Menjelang akhir semester, anak sulung saya harus mengerjakan banyak tugas untuk melengkapi nilai semesteran. Salah satunya tugas membuat video untuk mata kuliah olahraga. Ketika mengerjakan tugas dari dosen mata kuliah olahraga tersebut, anak saya mendapatkan satu pengalaman yang tidak menyenangkan sekaligus bisa dijadikan pelajaran. Dia jadi lebih aware terhadap manfaat pemanasan sebelum olahraga setelah mengalami insiden kecil. 

7-manfaat-pemanasan-sebelum-olahraga

Insiden? Ya, ketika mengerjakan tugas olahraga tersebut, anak saya tidak melakukan pemanasan terlebih dahulu. Dia langsung melakukan gerakan-gerakan olahraga menirukan gerakan dosennya dari channel youtube. Akibatnya di tengah-tengah kegiatan membuat video, anak saya mengerang kesakitan karena kakinya mendadak kram. Ketika saya tanyakan alasan dia tidak melakukan pemasanan dulu, jawabannya bikin saya geleng-geleng kepala. Males, itu alasannya! #emakpun meradang :(

Padahal sebenarnya dia tahu manfaat pemanasan sebelum olahraga, tetapi karena ingin segera menyelesaikan tugas mata kuliah olahraga tersebut dan lanjut mengerjakan tugas lainnya, dia malas melakukan pemanasan.

Pemanasan Sebelum Olahraga

Dapat dikatakan tubuh manusia itu ibarat mesin kendaraan yang perlu dipanaskan sebelum digunakan. Melakukan pemanasan sebelum olahraga tidak hanya berlaku untuk atlet profesional, siapa saja yang mau melakukan kegiatan olahraga harus melakukan pemanasan terlebih dahulu. Manfaat olahraga akan terasa untuk tubuh setelah melalui tiga fase yaitu pemanasan, olahraga inti dan pendinginan.

Otot tubuh kita akan terasa lebih lentur, kuat dan sehat setelah melakukan pemanasan. Otot diibaratkan menjadi bahan bakar saat berolahraga yang bisa membantu tubuh beraktivitas fisik. Oleh karenanya otot perlu menjalani sesi pemanasan terlebih dahulu sebelum olahraga.

Sebenarnya pemanasan tidak perlu dilakukan lama-lama, cukup dilakukan selama 6 menit saja. Namun kita juga perlu memahami bila porsi dan  macam pemanasan serta peregangan tidaklah sama sesuai dengan jenis olahraganya. 

Pemanasan sebelum olahraga sendiri terdiri dari 2 jenis yaitu pemanasan statis dan dinamis. Pemanasan statis yaitu ketika posisi tubuh tidak bergerak ketika melakukan pemanasan seperti peregangan di tempat atau stretching. Sedangkan pemanasan dinamis yaitu pemanasan yang dilakukan sambil bergerak seperti jalan di tempat atau lari-lari kecil. 

7-manfaat-pemanasan-sebelum-olahraga

Lakukan pemanasan dalam jangka waktu yang dibutuhkan oleh tubuh. Pemanasan yang terlalu lama dapat mengakibatkan tubuh kelelahan dan otot menjadi kurang lentur ketika melakukan olahraga inti. Begitu juga sebaliknya saat kita melakukan pemanasan terlalu sebentar.

Manfaat Pemanasan

Setelah kakinya sakit karena kram, anak saya berjanji akan melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan olahraga. Dia paham bahwa pemanasan tidak hanya mencegah dari cedera tetapi juga membawa banyak manfaat agar sesi olahraga bisa berlangsung secara optimal. Berikut ini manfaat pemanasan sebelum olahraga yang bisa kita ambil, yaitu:

1. Jangkauan Gerak Sendi Lebih Meningkat

Melakukan pemanasan dapat meningkatkan jangkauan gerak sendi. Ketika gerakan sendi bisa dilakukan dengan gerakan bebas maka tubuh dapat berolahraga secara optimal. Melakukan pemanasan sesering mungkin dapat mengasah/melatih sendi kita bergerak bebas saat berolahraga. 

2. Fleksibilitas Tubuh Semakin Meningkat

Gerakan olahraga apapun akan semakin terasa mudah dilakukan saat fleksibilitas tubuh meningkat. Fleksibilitas tubuh tidak hanya berguna saat digunakan berolahraga, kegiatan sehari-hari pun akan terasa mudah dan ringan dengan fleksibilitas tubuh yang optimal.

