Gizi Seimbang Untuk Anak Remaja

Pernah menghadapi fussy eater pada anak? Saya kini sedang menghadapinya, hiks! Apa sih, fussy eater itu? Yang dimaksud fussy eater yaitu kebiasaan anak menolak makanan tertentu seperti sayur, daging atau susu. Padahal selaku orang tua kita ingin yang terbaik untuk anak, bukan? Selalu menyediakan makanan bergizi untuk anak agar tumbuh kembang mereka lebih optimal.

gizi-seimbang-untuk-anak-remaja

 Mengapa anak menolak mengonsumsi makanan tertentu?

Penolakan anak terhadap beberapa makanan tertentu disebabkan karena anak merasa bosan atau tidak menyukai makanan yang disajikan. Dalam kasus anak saya, dia bukannya tidak menyukai makanan yang saya sajikan tetapi dia tidak mau makan beberapa jenis makanan secara berbarengan, sekaligus.

Masalah Gizi Pada Anak Remaja

"Ade makan pakai apa?" tanya saya ketika melihat si bungsu membawa piring makanan.

"Pakai sayur kangkung," jawab ade dengan singkat.

"Loh, ikan gorengnya gak dimakan?" tanya saya kembali.

"Gak cocok, Bu!" sambil nyengir dia melanjutkan makannya.

Sudah beberapa kali saya dapati kebiasaan anak lelaki saya itu. Kalau makan dengan ikan goreng, ya hanya itu yang dia makan. Meskipun ada sayur kangkung kesukaannya, dia hanya mau menggunakan satu macam pelengkap nasi saja. Sayur saja atau lauknya saja. Gemesiiin, deh!

Padahal ibunya ingin dia bisa menikmati variasi makanan yang beragam agar kebutuhan gizinya bisa terpenuhi. Jangan sampai kebiasaan pola makan yang salah bisa menimbulkan permasalahan gizi. Dari beberapa bacaan, saya mengetahui bahwa pola makan yang tidak sehat selain mengakibatkan kekurangan gizi juga bisa menimbulkan kelebihan gizi.

Kekurangan Gizi

Kekurangan Gizi merupakan kondisi tubuh saat asupan gizi kurang dari kebutuhan. Kekurangan Gizi dapat mengakibatkan tubuh menjadi kurus, pertumbuhannya terhambat, daya tahan tubuh menurun, sulit berkonsentrasi saat belajar dan produktivitas rendah.

Kelebihan Gizi

Sedangkan yang dimaksud kelebihan gizi yaitu kondisi tubuh saat asupan gizi melebihi kebutuhan. Kelebihan gizi dapat mengakibatkan kegemukan dan memunculkan berbagai macam penyakit degeneratif atau penyakit tidak menular seperti diabetes mellitus, penyakit jantung, hipertensi dan stroke.

Mengapa Gizi Penting Untuk Anak?

Gizi merupakan unsur penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Fungsi bermacam zat gizi yang ada dalam makanan sebagai penghasil energi yang dibutuhkan oleh tubuh, pemelihara dan penyusun jaringan tubuh serta pengatur proses-proses kehidupan. Tanpa gizi seimbang seseorang akan rentan untuk mengalami penyakit, baik penyakit infeksi maupun penyakit tidak menular.

gizi-seimbang-untuk-anak

Gizi seimbang harus diberikan untuk semua kelompok usia, termasuk usia anak-anak. Untuk anak remaja yang sedang berkembang, terjadi perubahan struktur tubuh dan peningkatan kebutuhan gizi. Oleh karena itu anak remaja harus memperhatikan asupan makanannya agar sehat. Seperti si bungsu yang sudah menjelang remaja, keseimbangan gizinya harus dijaga dengan berpedoman pada PGS (Pedoman Gizi Seimbang).

Empat Pilar Gizi Seimbang

1. Membiasakan Anak Konsumsi Beragam Makanan

Konsumsi beranekaragam makanan memiliki tujuan untuk membiasakan diri agar tidak mengonsumsi satu jenis makanan saja. Nah, ini yang menjadi tugas saya sekarang. Berusaha agar si bungsu mau makan, mengonsumsi beragam makanan. Karena berdasarkan sepengetahuan saya, tubuh memerlukan berbagai macam gizi, dan satu jenis makanan saja tidak dapat memenuhi kebutuhan tersebut.

