Tips Melatih Anak Tidur Sendiri dengan Teknik Camping Out

Seiring dengan bertambahnya usia si kecil, penting sekali bagi orang tua untuk mengajarkan kemandirian. Salah satunya dengan membiasakan si kecil untuk tidur sendiri tanpa ditemani. Hal ini bisa dilakukan dengan sebuah teknik yang disebut camping out. Apa sebenarnya teknik camping out itu dan bagaimana cara untuk menerapkannya? 

Tips Melatih Anak Tidur Sendiri dengan Teknik Camping Out

Pengertian Camping Out

Mari berkenalan dulu dengan teknik camping out. Ini merupakan sebuah teknik sleep training yang dilakukan secara bertahap. Dalam metode ini, anak tidak langsung ditinggalkan begitu saja agar bisa tidur sendiri. Orang tua tetap akan menemani anak sampai mereka bisa tertidur di kamarnya sendiri.

Terdengar mudah namun sebenarnya metode ini cukup sulit untuk dipraktikkan. Baik bagi anak maupun orang tua, metode camping out ini cukup menantang dan tidak semudah itu untuk diterapkan. Pada praktiknya, anak bisa saja menangis histeris ketika orang tua menerapkan metode camping out. Selain itu anak juga bisa merasa ketakutan dan tantrum saat menjalani proses ini.

Semua kemungkinan tadi harus dipahami oleh orang tua. Sebelum menjalankan metode ini secara langsung, pahami dulu bahwa ada kemungkinan anak mengalami tantrum dan menangis heboh. Ini akan membantu orang tua untuk lebih siap lagi dalam menghadapi si kecil.

Konsep dari camping out adalah orang tua akan menemani si kecil tidur tapi tidak langsung berada di sisinya. Orang tua akan berada di kamar yang sama namun tidak memeluk dan tidur bersama si kecil. Bisa dikatakan bahwa orang tua hanya menemani dan mengawasi anak sampai bisa tidur dengan sendirinya.

Tahapan Camping Out

Metode camping out ini ternyata dilakukan melalui beberapa tahapan. Berikut adalah beberapa tahap dari metode camping out saat sleep training:

1.                Persiapan

Di tahap ini, orang tua bisa mulai mempersiapkan diri untuk melakukan camping out. Mulailah dengan membuat jadwal tidur rutin untuk anak. Jadwal ini bisa ditentukan sendiri sesuai dengan kebiasaan anak sehari-hari. Jika sudah ada jadwal rutinnya maka biasakan si kecil selalu menepati jadwal tersebut. Di tahap persiapan ini, cukup fokus saja pada jadwal tidur yang harus ditepati.

2.                Tahap Pertama

Masuk ke tahap pertama setelah persiapan selesai. Di tahap ini, orang tua bisa mulai meninggalkan anak tidur sendiri. Saat waktunya tidur, letakkan anak di tempat tidur kemudian belai kepalanya. Temani anak sampai tidur lalu tinggalkan kamar begitu mereka tidur. Ini akan membuat anak terbiasa untuk tidur tanpa ditemani meskipun pada awalnya akan terasa sulit.

Baca juga: Hypnoparenting Mendidik Anak

3.                Tahap Kedua

Masuk ke tahap kedua, cobalah untuk mengurangi intensitas mengelus atau membelai kepala anak saat menemaninya tidur. Orang tua tetap bisa menemani si kecil di tempat tidur. Namun tidak perlu memberikan belaian atau pelukan. Cukup ada di sampingnya saja dan tunggu sampai anak tertidur kemudian tinggalkan kamar secara perlahan. 

Membiasakan Anak Tidur Sendiri dengan Teknik Camping Out
 

4.                Tahap Ketiga

Di tahap ketiga ini, orang tua tetap bisa menemani si kecil untuk tertidur namun jangan berada di tempat tidur yang sama. Coba gunakan kursi atau matras yang berbeda. Berikan jarak antara kursi atau matras tersebut dengan tempat tidur si kecil. Ini akan membuat anak terbiasa untuk tidur sendiri tanpa disentuh atau tanpa harus berada di dekat orang tua.  

Baca juga: Pondasi Pendidikan Anak

Jika sudah berhasil menyelesaikan tahap ketiga maka teruskan saja. Lanjutkan kebiasaan menidurkan si kecil tanpa membelai atau memeluknya. Cukup temani saja di kamar dan berikan jarak antara posisi orang tua dengan tempat tidur anak. Secara perlahan anak akan semakin terbiasa tidur sendiri tanpa harus disentuh atau bahkan tanpa harus ditemani orang tuanya. 


Semoga bermanfaat

Salam takzim


Post a Comment

1 Comments

  1. Dalam parenting ini perlu dilakukan memang, mengingat sulitnya menidurkan anak kita perlu membiasakan pada mereka agar mandiri. Apalagi kalau sudah beranjak dewasa ada baiknya segera dilatih dengan menerapkan teknik ini, bagus juga tipsnya. Terima kasih informasinya!

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf, untuk menghindari SPAM, komentarnya dimoderasi dulu, yaa ^~^