Manfaat Membuat Kreasi dari Tanah Liat Bagi Anak

Kreasi dari tanah liat
Biasanya untuk mengisi liburan sekolah, anak-anak selalu mengajak ke tempat rekreasi yang menyediakan berbagai macam mainan dan menyediakan berbagai macam kuliner. Selain itu, kami selalu mencari tempat yang asri dan sejuk agar bisa lebih dekat dengan alam.
Namun, liburan kali ini bersamaan dengan bulan puasa. Jika harus berlibur ke tempat seperti yang kami mau, bisa dibayangkan panasnya. Cuaca panas tentunya membuat rasa haus yang kerap membuat anak-anak menjadi rewel.
Karena itu, kami tidak menghabiskan waktu libur kali ini pergi ke tempat wisata. Kami lebih memilih berkreasi di dalam rumah, selain bisa menambah kreatifitas anak-anak, juga bisa mengisi waktu sambil menunggu waktu buka puasa. 

Keterampilan Membentuk Tanah Liat
Kali ini, anak-anak mencoba berkreasi dengan bahan dasar tanah liat.
Alat yang diperlukan yaitu tanah liat, alat cetakan plastik dengan berbagai bentuk, sedikit minyak goreng dan cat warna.
Perlengkapan untuk membuat kreasi dari tanah liat
Pertama-tama, tangan dan alat cetak plastik dibalur dengan minyak goreng. Hal ini untuk mencegah tanah liat menempel di tangan dan di cetakan. 
Melumuri tangan dengan minyak agar tanah liat tidak menempel
Cara pembuatannya terbagi dalam dua macam teknik pembuatan.  Yaitu teknik mencetak dan teknik membentuk.
·  Teknik mencetak. Menggunakan alat cetak plastik sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Anak-anak memiliki empat bentuk yang mereka suka yaitu kura-kura, beruang, kepiting dan pesawat. Setelah dioleskan minyak dengan merata, masukkan atanah liat sedikit demi sedikit sambil di tekan ke dalam cetakan hingga padat dan rata. Lepaskan tanah liat dari cetakan dengan cara menekan bagian samping cetakan sampai keluar.
·   Teknik membentuk. Teknik ini mengajarkan anak untuk lebih kreatif dalam membentuk pola yang mereka inginkan. Contohnya, patung, asbak, vas bunga, tempat pinsil, dan lain sebagainya). Semua bentuk itu dapat dibuat dengan menggunakan teknik sambung, temple, pilin, tekan atau ditambahkan hiasan lainnya.
Membentuk tanah liat dengan cara mencetak

Membentuk tanah liat dengan cara mencetak
Setelah tanah liat selesai dicetak atau dibentuk, untuk mendapatkan tekstur yang halus, dapat digunakan air untuk menghaluskannya. Hasil yang telah dihaluskan, kemudian di keringkan. 
Mengeringkan tanah liat yang telah selesai dicetak
Hindarkan menjemur di bawah sinar matahari, hal ini akan menyebabkan tanah liat yang telah dibentuk menjadi retak. Simpan hasil karya pada suhu sedang hingga mengering.
Proses mewarnai tanah liat yang telah kering
Tahap selanjutnya mewarnai hasil karya yang telah kering. Beri warna seperti yang diinginkan oleh anak. Setelah selesai, dikeringkan kembali dengan cara diangin-anginkan.
Bagaimana jika anak ingin merubah hasil karyanya? Apakah tanah tersebut dapat di daur ulang? Tentu saja bisa. Caranya dengan menghancurkan tanah liat yang sudah kering dan ditampung dalam sebuah wadah. Rendam tanah liat dengan air secukupnya selama 2-3 jam. Kemudian aduk tanah liat hingga lembut. 
Cara membuatnya mudah bukan?
Manfaat Membentuk Tanah Liat Bagi Anak 
1.    Anak akan belajar mengenal alam sekitarnya
Ketika anak memegang tanah liat, dia akan berpikir hendak dibentuk seperti apa tanah liat tersebut. Mencari benda hidup atau benda mati yang akan dijadikannya sebagai contoh untuk membentuk tanah liat.
2.    Menambah ketrampilan
Kegiatan membentuk tanah liat, secara tidak sengaja dapat mengembangkan ketrampilan anak. Terampil membentuk, mewarnai atau menghias yang dapat dipergunakan untuk kebutuhan hidupnya nanti.
3.    Mengasah rasa estetika
Ketika tanah liat telah dibentuk, anak akan berkreasi untuk membuat hasil karyanya indah dilihat. Berpikir untuk menghasilkan karya yang bagus dan menarik .
4.    Mengembangkan fungsi otak dan rasa
Ketrampilan membentuk ini memerlukan koordinasi antara mata, tangan dan rasa yang semuanya dikendalikan oleh otak.
Fungsi otak kanan yaitu mengembangkan cara berpikir acak (tidak teratur) dengan rasa (intuitif) serta mampu mengembangkan berpikir abstrak dan holistic.
Sedangkan fungsi otak kiri mengajarkan berpikir teratur, bertahap serta linear, yang dibutuhkan dalam pekerjaan yang teratur dan rasional.
Koordinasi yang baik anatara otak kanan dan kiri ini akhirnya dapat mempengaruhi keterampilan yang diperoleh.
Nah, begitu banyak manfaat dari kreasi tanah liat ini bukan? Anak bisa bermain sambil berkarya dan belajar dari kegiatan ini. Bagaimana dengan kegiatan mengisi liburan anak-anak Bunda?


5 comments:

  1. kreatif banget nih mbak...aku juga suka bikin2 kyk gitu kalo libur biar anak g jenuh karena bersamaan dgn puasa

    ReplyDelete
  2. kreatif mba, hanya saja utk mendptkan tanah liatnya darimana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. dari rumahtanahliatcitra.com bisa kok...

      Delete
  3. wah ternyata tanah liat dijual juga ya mbak? saya taunya semacam fun doh gitu, itu cepet kering juga gak mbak?

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.comment-content a {display: none;}