Thursday, 21 March 2019

Mengulas Etika Blogger dan Personal Branding

Suasana pagi hari di Kota Bandung pada Hari Rabu 13 Maret 2019 terlihat begitu cerah. Seperti biasanya, di beberapa ruas jalan tampak kendaraan yang padat merayap. Saya mencoba membelah lalu lintas di Kota Bandung menuju Coffe Toffe agar bisa tepat waktu menghadiri sebuah acara talkshow. Yup, bergegas agar jangan sampai terlambat datang. Demi memenuhi etika juga, kan? 
etika blogger dan personal branding
Seperti kita ketahui, ketepatan waktu atau on time bagi siapa pun yang diundang hadir dalam sebuah acara, merupakan performa yang mesti dijaga dengan baik. Bagi saya sendiri, banyak kelebihan yang bisa didapatkan saat kita bisa datang tepat waktu.

Pertama, bisa datang tepat waktu mencegah kita terlihat ngos-ngosan saat tiba di lokasi. Apalagi jika ruangan acaranya berada di lantai dua atau terletak di bagian belakang, kebayang kan, kalau kita harus lari-lari agar bisa mengikuti acara dari awal. Oleh karenanya lebih baik datang tepat waktu, agar kita lebih tenang dan siap saat mengikuti acara.

Kedua, sebelum acara dimulai dapat memberikan kesempatan untuk kita bersilaturahmi dengan kawan-kawan yang sudah lama tidak bertemu atau berkenalan dengan rekan yang baru bertemu.

Ketiga, jika acara dilaksanakan di tempat yang menarik, kita bisa berkeliling-keliling mencari spot yang menarik untuk dijadikan bahan tulisan.
Nah, sebenarnya alasan ketiga merupakan alasan utama saya, sih, huahaha.. 

Eh, iya kan, dengan mengamati situasi di lokasi event, bisa dijadikan bahan untuk nulis di blog, bahan untuk postingan instagram dan kalau lagi bagus mood-nya, bisa nge-vlog, deh!

Well, kembali pada performa kita sebagai blogger ya! Kebetulan sekali, talkshow yang akan saya hadiri membahas hal penting tentang kajian etika blogger dan personal branding, meni pas pisan! hehehe


etika blogger dan personal branding


Pentingnya Etika Blogger

Pemateri yang membahas etika blogger merupakan blogger yang cukup lama saya kenal. Teh Erry Andriyati salah satu blogger senior yang sudah lama merasakan seluk beluk bloging, membagikan pengalamannya sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme sebagai seorang blogger. 

Dulu dunia blogger tidak semudah sekarang. Sekarang sudah banyak komunitas blogger yang bisa mewadahi anggotanya untuk saling belajar dan bahkan membagikan informasi seputar job. Blogger-blogger zaman dulu, untuk mendalami profesi atau untuk mendapatkan pekerjaan dilakukan secara individual, tidak seperti sekarang.

Dengan berbagai kemudahan tersebut, semestinya blogger-blogger masa kini bisa lebih mudah menjaga performa yang baik. Demi peforma yang baik blogger harus memiliki attitude yang baik.

Etika pertama yang ditekankan oleh blogger yang memiliki branding seputar drama Korea ini, adalah budaya on time. Tepat waktu dalam hal apa saja? Bagi blogger yang sering mendapatkan undangan event, datang tepat waktu sesuai dengan jadwal merupakan hal yang mesti diperhatikan. 

Tidak hanya tepat waktu saat datang ke acara, blogger pun perlu memperhatikan ketepatan waktu saat mengumpulkan ulasan mengenai acara yang telah dihadirinya.
etika blogger dan personal branding

Pembahasan mengenai etika saat mengikuti sebuah event merambat mengenai kesanggupan seorang blogger menghadiri acara. Menurut Teh Erry, blogger mesti menghindari tindakan membatalkan keikutsertaan secara sepihak. Minimal memberitahukan pada penyelenggara seminggu sebelumnya apabila berhalangan untuk hadir. 

Hal ini semata-mata untuk menjaga agar klien yang mengundang tidak merasa dikecewakan. Begitu pula dengan teman yang sudah mengajak kita. Namun semua ini tidak berlaku jika berhalangan hadir karena sesuatu hal yang benar-benar tidak bisa ditinggalkan, seperti ada kedukaan atau mendadak jatuh sakit. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi, kan? 
Manusia hanya bisa merencanakan, tetapi Allah jualah yang menentukan.