Makanan yang mengandung karbohidrat memang menjadi sumber energi utama bagi tubuh. Namun jenis makanan tersebut hanya mengandung kandungan protein yang rendah. Oleh karenanya, kebutuhan protein dapat dipenuhi dengan mengonsumsi lauk pauk seperti tahu, tempe, daging, ikan, telur dan ayam. 

Sedangkan kebutuhan vitamin dan mineral dapat diperoleh dengan cara mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Buah dan sayuran selain mengandung vitamin dan mineral juga mengandung kaya serat yang mampu mendukung kerja saluran cerna sehingga melancarkan buang air besar (BAB). Tidak hanya memperhatikan keanekaragaman makanan yang disajikan untuk keluarga, kita juga harus memperhatikan porsi makan yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi.

Alhamdulillah dalam hal mengonsumsi buah dan sayur, anak saya tidak begitu susah. Hanya dia tidak mau memakan beraneka ragam makanan secara bersamaan. Kalau ada sayur kesukaannya, dia bakalan makan sayur saja. Begitu juga kalau ada lauk kesukaannya, dia akan makan lauknya saja.

Bagaimana kalau menyajikan sayur dan lauk kesukaannya secara bersamaan? Sudah sering saya lakukan itu, tetapi dia akan memilih salah satu saja, jenis makanan yang paling disukai di antara makanan kesukaannya. Gemesin, kan?

2. Mempertahankan Berat Badan Ideal

Biasanya anak remaja yang ingin memiliki berat badan ideal. Bagi mereka mempertahankan berat badan ideal merupakan hal penting. Namun jangan sampai karena ingin memiliki tubuh langsing, mereka menerapkan pola makan yang salah.

Berat badan yang idel dapat diperoleh dengan menerapkan prinsip  gizi seimbang. Melakukan pemantauan berat badan dapat dilakukan secara rutin, setidaknya satu bulan sekali, sedangkan pemantauan tinggi badan dilakukan dalam enam bulan sekali.

3. Melakukan Aktivitas Fisik, misalnya Berolahraga

Tubuh sehat dengan berat badan ideal dapat diperoleh dengan melakukan aktivitas fisik atau olahraga secara teratur. Aktivitas fisik yang dimaksud dapat dilakukan di sela-sela kegiatan sehari-hari misalnya melakukan lari santai, jalan kaki atau melakukan olahraga seperti bermain basket atau sepak bola. Sebaiknya aktivitas fisik tersebut dilakukan minimal 30 menit setiap hari.

4. Menerapkan Pola Hidup Sehat dan Bersih

Menerapkan pola hidup sehat dan bersih dapat menghindarkan seseorang dari resiko terserang penyakit infeksi. Apabila seseorang terkena penyakit infeksi seperti diare, tipus atau hepatitis, bisa dipastikan dia mengalami penurunan status gizi. 

Untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih dapat dilakukan dengan berbagai macam cara yaitu:

  1. Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir, setiap kali sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan dan setelah buang air kecil serta besar.
  2. Menjaga keamanan makanan dengan menyimpan makanan pada tempat yang tertutup, memasak makanan dengan baik yaitu menggunakan suhu tinggi supaya kuman mati, dan menghindari konsumsi makanan yang menggunakan pewarna sintetis dan bahan pengawet  yang membahayakan.
  3. Selalu menutup hidung dan mulut ketika bersin agar tidak menyebarkan kuman penyakit.
  4. Menggunakan alas kaki untuk menghindari masuknya cacing ke dalam tubuh.

Kesimpulannya, pemenuhan gizi seimbang untuk anak remaja itu perlu diperhatikan. Hal tersebut dikarenakan proses pertumbuhan dan perkembangan pada remaja berlangsung pesat dan menyebabkan peningkatan kebutuhan gizi bagi remaja. Permasalahan gizi pada anak remaja tidak akan muncul jika asupan gizi mereka sesuai dengan kebutuhan.