3. Melancarkan Sirkulasi Darah

Selain bertujuan mempersiapkan otot-otot tubuh, gerakan pemanasan juga bisa melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan kesehatan seluruh tubuh. Kesehatan jantung pun akan terpelihara dan terhindar dari serangan jantung apabila sirkulasi darahnya lancar. Selain itu sirkulasi darah yang lancar bisa mengurangi nyeri otot pasca berolahraga. Rasa nyeri bisa jauh berkurang dan waktu pemulihan pun jadi lebih singkat. 

4. Melancarkan Aliran Oksigen

Oksigen memiliki peran penting dalam aktivitas fisik. Di kala aliran oksigen di dalam tubuh lancar, kita bisa bergerak lebih bebas. Pemanasan sebelum olahraga membantu memperlancar aliran oksigen di dalam darah dan mengurangi rasa sakit setelah olahraga. Rasa sakit yang dirasakan setelah berolahraga  disebabkan tubuh dipaksa melakukan aktivitas berat padahal ada beberapa bagian dari otot yang belum mendapatkan aliran darah yang membawa oksigen. Itulah sebabnya pemanasan sangat penting dilakukan sebelum berolahraga.

5. Memperbaiki Postur Tubuh

Sebuah riset berhasil membuktikan bahwa pemanasan sebelum olahraga bermanfaat untuk memperbaiki postur tubuh menjadi lebih baik serta mengurangi rasa nyeri otot yang biasanya dirasakan setelah melakukan aktivitas olahraga. Dengan pemanasan otot menjadi lebih seimbang dan dapat mencegah postur tubuh yang buruk.

6. Otot Mendapat Suplai Nutrisi 

Selain bisa meningkatkan suplai darah ke otot, pemanasan juga bisa meningkatkan suplai nutrisi untuk otot. Nutrisi yang ada dalam darah bisa mengalir ke otot yang digunakan untuk berolahraga ketika melakukan pemanasan. Sehingga dapat mencegah nyeri setelah berolahraga.

7. Meningkatkan Energi

Manfaat pemanasan sebelum berolahraga lainnya yaitu bisa meningkatkan energi. Durasi lamanya olahraga turut mempengaruhi hasil yang didapatkan. Durasi olahraga yang tepat membuat otot berkembang dengan lebih baik. Akan tetapi tanpa melakukan pemanasan, tubuh cenderung lebih mudah letih, energi seperti cepat terkuras dan olahraga pun menjadi kurang maksimal. Pemanasan bisa membantu meningkatkan energi karena darah yang berisi oksigen akan mengalir dengan cepat ke seluruh tubuh. Kondisi inilah yang membuat tubuh terasa lebih bertenaga dan kita pun tidak mudah lelah.

Semua 7 manfaat pemanasan sebelum olahraga itu bisa didapatkan dengan cara melakukan pemanasan dengan benar. Peregangan yang menjadi bagian pemanasan ini sebaiknya dilakukan dari tubuh bagian atas ke bawah. Lakukan peregangan dari bagian leher, lengan, pinggang hingga kaki. 

Namun perlu diperhatikan, bahwa pemanasan tidak dapat dilakukan oleh semua orang. Ada beberapa kondisi seperti berikut ini yang tidak dianjurkan melakukan pemanasan sebelum berolahraga, seperti:
 
a. Mengalami Cedera Akut
Ketika ada bagian tubuh yang mengalami cedera akut, sebaiknya tidak melakukan peregangan saat pemanasan. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui lebih detil gerakan pemanasan yang boleh dilakukan.
 
b. Cedera yang Menimbulkan Nyeri
Jika sedang merasakan cedera di tubuh yang menimbulkan rasa nyeri, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter atau instruksi kebugaran untuk mengetahui gerakan pemanasan sebelum berolahraga.

c. Memiliki Keterbatasan Fisik
Ada sebagian orang yang memiliki keterbatasan fisik sehingga mereka tidak bisa bergerak bebas sesuka hati. Untuk mencari gerakan pemanasan yang boleh dilakukan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter agar fleksibilitas tubuh tetap terjaga.
 
7-manfaat-pemanasan-sebelum-olahraga

Nah, dari beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan melalui pemanasan, sebaiknya kita tidak abai melakukan pemanasan sebelum olahraga. Selain dapat menghindari cedera, pemanasan juga banyak memiliki manfaat sehingga kita bisa berolahraga dengan optimal dan tentunya bisa menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Yuk, berolahraga! Melakukan olahraga merupakan salah satu cara mudah dan murah untuk hidup sehat, loh!

Selamat berolahraga, jaga kesehatan, ya ...!

Salam takzim