Etika kedua, selain memenuhi deadline tulisan, blogger yang beretika juga harus membuat tulisan orisinal dan organik. Perhatikan hal penting dalam membuat konten dalam blog. Tuliskan sumber tulisan jika memang mengutip dari tulisan lain. Hindari menyadur tulisan orang lain dan bertanggung jawab penuh dengan materi yang dituliskan.

Jangan hanya untuk sekedar update blog atau sekedar memenuhi permintaan klien untuk mengulas suatu acara, konten yang kita tulis terkesan seadanya. Sebaiknya tulislah sesuatu yang bermanfaat dan bisa dibagikan kepada para pembaca blog kita. 


Membentuk Personal Branding

Pembahasan mengenai etika blogger merupakan sharing yang diadakan setelah sebelumnya ada pembahasan tentang personal branding oleh Mbak Nurma Larasati. Perempuan muda yang menjabat sebagai CEO & Co-Founder of Halal Local dan CTO & Co-Founder PT Astrajingga Inovasi Digital.


etika blogger dan personal branding

Dosen luar biasa di Universitas Parahyangan Bandung ini menceritakan masa lalunya yang tidak bisa tampil di muka umum. Kemampuannya yang kini bisa berbicara di depan publik merupakan hasil dari proses yang panjang. Proses untuk membranding dirinya agar bisa dikenal oleh publik. 

Personal branding sendiri adalah semua aktivitas dan tingkah laku yang mencerminkan identitas diri dan bisa membentuk pandangan orang lain mengenai keadaan diri kita sendiri. 
Banyak manfaat yang bisa didapatkan saat seorang karyawan memiliki personal branding yang baik, salah satunya dapat meningkatkan penjualan dan kepuasan kerja serta mengurangi konflik.

Untuk meningkatkan persoal branding, kita perlu memperkenalkan identitas diri kita dan kelebihannya dibandingkan dengan yang lain. Terus memacu peningkatan personal branding dengan cara membangun jaringan. Semakin luas jaringan, akan semakin banyak yang mengenal kita maka peluang untuk sukses pun bisa semakin terbuka lebar.

Dalam kesempatan di siang hari itu, Nurma Larasati juga memperkenalkan Halal Local yang sedang dikelola olehnya. Halal local merupakan sebuah aplikasi yang membantu siapa saja yang memerlukan tempat makan, tempat wisata dan hal-hal halal lainnya saat berwisata.

Kehadiran Halal Local mempermudah wisatawan yang ingin bepergian tanpa perlu mengkhawatirkan mengenai kehalalan suatu tempat makan atau tempat wisata. Menurut perempuan muda itu, Halal Local saat ini telah memiliki lebih dari 50.000 tempat makan halal di 110 negara. 

Saya salut dengan sepak terjang perempuan muda itu. Di usianya yang masih belia tetapi sudah bisa memiliki personal branding yang kuat hingga bisa menunjang kelancaran semua bisnisnya.


Marketplace JD.ID

Dalam acara yang diadakan di roof top Cafe Coffe Toffe itu pula, blogger yang hadir juga dikenalkan oleh salah satu sponsor acara yaitu JD,ID. Marketplace yang memiliki ciri khas berwarna merah ini memperkenalkan program terbarunya yaitu JD Partners. 

etika blogger dan personal branding

Program ini memberikan keuntungan bagi membernya dengan mendapatkan cashback setiap kali berbelanja.
Sebagai membernya, kita juga bisa mengajak orang lain untuk bergabung menjadi anggota JD Partners. Jika orang kita ajak tersebut berbelanja di JD.ID maka otomatis kita pun mendapatkan cashback.

Yah, bisa dikatakan sistem marketplace yang satu ini mirip dengan bisnis MLM. Hanya bedanya, di JD.ID kita hanya memerlukan satu orang partner saja. 

Event perdana dari Katarasa ini, sangat bermanfaat bagi saya. Dari acara talkshow tersebut saya jadi lebih tahu bagaimana menjadi blogger yang profesional dengan mengutamakan etika dan memiliki personal branding yang baik.
etika blogger dan personal branding

Semoga ke depannya, Katarasa bisa mengadakan lagi acara literasi seperti even kemarin. Ada sedikit masukan nih, untuk Katarasa, ke depannya, kalau mengadakan sebuah acara lagi, diperhatikan betul tempatnya. Seperti acara kemarin, acara diadakan di sebuah roof top sebuah bangunan, matahari lagi centil-centilnya, bisa mengganggu konsentrasi karena panasnya hehehe.
Namun, banyak juga peserta (termasuk saya, uhuuk!) yang setia berada di ruangan karena materinya bergizi bangeet! Terima kasih ya ...

Semoga Katarasa terus bergerak menggaungkan minat literasi dan diberi kemudahan dalam menyelenggarakan setiap event-nya. Aamiin. 

