menjaga waktu agar tidak terbuang percuma, sebaiknya lewati waktu dengan kegiatan yang lebih positif seperti menjaga semua aktivitas kita agar selalu berkualitas.

Menjaga Quality Time dalam Keluarga


Nah, kegiatan untuk mengisi quaity time bagi saya dan anggota keluarga lainnya, tidaklah sama. Kami memiliki hobi masing-masing. Apa saja yang kami lakukan saat mengisi waktu luang? 

1. Membaca Buku favorit
Salah satu kegiatan yang paling saya sukai untuk mengisi waktu luang adalah membaca buku. Kalau bukunya menarik, saya bisa asyik membaca hingga waktu yang lama. 
Dampak terlalu lama membaca, terkadang membuat mata perih. Saya harus menghentikan dahulu kegiatan membaca buku favorit yang sedang seru-serunya disimak.
"Matanya capek, tuh! Udah istirahat aja, paling juga gara-gara ngantuk," itu tanggapan suami saat saya mengeluhkan kondisi mata saya.
Apakah karena banyak membaca menyebabkan saya ngantuk?



2. Menulis menggunakan laptop
Selain membaca saya juga senang menulis. Ini salah satu aktivitas favorit yang paling sering saya lakukan. Kenapa? Soalnya hobi yang satu ini sudah menghasilkan, alhamdulillah ya Allah.
Siapa yang tidak senang kalau hobinya bisa jadi pekerjaan yang menghasilkan, bukan? Hehehe
Saking senangnya kadang saya suka lupa waktu. Bisa asyik di depan laptop seharian. Dan kalau ada kerjaan menulis yang temanya "gue banget", saya bisa menghabiskan waktu hingga larut. Apalagi saat anak-anak sudah tidur, wah ... makin asyik, deh! Nulis di tengah keheningan malam, ditemani suara detik jam yang berdetik perlahan, membuat aktivitas menulis menjadi semakin syahdu, halagh! 😂

Namun terkadang saya terpaksa harus menghentikan kegiatan menulis saat merasakan sesuatu yang mengganggu seperti mata sepet. Pandangan saya jadi tidak nyaman. Mata terasa perih dan sepet. Saya pikir hal itu terjadi karena terlalu lama melihat layar laptop. Enggak nyaman sekali, rasanya deh! Aktivitas hobi saya jadi terganggu. Hiks!



3. Travelling bersama keluarga
Tidak hanya melakukan "me time" untuk  mengisi waktu luang, hang out bersama keluarga juga sudah menjadi kebiasaan di keluarga saya. Tidak harus pergi ke tempat yang jauh, pergi bersama ke tempat wisata yang ada di dalam kota pun sering jadi pilihan kami untuk mengisi liburan.

Kalau pergi main di dalam kota, perginya hanya sebentar, dong? Eh, enggak juga. Meski di dalam kota, waktu untuk menikmati wahana wisata tetap panjang. Bahkan bisa sampai sore, karena lebih santai. Toh masih di dalam kota.

Bagi kami yang menjadi penumpang, menempuh perjalanan sore menjelang malam hari, sih, enggak ada masalah. Namun bagi suami saya selaku supir, perjalanan malam bisa membuat matanya sakit. Suami kerap mengeluhkan kondisi mata lelah. Saat mengemudikan kendaraan, matanya harus tetap fokus melihat kondisi jalanan. Akibatnya matanya terlihat merah. Ternyata mata merah itu bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti, asap dan debu jalanan, terlalu lama menatap jalanan atau terkena hembusan AC dalam mobil.


Well, dari pengalaman keluarga saya saat menjaga quality time yang kami miliki, kegiatan apa pun pasti akan menjadi terganggu bila merasa tidak nyaman pada kedua mata kita. Apalagi mengalami ketidaknyamanan pada indera penglihatan seperti mata kering, wah ... cukup mengganggu! Sebenarnya apa sih mata kering itu?

Tentang Mata Kering

Mata kering adalah kondisi mata saat tidak mendapat pelumasan yang memadai dari air mata. Saat dalam kondisi kering membuat  mata tidak dapat menghilangkan debu dan kotoran lainnya. Akibatnya mata pun terasa tidak nyaman.

