Dunia bisnis dan perekonomian mendapat pukulan telak. Ekonomi sebagian besar masyarakat terpuruk, tingkat pengangguran melonjak dan kemiskinan meroket diakibatkan oleh pandemi Covid-19. Kondisi seperti ini membuat kita harus mampu mengamati setiap peluang yang muncul di pasar tanpa terikat pada momentum tertentu. Peluang usaha yang mampu bertahan di masa krisis.

Bisnis digital menjadi salah satu dari beberapa sektor bisnis yang dianggap dapat bertahan dalam kondisi krisis sekalipun. Tidak dapat dipungkiri jika perkembangan teknologi membawa pencerahan bagi masyarakat dan mampu mendukung serta mengembangkan sektor-sektor bisnis lain.

optimalisasi-blog-sebagai-peluang-bisnis

Menulis di blog menjadi salah satu aktivitas digital yang bisa dijadikan peluang untuk memiliki penghasilan. Bisnis di bidang ini merupakan sektor yang masih bisa bertahan di masa kristis. Saya bersyukur sekali karena masih bisa memiliki penghasilan dari ngeblog di tengah masa krisis seperti saat ini.  Ada beberapa peluang yang bisa diambil dari kegiatan menulis di blog. Apa sajakah itu?

Peluang Bisnis dari Kegiatan Ngeblog

Beberapa waktu yang lalu, saya mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh IIDN bersama IM3 Ooredoo. Salah satu materi dari 25 rangkaian webinar, mengulas tentang "Peluang Penghasilan dari Blog". Materi tersebut dipandu oleh Mbak Indriyas Wahyuni. Dari Mbak Indriyas inilah saya mendapatkan pengetahuan mengenai peluang-peluang yang bisa didapatkan dalam kegiatan blogging. Berikut ini peluang yang bisa menghasilkan dari menulis di blog:

1. Iklan
Memasang iklan seperti Google Adsense merupakan peluang yang pertama. Banyak blogger yang menyewakan bagian blognya untuk dipasang iklan adsense. Selain itu menerima content placement atau sponsor post bisa menjadi peluang yang menarik dan diakui sebagai peluang yang paling banyak diminati oleh blogger.

2. Afiliasi
Cara mendapatkan penghasilan berupa komisi dengan cara menjual produk atau jasa dari pihak lain. Misalnya saja afiliasi dari penyedia domain atau hosting.

3. Jual Jasa atau Service
Peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan dari blog selanjutnya yaitu jual jasa web desain, menjadi content creator, penerjemah (transletor), coaching, consultation atau finance planner

4. Jual Produk
Kita juga bisa menjual produk hasil kreasi sendiri di blog. Produk yang kita tawarkan bisa berupa produk dalam bentuk fisik (ada proses pengiriman barang) atau bisa juga berbentuk produk digital (melalui unduhan) seperti e-book, e-course dan membership.

Setelah mengetahui bahwa banyak peluang yang bisa dihasilkan dari ngeblog, pastinya penasaran, dong, bagaimana mempersiapkan dan apa saja yang diperlukan untuk memonetisasi sebuah blog?

Monetisasi Blog

Menurut Mbak Indriyas ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk memonetisasi blog. Apabila dilihat sekilas semua cara yang perlu dilakukan untuk mengoptimalisasikan blog kita terlihat sulit dan rumit. Namun pemateri mengingatkan jika semua itu adalah pilihan. Dan setiap pilihan memerlukan konsekuensi dan tanggung jawab. Jadi semakin besar penghasilan yang ingin kita dapatkan tentu saja memerlukan usaha yang tidak mudah.  

Nah, hal-hal yang perlu dilakukan untuk memonetisasi blog kita yaitu dengan cara:

1. Menentukan audiens
Kita akan lebih mudah menentukan cara untuk menghasilkan dari blog dengan cara membentuk audiens seperti yang kita inginkan.

2. Menentukan niche
Berdasarkan audiens kita bisa menentukan akan fokus pada niche apa? Apakah niche parenting, lifestyle, beauty, finance atau niche lainnya.

3. Menentukan konten
Menentukan konten di sini apakah kita hanya membuat artikel saja, artikel dengan tambahan video, atau hanya membuat video saja? Perlukah didukung oleh konten di sosial media? Dan pertimbangan membuat konten lainnya.

4. Bangun personal branding
Membangun personal branding akan memudahkan orang lain atau brand untuk bekerja sama dengan kita. Tunjukkan pada khalayak apa yang menjadi kekuatan pada diri kita. Kita tampilkan keunikan diri, seberapa banyak manfaat yang kita berikan pada orang lain sehingga khalayak ingat dengan kita.

5. Ciptakan Networking
Kita tidak bisa mendapatkan penghasilan jika kita tidak tahu ada di mana peluang pendapatan itu berada. Semakin luas networking dan semakin banyak komunitas yang kita miliki, peluang pun akan semakin besar. Oleh karena itu sebaiknya kita ikut dan gabung serta aktif di berbagai komunitas.

6. Memberikan bantuan
Jangan sungkan untuk saling membantu dengan teman. Misalnya saja memberikan free mentorship (apabila memungkinkan) atau berikan yang sederhana seperti memberi komentar positif di status atau postingan teman dan saling share artikel.

7. Konten yang bermanfaat
Banyak blogger yang hanya fokus pada pencapaian nilai DA yang tinggi, cara tampil di halaman pertama google, mencari page view yang besar tetapi lupa dengan kualitas konten blog. Sebaiknya buat konten yang bermanfaat untuk orang lain, dengan begitu pembaca blog kita akan datang secara organik dan alami.

optimalisasi-blog-sebagai-peluang-bisnis

8. Kolaborasi
Sudah tidak zamannya lagi saling berkompetisi, sekarang zamannya untuk berkolaborasi. Banyak cara untuk berkolaborasi seperti saling menjadi guest post, bergiliran menjadi pemateri di webinar dan cara berkolaborasi lainnya. 