39 comments:

  1. Assalammualaikum, Teh Nurul. Senang ya bisa menghadiri acara demikian, mengenai etika bagi narablog (blogger) dan personal branding. Itu topik utama yang harus kita pahami sebagai indivudu agar bisa melebur dalam lingkungan.
    Sayang saya tak bisa hadir, jauh. Kalau dari rumah mah harus naik ojek ke terminal, disambung angkot ker Stasiun Cicalengka. Lalu dilihat dari lokasi acara, kayaknya saya harus turun di Stasiun Bandung kemudian ke alan Surapati yang tak saya tahu naik angkot rute apam he he.
    Berharap bisa hadir suatu saat kelak jika sudah siap dari segi waktu dan finansial. Bisa juga nginap dulu di rumah saudara. Duh, asyiknya meski saya tak tahu apa akan paham acaranya dan bisa menuliskan. Palung yang jadi penerjemah masih kecil untuk abntu mamahnya, ha ha.
    Saya setuju banget dengan 3 alasan Teteh soal on time itu. Apalagi Bandung sekarang tak terduga maka kita harus bisa mempersiapkan diri untuk tak menadikan macet sebagai alasan.

    ReplyDelete
  2. Setuju banget mba, dalam dunia kerja sekali pun namanya on time itu sebuah keharusan. Aku pun lebih suka dateng awal sih, soalnya kalau udah ramai orang justru bingung memulai perkenalanny.

    Btw, halal local itu aplikasikah? Aku butuh banget yang kaya gini, apalagi sudah tersebar hingga 110 negara ya... mantap sekali...

    Keren ini semuanya acaranya daging bergizi...

    ReplyDelete
  3. kemarin aku baca tulisannya si salah satu pembicaranya, yaitu teh erry... iya sih ya, membangun personal branding itu tidak mudah tapi juga tidak sulit sebenarnya. ada seni tersendirinya

    ReplyDelete
  4. Waw materinya ini penting banget Ini harus diketahui seorang blogger. Aku baru ngeuh lho teh kalau ternyata kan sebaiknya kita tepat waktu ya kalau udah janji event atau saat apapun apalagi buat blogger yang blognya berniche. Jadi lebih mudah dikenali ya kalau nggak disiplin gitu. Aku harus hati-hati ini hahaha. Kalau di sini ya Teh, kan eventnya itu suka diadain daerah jakarta, karena domisili aku di tangerang selatan, jadi kalau event itu, aku berangkat 2 jam sebelum waktunya lho. Lalu berimpit2 ama orang di kereta hihihi

    ReplyDelete
  5. Sebagai blogger, harus sering dan mau belajar lagi, ya mbak....

    ReplyDelete
  6. Ikut seneng ada pengingat seperti ini, mengulas tentang etika blogger hingga personal branding. Sebisa mungkin kita memperhatikan dua aspek dalam menyajikan review ya mbak, satu untuk klien, yang satunya untuk pembaca... Semoga kita bisa membangun citra blogger selalu baik ya mbak:)

    ReplyDelete
  7. Begitu baca judul saya langsung klik untuk baca artikel ini.. Hihi..
    Terimakasih mba sharingnya :) Sangat bermanfaat untuk bloger pemula seperti saya :)

    ReplyDelete
  8. Om time, hihihi..saya termasuk orang yang takut kalau datang terlambat. Datang telat itu pasti bakal dilihat banyak orang. Kalau datang di awal kita bisa ngelihatin. Hihihi..nggak ding! Betul banget teh, dengan datang duluan ada kesempatan.buat bersilahturahim dengan peserta lainnya. Dan bisa pepotoan dulu di tempat yang oke.

    ReplyDelete
  9. Membranding diri sebagai blogger yang baik memang sangat diperlukan agar klien gak kapok kerja sama dan teman-teman juga gak kapok ngajak-ngajak kita lagi ke acaranya. Semoga image sebagai blogger yang baik melekat pada diri2 kita ya, mba....

    ReplyDelete
  10. Alhamdulillah, sebagai bloger pemula, artikel teh Nurul bermanfaat banget buat saya. Terimakasih teh, saya dapat ilmu baru, nih.

    ReplyDelete
  11. Seru banget bisa hadir ke event blogger. Pas lihat harinya, yaah...emang saya engga bisa juga. Hiks. Bisa belajar banyak yaa kalau hadir ke event. Masih pe-er nih Personal Branding, apalagi untuk blog. Mau cek ah aplikasi halal local. Engga harus di luar negeri sih, di dalam negeri juga kita tetap harus cek kehalalan tempat makan. Makasih sharingnya Teh...