Kornea pada mata yang sehat,  akan terus dialiri air mata ketika sedang berkedip. Fungsinya untuk memberi sel kornea mata terpenuhi nutrisinya dan melindungi benda asing dari luar. Menurut tulisan yang dilansir oleh alodokter,com, air mata sehat merupakan senyawa campuran dari lemak, air, lendir serta lebih dari 1500 protein yang dapat membuat mata menjadi halus dan terlindungi dari lingkungan sekitar seperti kuman yang menimbulkan infeksi.

Suami yang sering merasa matanya tidak nyaman saat berkendara dan saya yang sering merasa mata perih ketika terlalu lama di laptop, beranggapan bila mata merah hanyalah gangguan yang biasa saja. Padahal itu merupakan gejala mata kering.

Gejala Mata Kering
Gejala mata kering yang sering terasa yaitu mata merah, terasa panas, terasa ada kotoran seperti pasir, kering, penglihatan buram, sulit membuka mata ketika bangun tidur, terdapat lendir di sekitar mata atau merasa mata cepat lelah.

Mata kering tingkat keparahannya dirasakan berbeda bagi setiap orang, mulai dari yang ringan hingga berat. Kita perlu berhati-hati dengan kondisi mata kering. Karena mata kering bisa bertambah parah jika terus dipaksakan melihat layar komputer/laptop berjam-jam, terlalu lama berada di lingkungan yang kering, atau membaca buku terlalu lama. Di khawatirkan akan terjadi peradangan pada permukaan mata yang dapat menimbulkan jaringan parut pada kornea.


Hiii ...ngeri membayangkannya. Seorang teman bahkan pernah mengalami mata kering yang parah dan harus menjalani operasi. Dia mengeluh jika prosesnya sangat menyakitkan.
Berbekal pengalaman teman, saya mesti berhati-hati menjaga kesehatan mata anggota keluarga. Saya harus mempersiapkan segala sesuatunya agar semua tidak terkena mata kering.

Menjaga Quality Time Bersama Insto Dry Eyes


Agar kualitas waktu keluarga saya tetap terjaga dengan baik, akhirnya saya temukan juga produk unggulan yang bisa diandalkan. Produk Insto Dry Eyes menjadi andalan keluarga saya untuk mencegah mata pegel dan mata perih sebagai salah satu tanda mata kering.



Indikasi dari Insto Dry Eyes untuk mengatasi kekeringan pada mata dan sebagai pelumas mata. Mengandung zat aktif Hidroxyprophylmethyl selulose dan Benzalkonium Chloride, yang berguna untuk mengatasi gejala kekeringan pada mata dengan memberikan efek pelumas seperti air mata.

Komposisinya berupa Hidroksi propil metil selulosa 3.0 mg dan Benzalkonium klorida 0.1 mg. Cara penggunaannya pun sudah tertera dengan jelas di dalam kemasannya yaitu 1-2 tetes pada setiap mata, 3 kali sehari.

Alhamdulillah, berkat Insto Dry Eyes, keluhan mata kering tidak ada lagi. Keluarga sehat dan quality time pun bisa berjalan dengan baik. Mengisi waktu dengan membaca buku bisa saya lakukan lagi dengan leluasa. Jika mata terasa sudah perih atau lelah, tinggal teteskan saja Insto Dry Eyes, 1-2 tetes di setiap mata. Begitu diteteskan Insto, mata pun terasa segar. Langsung lanjut lagi baca bukunya, deh!

Begitu pula dengan kegiatan menulis di blog, jika sudah terlalu lama menatap laptop dan mata sepet, langsung ambil Insto, teteskan di mata, langsung segeeer! :) Hobi yang alhamdulillah menjadi pekerjaan saya pun bisa dilanjut tanpa khawatir dengan gangguan indera penglihatan.

Tidak hanya saya yang merasa senang dengan ketersediaan Insto di rumah, suami pun jadi lebih tenang jika harus menyelesaikan pekerjaannya di depan komputer. Bahkan saat bepergian, Insto bisa jadi andalan saat menemani kami dalam perjalanan. Mengemudikan kendaraan seharian hingga malam, bukan jadi perkara yang dikhawatirkan lagi.

Nah teman-teman, itulah cerita keluarga kami saat menjaga quality time bersama Insto Dry Eyes. Bagaimana dengan teman-teman, pernahkan mengalami gejala mata kering saat beraktivitas sehari-hari? Cerita, yuuk!

                 Salam takzim