9. Teknikal skill
Mempelajari hal teknis di blog tidak akan pernah rugi, justru kita akan bisa mendapatkan banyak manfaat. Seperti membuat tampilan blog yang bersih tanpa banyak elemen yang tidak perlu, nama yang mudah diingat oleh visitor, user friendly, semua itu perlu diketahui agar pembaca blog merasa nyaman.

Bila perlu beli template premium, buat navigasi yang rapi, pasang widget yang penting saja, dan atur tata warna yang adem dan tidak menyakitkan mata pengunjung.

10. Menentukan target pendapatan
Dengan memiliki target pendapatan dari blog, misal target satu tahun 10 juta atau 20 juta, secara tidak langsung otak kita akan men-screening dan berpikir untuk menemukan cara serta terpacu mencapai target tersebut.

11. Personal dan blog development
Selalu memiliki keinginan untuk menambah keahlian dan ilmu baru yang bermanfaat untuk blog yang dikelola dan diri sendiri.

12. Contact person
Mencantumkan  alamat email atau nomor kontak  agar mudah dihubungi oleh klien atau pembaca blog. Menu kontak ini kelihatannya sepele, padahal alamat kontak sangat penting perannya untuk memudahkan klien/brand menghubungi pemilik blog.

13. Laman kerja sama
Bagian yang paling penting agar bisa bekerja sama dengan brand yaitu adanya laman kerja sama. Di bagian ini pemilik blog menjelaskan sistem kerja sama seperti content placement atau sponsor post. Bagian ini sebaiknya selalu up to date, selalu diperbaharui disesuaikan dengan keadaan.

14. Rate Card
Tidak ada patokan pasti mengenai rate card bagi blogger. Biasanya baik klien maupun blogger memiliki acuan tersendiri dalam menentukan rate card. Ada yang berani pasang tinggi karena yakin akan performa blognya, tetapi ada juga yang tidak percaya diri dan menyerahkan rate card pada pihak yang mengajak kerja sama. Menurut Mbak Indriyas, rate card harus selalu up to date, sesuaikan dengan kondisi pasar dan performa blog kita masing-masing

Perhatikan konsistensi

Hal lainnya yang lebih penting selain mempersiapkan monetisasi blog yaitu selalu memperhatikan konsistensi. Untuk bisa mendapatkan penghasilan dari blog, tidak bisa instan. Dibutuhkan konsistensi, waktu dan usaha agar bisa memperoleh penghasilan dari blog.

Mbak Indriyas juga mengingatkan agar kita mau bertanya, carilah teman, partner atau grup yang bisa diajak berkomunikasi dan berdiskusi. 

Tidak ada hasil yang mengkhianati proses. Untuk bisa mendapatkan penghasilan dari blog dibutuhkan usaha yang tidak mudah, perlu konsisten menulis konten, konsisten mengulik tampilan blog, sabar menjalani proses serta mau terus meng-upgrade pengetahuan tentang blogging.

Tracking Progress

Perlu evaluasi pada setiap usaha yang kita lakukan untuk mengoptimalkan blog. Luangkan waktu untuk memeriksa progress apa yang sudah kita capai dengan blog dan penghasilan kita. Lakukan setiap 3 bulan, 6 bulan atau satu tahun sekali. Dievaluasi apakah target pendapatan kita sudah tercapai?
Jika ada yang meleset, kira-kira di mana letak kesalahannya dan bagaimana cara mengatasinya? Perlu perbaikan di mana saja?

Semua isi materi yang diberikan Mbak Indriyas sangat bermanfaat dan penting diketahui bagi mereka yang ingin memiliki penghasilan dari blog. Terbukti dari banyaknya peserta yang mengikuti webinar hasil kolaborasi komunitas IIDN (Ibu-ibu Doyan Nulis) bersama IM3 Ooredoo tersebut, begitu antusias melemparkan tanggapannya.

Tanya jawab pun berlangsung dengan seru, dialog antara pemberi materi dan peserta bisa berjalan dengan baik serta lancar.

Sebagai media penyelenggara, IM3 Ooredoo ikut memperkenalkan produknya melalui perwakilan dari IM3 Ooredoo yang juga hadir dalam webinar. Peserta yang sebagian besar merupakan pekerja online tentunya memerlukan jaringan internet yang cepat, bukan?

IM3 Ooredoo menjawab permasalahan pelaku usaha online dengan memberikan layanan kuota sekeluarga yang terkontrol dengan baik. 

Dengan kuota hingga 320  GB/bulan kita bisa berbagi internet sampai dengan 20 anggota keluarga. Sehingga komunikasi antar keluarga, bisnis dan belajar di rumah tetap lancar. Meski di rumah aja, dengan kuota besar yang bisa di-share membuat semua anggota keluarga bisa lebih produktif, deh!

optimalisasi-blog-sebagai-peluang-bisnis

Setelah mengikuti webinar dari IIDN tersebut saya jadi semakin yakin dan bersemangat untuk terus menekuni dunia blogging. Toh, sudah terbukti jika bisnis digital bisa terus bertahan di setiap kondisi termasuk di masa krisis seperti sekarang. Meski banyak bisnis yang terhempas karena pandemi, bisnis yang mengandalkan teknologi internet ini masih bisa bertahan dan menjanjikan. Alhamdulillah!

Nah, bagaimana dengan teman-teman? Pastinya ingin memiliki bisnis yang bisa bertahan di masa krisis, bukan? Sudahkah mengoptimalkan blognya dan memiliki penghasilan dari kegiatan menulis di blog?  Sharing, yuk!

               Salam takzim