    ReplyDelete
  12. Acaranya keren banget. Waktu itu pengen ikut, tapi sayang jadwalnya bentrok sama kegiatan rutin.

    ReplyDelete
  13. Setuju Teh, etika itu sangat penting. Nggak enak juga kan ngeliat orang yang pintar tapi nggak pandai menempatkan diri. Bisa-bisa brandingnya jeblok malahan. Ya kan? makasih sudah diingetin ya.. sukses terus buat teteh blogger kesayangan.

    ReplyDelete
  14. Yang disuka jika ada event seperti ini, memang energi positif yang terpancar dari semua peserta yang hadir, ya Teteh.
    Namun bisa jadi sedikit nggak happy, kalau banyak yang 'ngaret' hehe.
    Ilmu baru buat newbie nih.
    Etika, atitude, personal branding dan berperilaku profesional.
    Noted teteh.
    Makasih sharingnya. 🙏😘

    ReplyDelete
  15. Etika oh etika, jaman sekarang banyak yg mengabaikannya. Dan sebenarnya etika ini harus jadi komitmen pribadi, biar nggak kesannya harus dioyak-oyak terus baru dilakukan. Bismillah, sebagai blogger baru, semiga aku bisa menerapkan etika blogger seperti yg diuraikan Teh Erry. Demi profesionalisme

    ReplyDelete
  16. Etika blogger memang penting banget jika kita memang mau jadikan ini sebagai profesi harusnya profesional. On time saat hadir di event juga menulis enggak plek ketiplek dengan rilis yang ada.
    Apalagi jika ini diiringi personal branding yang oke...pasti hasilnya bakal kece!!

    ReplyDelete
  17. Daging banget ini ilmunya, Teh.

    Alhamdulillah, selama ini berusaha mematuhi etika blogger spt yg tersebut di atas. Kalau untuk personal branding di media sosial, saya akui agak kewalahan, nih. Kadang Facebook gak saya tengok, karena lebih sering di instagram. Duh...

    ReplyDelete
  18. Bener banget sekarang makin enak jadi blogger, banyak komunitas yang bisa mengembangkan dan mendukung untuk belajar dan personal branding :)

    ReplyDelete
  19. Aku paling takut terlambat.. tapi ya kadang karena berada di luar kota Jakarta- ya sesekali terlambat

    Sering sering bikin acara kek gini buat blogger hihihi

    ReplyDelete
  20. Branding & etika ngbelog ini kayaknya perlu disosialisasikan ilmunya :D apalagi sekarang byk blogger2 baru yang kadang suka menyepelekan hal2 seperti itu. Kalau aku sih, dari awal ada undangan/acara blogger, kalau memang ngga bisa mending nolak aja, daripada bilang bisa tapi last minit di cancel :D udah gitu urusan DL juga, mending cepet2 ngerjain setelah acara selesa, jadi semua happy & aku ngga kepikiran hutang nulis :D

    ReplyDelete
  21. Punctuality untuk menghadiri acara apapun adalah keharusan bagi bunda. Th 2017 bunda masih sering berpartisipasi di acara2/ workshop/seminar kecuali bila ada persyaratan batasan usia atai niche. Prinsip bunda lbh baik menunggu dp ditunggu. Utk menjaga hal ini maka bunda sll berangkat jauh lbh awal rumah. Tak jarang bunda pindah dari go-car ke gojek demi mengejar waktu karena kemacetan lalin. Apa sih enaknya datang telat ke acara, iya, khan?

    ReplyDelete
  22. Budaya ontime, penting banget tuh. Saya kalau diundang ke suatu event juga gak mau telat. rasanya kayak kurang menghargai yg pny acara kalau sampai terlambat datang. Padahal blogger tuh kayak panutan, kan segala hal ditulis blogger. Kalau dari awal udah ketinggalan acara, info jadi berkurang kan

    ReplyDelete
  23. Sepakat.
    Sebagai seorang blogger, salah satu sosok publik online, memiliki etika adalah harga mati!

    Etika yang harus diterapkan saat beropini maupun saat meningkatkan brand dan trafik.

    Etika itu meliputi:
    - menulis konten unik dan orisinal
    - menanggapi komentar konten dengan bijak
    - say NO menjelekkan blogger
    - menghindari konten berbau SARA
    - datang event tepat waktu
    - menjalankan kewajiban yang diminta brand

    ... dan banyak hal-hal lain lagi.

    Semangat!