Salam takzim

Post a Comment

15 Comments

  1. Edukasi gizi ini harus dipahami setiap orang tua ya.
    jangan sampai generasi muda penerus bangsa malah terperangkap stunting/ kurang gizi/ dll.

    Makasii banget info ciamiknya mbaaa

    ReplyDelete
  2. Berarti kalo seperti aku, kategorinya kelebihan gizi ni. Soalnya gemuk. Heheeh.
    Karena Mengatur Gizi secara seimbang ternyata sangat susah. Butuh komitmen juga..haah

    ReplyDelete
  3. Iya penting banget untuk memastikan gizi anak seimbang, tapi ya itu kadang bingung sendiri saat anak milih2 makan

    ReplyDelete
  4. Baru tau istilah fussy eater, Mbak. Sejauh ini baru kenal istilah picky eater. Dan itu terjadi di anakku yang masih balita. PR banget untuk bisa kasih gizi seimbang. Hiks

    ReplyDelete
  5. Wah baru tau istilah fussy eater nih. Terkadang permasalahan makan ini jadi tantangan tersendiri ya buat mamak-mamak. Apalagi kalau anaknya susah makan, atau nggak bisa makan beragam makanan. Dulu aku juga nggak terlalu suka sayur, tapi alhamdulillah seiring waktu malah gak bisa tanpa sayur kalau makan.

    ReplyDelete
  6. Selama ini org lbh sering ngobrolin gizi buat anak bayi atau balita tapi jarang yang ngobrolin gizi anak remaja. Pdhl penting juga ya mbak soalnya masa remaja ini katanya ada pertumbuhan kedua gtu yang lumayan buat ngejar2.
    Apalagi masa skrng yg namanya gizi dan lifestyle sehat wajib banget diajarkan kepada remaja.

    ReplyDelete
  7. Anak yang sedang bertumbuh ini emang wajib ya mba diberikan gizi yang seimbang, agar pertumbuhannya maksimal

    ReplyDelete
  8. Memang yang berlebih atau kekurangan tidak baik, gizi seimbang yang pas. Selain itu bermanfaat bagi kesehatan, terhindar dari berbagai penyakit infeksi.

    ReplyDelete
  9. remaja juga masih dalam masa pertumbuhan, penting banget untuk memperhatikan asupan gizi agar tumbuh kembang optimal dan tek terjadi obesitas

    ReplyDelete
  10. Secara terminologi, saya baru mendengar istilah fussy eater. Kalau untuk pengalaman seputar pilih-pilih makanan, saya jadi ingat tentang salah satu ponakannya istri yg mana sedari kecil sudah dibiasakan untuk makan enak teus, sering kali makan siangnya itu harus Ho*a B*nto ga mau yang lain. PAdahal emaknya itu udah masak, tapi susah diaturnya, seringkali si emak pun hanya bisa menuruti kemauan si ponakan istri. Pdahal secara keungan hal itu tidak baik jika =-untuk jangka panjang, selain itu untuk segi kesehatan dan gizi hal itu bisa dipertanyakan jg.

    ReplyDelete
  11. Sepakat mba. Remaja juga butuh gizi seimbang. Kalau overweight juga ga bagus. Nanti bisa2 susah idealnya.

    ReplyDelete
  12. Aku mulai waspada nih hrus mulai beljar tips pilih makanan buat anak, jgn sampai nanti keabisan ide dan anak bosen sm makananny

    ReplyDelete
  13. Penting ga sih, teh....agar menu yang disediakan beragam, jadi semacam di catat gitu..
    Kadang akutu suka masaknya itu lagi, itu lagi. Anak-anak gak protes, tapi kayanya aku sering banget masak menu yang sama dalam satu minggu.

    ReplyDelete
  14. Menu makanan juga jangan itu2 aja ya... divariasikan, lebih bagus lagi kalau ortunya melek kadar gizi...

    ReplyDelete
  15. Baru tahu nih istilah fusy eater, kalau anak-anak sih alhamdulillah seneng aja beragam makanan, kadang emaknya yg bingung mau masak apa lagi hehe

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf, untuk menghindari SPAM, komentarnya dimoderasi dulu, yaa ^~^