    ReplyDelete
  24. Setuju banget mba untuk menjaga etika blogger. Kalau mendadak membatalkan dan nggak ada kabar tuh bener bener merepotkan bagi koordinator. Ini semua ya buat citra blogger itu sendiri. Makasih udah berbagi :)

    ReplyDelete
  25. Ini tema yang sangaaaat menarik untuk selalu dibahas. Yang gak boleh diabaikan biar bisa hidup langgeng di dunia blogging. Aku selalu berusaha utk konsisten. Walopun ada aja ternyata halangannya. Ihiks...

    ReplyDelete
  26. Etika dan personal branding dalam ngeblog memang penting banget ya Mbak. meskipun jejak kita melalui media onlien tapi etika tetap harus diuatamakan. Nah kalau soal bicara di depan umum/publik, sampai saat ini masih menjadi PR besar bagi saya. Tiba-tiba blank dan grogi, acapkali masih mewarnai diri saya kala harus bicara di depan orang banyak. * Saya butuh lebih banyak dan sering praktek serta belajar lagi*

    ReplyDelete
  27. Wah makasih sharingnya mbaaa.. makin rame job utk blogger smoga berkah ya buat kita smua. Terus diiringi dengan profesionalis sbg blogger..seru banget acaranya

    ReplyDelete
  28. Etika blogger kelihatannya mudah. Seperti datang tepat waktu pada event yang diundang. Setor tulisan yang memenuhi deadline. Tapi tanpa sadar ada juga di antara kita yang mengabaikan hal sederhana ini. Semoga kita semua sadar membentuk branding tidak mudah. Perlu perjuangan. Yang sederhana saja tepat waktu. Mudah-mudahan dengan branding yang baik rezeki dari blogging juga melimpah. Amin

    ReplyDelete
  29. Setuju banget kalau jadi blogger itu emang harus sangat beretika dan menjunjung orisinalitas ya mba,,, dengan begitu branding blogger pun jadi baik, selain bermanfaat untuk pembaca tapi juga berguna untuk brand jika ada kerjasama

    ReplyDelete
  30. Saya juga kalau datang ke suatu acara pasti lebih awal mbak, kalau telat rasanya udah dag dig dug, perasaan nggak enak. Nggak enak sama yang ngundang maupun sama peserta yang lain. Lagian kalau terlambat kan jadi ketinggalan informasi

    ReplyDelete
  31. Setuju banget nih, perlu memperhatikan yang namanya etik blogger, supaya bisa ngebranding juga ya

    ReplyDelete
  32. Yups. Etika blogger ini emang bener2 penting. Kaya misalnya ada yang DL ners keras ya mendingan jangan deh. Takutnya pas hari H ada apa apaa kan repot di kita.

    ReplyDelete
  33. Wah kedua narasumbenya keren ya mbak, udah kuat brandingnya :D
    Eang personal branding penting, apalagi dengan begitu banyaknya blogger, kita mau menonjolkan sisi yang mana :D
    Trus etika jg, walau jd blogger gk ada aturannya tetep ada semacam rules gak tertulis soal profesionalisme kerja ya TFS

    ReplyDelete
  34. Senangnya bisa dapat insight dari narasumber yang kece-kece yaaa... Terkait dengan masalah on time nih, penting banget untuk diperhatikan. Soalnya kalau datang ke event telat tuh rasanya gimanaaa gitu ya. Dari pihak pengundang tentunya juga kurang suka kalau kita datang terlambat.

    ReplyDelete
  35. Wah, budaya tepat waktu ini nih... Kalau prinsip saya, mulai dari diri sendiri. Harus tepat waktu. Klo peserta lain datang telat, yaudah lah ya. Tapi jadi kesel banget klo panitianya juga telat. Akunyajadi baper sendiri, huhu.

    ReplyDelete
  36. Blogger Kece bandung semuaaa iniih..
    Cakep~

    Aku malu banget teh...waktu teteh nulis membiasakan datang sebelum acara.
    Hiiks~
    Rasanya aku selalu pas waktunya.
    Pas.

    Memang jadi kurang waktu bersilaturahm dengan sahabat blogger lainnya.

    ReplyDelete
  37. Ah aku suka sekali ini bahasannya, saya pun masih banyak belajar di dunia blogger ini. Jadi nambah bekal lagi nih baca ulasan dari mbak Nurul.

    ReplyDelete
  38. Bener mbak. Blogger harus punya etika. Karena yh kita jual kan branding blog dan integritas.
    Eh btw aku penasaran sama halal local.

    ReplyDelete
  39. JD Id sering lihat wara-wiri di televisi dan adsense google tapi belum pernah download. Kayaknya banyak kejutan nih JDid.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf, untuk menghindari SPAM, komentarnya dimoderasi dulu, yaa ^~^